Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat
Logo kodiklat.png
Lambang Kodiklat TNI AD
Dibentuk10 Desember 1994
NegaraIndonesia
CabangTNI Angkatan Darat
Tipe unitKomando Pembinaan
Bagian dariKodiklat TNI
Situs webkodiklat-tniad.mil.id
Tokoh
KomandanLetnan Jenderal TNI Arif Rahman
Wakil KomandanMayor Jenderal TNI Candra Wijaya
InspekturMayor Jenderal TNI Tjaturputra Gunadi Genah
Direktur DoktrinBrigadir Jenderal TNI Agustinus Purboyo
Direktur PendidikanBrigadir Jenderal TNI Judi Paragina Firdaus
Direktur LatihanBrigadir Jenderal TNI Hartono
Direktur PengkajianBrigadir Jenderal TNI Esy Suharto
Direktur UmumBrigadir Jenderal TNI Agus Mintarto
Direktur PerencanaanBrigadir Jenderal TNI Firmansyah

Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat TNI-AD) merupakan Komando Utama pembinaan TNI Angkatan Darat yang berkedudukan langsung di bawah Kepala Staf Angkatan Darat dan bertempat di Bandung.

Tugas pokok[sunting | sunting sumber]

Tugas pokok Kodiklat TNI AD adalah menyelenggarakan Pembinaan Doktrin/sistem operasi matra darat, pendidikan dan latihan TNI AD. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Kodiklatad menyelenggarakan fungsi utama sebagai berikut:

  1. Pembinaan doktrin. Meliputi segala usaha pekerjaan dan kegiatan di bidang penelitian dan pengembangan Doktrin/Sistem Operasi Matra Darat beserta petunjuk jabarannya, Organisasi pembinaan TNI AD serta evaluasi sistem Operasi Matra Darat di daerah latihan dan operasi.
  2. Pembinaan Pendidikan. Meliputi segala usaha pekerjaan dan kegiatan di bidang penelitian dan pengembangan sistem pendidikan TNI AD, menyelenggarakan pendidikan kecuali Pendidikan yang diselenggarakan di Seskoad, Akmil, Secapa, Pusdiklatpassus dan Akper serta melaksanakan LKT pendidikan pada Lemdik TNI AD di luar Kodiklat TNI AD
  3. Pembinaan Latihan. Meliputi segala usaha pekerjaan dan kegiatan di cidang penelitian dan pengembangan sistem latihan TNI AD, menyelenggarakan latihan yang dibebankan pada Kodiklat TNI AD serta melaksanakan LKT latihan yang diselenggarakan oleh Kotama TNI AD.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Berdirinya Kodiklat TNI AD, diawali dengan didirikannya Direktorat Infanteri tahun 1950, selanjutnya tahun 1951 diubah menjadi Direktorat Pendidikan Angkatan Darat yang disingkat DPAD. Kemudian pada tahun 1956 diresmikan menjadi Inspektorat Djenderal Pendidikan dan Latihan yang disempurnakan menjadi KOPLAT. Seiring reorganisasi dalam tubuh ABRI maka dilebur dan dibentuk menjadi KOBANGDIKLAT, yang selanjutnya dilikuidasi menjadi PUSBANGSISOPS dan PUSBINDIK sebagai Badan Pelaksana Pusat. PUSBANGSISOPS dan PUSBINDIK dipandang lebih efektif jika dikoordinasi menjadi satu Satuan sehingga melalui Skep Kasad Nomor Skep/454/XI/1994 tanggal 17 November 1994 maka dibentuklah Kodiklat TNI AD.[1]

Alih kodal[sunting | sunting sumber]

Alih Kodal 4 Pusat Kesenjataan (Pussen) dari Kodiklatad menjadi Balakpus TNI AD berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kep/747/IX/2022 tanggal 12 September 2022, sbb, Pussenif, Pussenkav, Pussenarmed dan Pussenarhanud.[2] serta Alih Kodal Pusdik Jajaran Kodiklatad menjadi di bawah Balakpus terkait berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kep/777/IX/2022 tanggal 23 September 2022, Pusdikpom, Pusdikzi, Pusdikhub, Pusdikpal, Pusdikbekang, Pusdikkes, Pusdikajen, Pusdiktop, Pusdikkum, Pusdikku, Pusdikintel, dan Pusdikjas.

Lembaga pendidikan[sunting | sunting sumber]

Berikut Daftar Lembaga Pendidikan yang di berada di bawah komando Kodiklatad :


Komandan[sunting | sunting sumber]

Saat ini, Kodiklatad di pimpin oleh seorang Komandan yang berpangkat Letnan Jenderal. Saat ini jabatan diduduki oleh Letjen TNI Arif Rahman


  1. Letjen TNI AM Hendropriyono (1994—1996)
  2. Mayjen TNI Achfas Mufti (1996—1997)
  3. Mayjen TNI Luhut Binsar Panjaitan (1997—1998)
  4. Letjen TNI Sumardi (1998—2000)
  5. Letjen TNI Amir Sembiring (2000—2001)
  6. Letjen TNI Syahrir MS (2001—2002)
  7. Letjen TNI Darsono (2002—2003)
  8. Letjen TNI Hadi Waluyo (2003—2004)
  9. Letjen TNI Cornel Simbolon (2004—2007)
  10. Letjen TNI Bambang Darmono (2007—2008)
  11. Letjen TNI Syaiful Rizal (2008—2010)
  12. Letjen TNI Budiman (2010—2011)
  13. Letjen TNI Marciano Norman (2011)
  14. Letjen TNI Gatot Nurmantyo (2011—2013)
  15. Letjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus (2013—2015)
  16. Letjen TNI Agus Sutomo (2015—2016)[3]
  17. Letjen TNI Agus Kriswanto (2016—2018)[4]
  18. Letjen TNI Andika Perkasa (2018)
  19. Letjen TNI Anto Mukti Putranto (2018—2022)
  20. Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. (2022—2023)
  21. Letjen TNI Arif Rahman (2023—Sekarang)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]