Budi Gunawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr.
Budi Gunawan
S.H., M.Si., Ph.D.
Budi Gunawan.jpg
Kepala Badan Intelijen Negara ke-16
Mulai menjabat
9 September 2016
PresidenJoko Widodo
PendahuluSutiyoso
Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia
Mulai menjabat
18 Januari 2020
PendahuluTidak ada, jabatan baru
Wakil Kepala Kepolisian Negara
Republik Indonesia
Masa jabatan
22 April 2015 – 9 September 2016
PresidenJoko Widodo
KapolriBadrodin Haiti (2015–16)
Tito Karnavian (2016)
PendahuluBadrodin Haiti
PenggantiSyafruddin
Kepala Lembaga Pendidikan Polri
Masa jabatan
26 Desember 2012 – 22 April 2015
PendahuluKomjen Pol. Oegroseno
PenggantiKomjen Pol. Syafruddin
Kepala Kepolisian Daerah Bali
Masa jabatan
6 Maret 2012 – 26 Desember 2012
PendahuluIrjen Pol. Totoy Herawan Indra
PenggantiIrjen Pol. Arif Wachyunadi
Kepala Kepolisian Daerah Jambi
Masa jabatan
14 Januari 2008 – 31 Oktober 2009
PendahuluBrigjen Pol. Carel Risakotta
PenggantiBrigjen. Pol. R Sulistyono
Informasi pribadi
Lahir11 Desember 1959 (umur 63)
Surakarta, Jawa Tengah
Suami/istriHj. Susilawati Rahayu
AnakMochamad Herviano dan 2 lainnya
Alma materAKABRI (1983)
PekerjaanPolisi
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian National Police.svg Kepolisian Republik Indonesia
Masa dinas1983–2018
PangkatPDU JEN.png Jenderal Polisi
SatuanReserse

Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. (lahir 11 Desember 1959) adalah Kepala Badan Intelijen Negara sejak 9 September 2016, dan juga Ketua Organisasi Pengurus Besar E-Sports Indonesia (PB ESI). Sebelum menjabat sebagai Kepala BIN, ia pernah bertugas sebagai Wakapolri mendampingi Kapolri Badrodin Haiti dan Tito Karnavian. Ia adalah unsur Polisi kedua setelah Sutanto yang memimpin Badan Intelijen Negara.

Karier[sunting | sunting sumber]

Budi Gunawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1983. Pada saat berpangkat Komisaris Besar (Kombes) dia pernah menjabat sebagai Ajudan Wakil Presiden (1999-2000) dan Presiden RI (2000-2004) pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri.[1]

Setelah itu dia kemudian sempat tercatat sebagai jenderal termuda di Polri saat dipromosikan naik pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Mabes Polri, kemudian menjabat Kepala Selapa Polri, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol selama 2 tahun, lalu kemudian dipromosikan menjadi Kapolda Jambi yang merupakan Polda tipe B, tak lama kemudian dia dipromosikan naik pangkat bintang dua atau Inspektur Jenderal (Irjen) dengan jabatan sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv BinKum), kemudian dia sempat mutasi dengan jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) lalu dipromosikan menjabat di kewilayahan sebagai Kapolda Bali yang merupakan Polda tipe A.

Budi Gunawan akhirnya meraih pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) ketika dipromosikan dengan jabatan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) yang membawahi lembaga-lembaga pendidikan seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (SESPIM), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan lainnya.

Pada tanggal 9 September 2016, dia diangkat oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat Kepala Badan Intelijen Negara dan pangkatnya dinaikkan dari Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, menjadi Jenderal Polisi.[2][3]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Presiden Jokowi mengajukan Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri kepada DPR.[4] Namun kemudian KPK mengumumkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka 3 hari kemudian. DPR yang melakukan uji kelayakan juga mengumumkan Budi lolos dan dapat dilantik oleh Presiden. Pengumuman ini cukup memanaskan situasi politik Indonesia pada pertengahan Januari 2015[5][6][7] Menyusul pengumuman tersebut, Jokowi akhirnya menunda pengangkatannya dan menunjuk Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas Kapolri tanpa batasan waktu. Pada akhirnya, Jokowi mengirimkan Surat Pergantian Kepala Polri baru atas nama Badrodin Haiti. Budi Gunawan kemudian ditunjuk menjadi Wakapolri dalam Sidang Wanjakti pasca Badrodin naik menjadi Kapolri.

