Letnan Dua

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pangkat militer Indonesia
Angkatan Darat Angkatan Laut Angkatan Udara
Perwira
Jenderal Besar Laksamana Besar Marsekal Besar
Jenderal Laksamana Marsekal
Letnan Jenderal Laksamana Madya Marsekal Madya
Mayor Jenderal Laksamana Muda Marsekal Muda
Brigadir Jenderal Laksamana Pertama Marsekal Pertama
Kolonel Kolonel Kolonel
Letnan Kolonel Letnan Kolonel Letnan Kolonel
Mayor Mayor Mayor
Kapten Kapten Kapten
Letnan Satu Letnan Satu Letnan Satu
Letnan Dua Letnan Dua Letnan Dua
Bintara dan Tamtama (Prajurit dan kelasi)
Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua
Sersan Mayor Sersan Mayor Sersan Mayor
Sersan Kepala Sersan Kepala Sersan Kepala
Sersan Satu Sersan Satu Sersan Satu
Sersan Dua Sersan Dua Sersan Dua
Kopral Kepala + Kopral Kepala + Kopral Kepala +
Kopral Satu Kopral Satu Kopral Satu
Kopral Dua Kopral Dua Kopral Dua
Prajurit Kepala + Kelasi Kepala + Prajurit Kepala +
Prajurit Satu Kelasi Satu Prajurit Satu
Prajurit Dua Kelasi Dua Prajurit Dua
Pangkat "Letnan Dua" dalam TNI-AD

Letnan Dua (disingkat Letda) adalah pangkat terendah dalam jenjang perwira pertama di kemiliteran di Indonesia. Diberikan kepada:

  1. Taruna Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Akademi Angkatan Udara (AAU) yang telah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun.
  2. Bintara yang mendapat promosi ke jenjang perwira melalui sekolah calon perwira atau Secapa. Untuk TNI-AD ditempuh melalui Secapa di Bandung, TNI-AL di Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Kemiliteran, Kodiklatal, Surabaya. dan untuk TNI-AU ditempuh melalui Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) di Skadron Pendidikan 401 Lanud Adisumarmo di Surakarta dan selama 8 bulan.
  3. Lulusan D3 atau S1 dari umum yang berhasil lulus Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Pa PK TNI) selama 7 bulan. Untuk pendidikan siswa di Akmil, Magelang dan siswi di Pusdik Kowad, Bandung.
  4. Siswa Sekolah Penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek TNI (Sekbang PSDP TNI) yang berhasil menyelesaikan tahap pendidikan :

Catatan: Dalam TNI-AD seperti Infanteri, Letda bisa memimpin satu peleton pasukan. Dalam TNI-AL Letda menjabat sebagai kepala divisi. Khusus Untuk Marinir membawahi satu peleton. Dalam TNI-AU seperti Korps Pasukan Khas, Letda bisa memimpin satu peleton pasukan.