Lompat ke isi

Bahlil Lahadalia

Checked
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahlil Lahadalia
Bahlil pada tahun 2025
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia ke-19
Mulai menjabat
19 Agustus 2024
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
WakilYuliot Tanjung
Sebelum
Pendahulu
Arifin Tasrif
Pengganti
Petahana
Sebelum
Ketua Umum Partai Golkar ke-12
Mulai menjabat
21 Agustus 2024
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Menteri Investasi Indonesia ke-6
Masa jabatan
28 April 2021  19 Agustus 2024
PresidenJoko Widodo
WakilYuliot Tanjung
Sebelum
Pendahulu
M. Rozy Munir
Sebelum
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal ke-19
Masa jabatan
23 Oktober 2019  19 Agustus 2024
PresidenJoko Widodo
WakilYuliot Tanjung
Sebelum
Pengganti
Rosan Roeslani
Sebelum
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ke-16
Masa jabatan
12 Februari 2015  23 Oktober 2019
Informasi pribadi
Lahir7 Agustus 1976 (umur 49)
Banda, Maluku Tengah, Indonesia
Partai politik  Golkar
Suami/istriSri Suparni
Anak5
AlmamaterSTIE Port Numbay (S.E.)
Universitas Cenderawasih (M.Si.)
Pekerjaan
  • Politikus
  • pengusaha
Facebook: BahlilLahadaliaOfficial X: bahlil88 Instagram: bahlillahadalia Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Bahlil Lahadalia (lahir 7 Agustus 1976) adalah pengusaha dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sejak 19 Agustus 2024 dan ketua umum Partai Golongan Karya sejak 21 Agustus 2024. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dilantik pada 23 Oktober 2019 yang berganti nama pada 28 April 2021 menjadi Kementerian Investasi sehingga ia dilantik sebagai Menteri Investasi pada hari yang sama. Selain itu, Bahlil adalah Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2015–2019 dan menjadi Anggota sejak 2003.[1]

Karier awal dan pendidikan

Ia memulai pendidikan di SD Negeri 1 Seram Timur dan melanjutkan ke SMP Negeri 1 Seram Timur.[2] Dia pindah ke Fakfak dan melanjukan sekolah SMA YAPIS Fakfak.[3] Dia berjualan kue saat ia masih SD, kondektur angkot saat SMP dan akhirnya menjadi sopir angkot saat duduk di bangku SMA.[4]

Setelah lulus, ia memutuskan untuk melanjutkan studinya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay di Jayapura[5] dan lulus pada umur 26 tahun karena kerusuhan Mei 1998.[6] Selama menjadi mahasiswa, ia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam di Papua dan sempat menjabat sebagai Bendahara Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam pada periode 2001-2003.[7] Dia sempat bekerja di Sucofindo setelah lulus sarjana.[8] Setelah dia berhenti bekerja, ia kemudian mendirikan tiga perusahaan bernama PT Rifa Capital, PT Bersama Papua Unggul dan PT Dwijati Sukses.[9]

Kemudian ia menempuh pendidikan di Universitas Cenderawasih dan mendapatkan gelar Magister Sains di bidang Ekonomi.[10] Pada tahun 2024, Bahlil memperoleh gelar doktor dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia.[11] Namun, gelar ini ditangguhkan oleh UI.[12]

Karier politik

Selama pemilihan umum presiden Indonesia 2019, Lahadalia mendukung Joko Widodo untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua sebagai presiden. Ia menjadi Direktur Direktorat Penggalang Pemilih Muda tim kampanye pasangan Joko bersama Ma'ruf Amin.[13] Setelah itu, dia diangkat menjadi kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal pada 29 Oktober 2019.[14] Ia dilantik sebagai menteri investasi pertama Indonesia pada 28 April 2021 setelah pembentukan Kementerian Investasi.[15]

Pada 4 Februari 2022, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif tiba-tiba diganti dengan Bahlil sebagai menteri ad interim karena alasan masalah kesehatan yang dirahasiakan. Perubahan tersebut berlaku efektif mulai 3 Februari 2022.[16][17] Pada akhirnya, alasan sebenarnya karena Tasrif terinfeksi Covid-19.[18] Pada 19 Agustus 2024, Bahlil dilantik oleh Joko Widodo menggantikan Tasrif dan dilantik di Istana Negara.[19]

Meskipun ia pernah keluar pada tahun 2009 dari Partai Golkar,[20] pada tanggal 21 Agustus 2024, Bahlil resmi menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto yang mengundurkan diri pada 9 Agustus 2024. Penunjukan ini merupakan berdasarkan hasil Rapat Pimpinan Nasional ke XXI Partai Golkar di Jakarta.[21]

Kebijakan

Menteri Investasi

Pada periode Januari hingga November 2022, kebijakan pembatalan dan pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) oleh Satgas Penataan Lahan dan Penataan Investasi mulai dilaksanakan, Satgas tersebut diketuai oleh Bahlil. Kebijakan tersebut dilaksanakan setelah ditetapkan oleh Presiden melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2022.[22] Dari total 5.490 IUP yang terdata, sebanyak 2.343 dianggap tidak berkegiatan karena tidak menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahunan. Adapun 2.078 diantaranya 2.343 IUP yang dianggap tidak berkegiatan tersebut dilakukan pencabutan.