Budi Gunawan menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan, Jumat (9/9/2016), di Komplek Istana Kepresidenan, Jakart

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Kapolsekta Tanjung Karang Barat Poltabes Bandar Lampung
  • Kasat Lantas Poltabes Palembang
  • Kapolresta Bogor
  • Sesditlantas Polda Lampung
  • Kabag Suslantas Sundit Regident Ditlantas Polri
  • Pamen SSDM Polri (Ajudan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri) (1999–2001)
  • Pamen SSDM Polri (Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri) (2001–2004)
  • Karobinkar SSDM Polri (2004–2006)
  • Kaselapa Lemdiklat Polri (2006–2008)
  • Kapolda Jambi (2008–2009)
  • Kadiv Binkum Polri[8] (2009–2010)
  • Kadiv Propam Polri (2010–2012)
  • Kapolda Bali (2012)
  • Kalemdiklat Polri (2012–2015)
  • Wakapolri (2015–2016)
  • Kepala Badan Intelijen Negara (2016–)
  • Guru Besar (Profesor) di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)[9] (2018–)
  • Ketua Umum PB E-Sport Indonesia (2020-2024)

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tanda Jasa[sunting | sunting sumber]

Baris ke-1 Bintang Mahaputera Adipradana (2020)[10] Bintang Bhayangkara Utama Bintang Bhayangkara Pratama Bintang Bhayangkara Nararya
Baris ke-2 Panglima Setia Mahkota (P.S.M.) - Malaysia Satyalancana Pengabdian 32 Tahun Satyalancana Pengabdian 24 Tahun Satyalancana Pengabdian 16 Tahun
Baris ke-3 Satyalancana Pengabdian 8 Tahun Satyalancana Jana Utama (Ulangan I) Satyalancana Ksatria Bhayangkara Satyalancana Karya Bhakti (Ulangan I)
Baris ke-4 Satyalancana Dwidya Sistha Satyalancana Bhakti Pendidikan Satyalancana Bhakti Buana Satyalancana Bhakti Nusa
Baris ke-5 Satyalancana Dharma Nusa Satyalancana Bhakti Purna Satyalancana Operasi Kepolisian Satyalancana G.O.M VII
Baris ke-6 Satyalancana G.O.M IX Satyalancana Wira Siaga Satyalancana Kebhaktian Sosial Satyalancana Wira Karya

Brevet[sunting | sunting sumber]

  • Brevet Para
  • Brevet Selam Polri
  • Brevet Penyidik
  • Brevet Bhayangkara Bahari

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan pemerintahan


Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Komjen Pol. Badrodin Haiti
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
2015-2016
Diteruskan oleh:
Komjen Pol. Syafruddin
Didahului oleh:
Komjen Pol. Oegroseno
Kepala Lembaga Pendidikan Polri
2012–2015
Diteruskan oleh:
Komjen Pol. Syafruddin
Didahului oleh:
Irjen Pol. Totoy Herawan Indra
Kepala Kepolisian Daerah Bali
2012
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Arif Wachyunadi
Didahului oleh:
Brigjen Pol. Carel Risakotta
Kepala Kepolisian Daerah Jambi
2008–2009
Diteruskan oleh:
Brigjen. Pol. R Sulistyono
Didahului oleh:
Kombes Pol. Sutarman
Ajudan Presiden RI (Polri)
2001–20 Oktober 2004
Diteruskan oleh:
Kombes. Pol. Putut Eko Bayuseno
Didahului oleh:
Kolonel Pol.
Ajudan Wapres RI (Polri)
1999–2001
Diteruskan oleh:
Kombes. Pol. Pudji Hartanto Iskandar