Pemerintah tetap membuka ruang bagi perusahaan untuk mengajukan keberatan atas pencabutan IUP, asalkan disertai data pendukung yang memadai. Satgas Penataan Investasi kemudian melakukan verifikasi terhadap 1.132 permohonan keberatan yang masuk pada periode April hingga November 2022. Hasilnya, 585 IUP dibatalkan pencabutannya—terdiri dari 499 IUP mineral dan 86 IUP batubara.

Dari total tersebut, baru 469 IUP yang berhasil masuk ke dalam sistem Kementerian ESDM, yaitu Minerba One Data Indonesia (MODI) dan Minerba One Map Indonesia (MOMI). Sementara itu, 4 IUP masih dalam proses integrasi ke sistem, dan 112 lainnya belum bisa didaftarkan karena perusahaan terkait belum menyelesaikan kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).[23]

Tempo menduga Bahlil diduga tebang pilih dalam membatalkan atau mencabut izin usaha pertambangan (IUP) saat sebagai Menteri Investasi. Salah satunya adalah pada izin di tambang nikel milik PT Meta Mineral Pradana di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara yang tidak ditutup meski tidak lagi beroperasi sejak 2010. Namun, izin usaha pertambangan (IUP) untuk perusahaan selain PT Meta Mineral Pradana dicabut. Pemilik saham utama dari perusahaan ini adalah PT Papua Bersama Unggul yang merupakan milik Bahlil.[24]

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Gas minyak cair

Pada 27 Februari 2023 Menteri ESDM Arifin Tasrif menetapkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023, keputusan tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007. Dalam Keputusan Menteri tersebut, rantai pasok penyediaan gas minyak cair (LPG) 3 kg dimulai dari Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi yang menugaskan Badan Usaha Penugasan (Pertamina/SPBE), kemudian disalurkan kepada Penyalur LPG Tertentu (agen) dan dilanjutkan ke Sub Penyalur LPG Tertentu (pangkalan).[25]

Pada tanggal 1 Februari 2025, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia mulai melaksanakan peraturan tersebut. Dengan begitu, pada 1 Maret 2025, gas minyak cair 3 kg yang telah disubsidi tersebut tidak lagi dapat dijual melalui pengecer. Masyarakat hanya dapat membeli elpiji jenis ini melalui pangkalan resmi milik Pertamina dengan harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.[26] Langkah ini diambil untuk memperbaiki distribusi dan mencegah penjualan gas subsidi melebihi (HET) yang telah ditetapkan.[27] Para pengecer yang ingin tetap berjualan harus terdaftar sebagai subpenyalur resmi Pertamina dengan cara mendaftar untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB)[28]

Kebijakan ini berakibat kepada kelangkaan dan menyebabkan antrean panjang di pangkalan resmi sehingga salah satu konsumen dari Tangerang Selatan yang berusia 62 tahun meninggal dunia akibat kelelahan setelah mengantre.[29] Namun, berdasarkan keterangan dari ketua rukun warga yang menjadi lokasi dari pemilik pangkalan yang menjadi lokasi pembelian, ia meninggal dunia akibat kelelahan setelah berjalan kaki sejauh 500 meter sambil membawa dua tabung gas elpiji 3 kilogram, meskipun sudah ditawarkan untuk diantar ke rumah. Selain itu, rekaman kamera pemantau juga menunjukkan bahwa beliau tidak terlihat sedang mengantre, melainkan hanya bersama satu pembeli lain meskipun ia bolak balik ke pangkalan karena lupa membawa kartu tanda penduduk. Ia akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Permata Pamulang setelah pingsan di rumahnya.[30] Pada akhirnya, kebijakan ini diubah saat Bahlil menyatakan bahwa pengecer Gas LPG bisa menjadi subpangkalan LPG 3 KG dengan mendaftar melalui aplikasi elektronik milik Pertamina[31]

Pertambangan Raja Ampat

Pulau wisata Raja Ampat

Pada 3 Juni 2025, Greenpeace Indonesia melakukan protes di dalam Indonesia Critical Minerals Conference & Expo, konferensi pertambangan Internasional terkait pertambangan di Raja Ampat. Ada lima perusahaan tambang yang memiliki izin resmi untuk beroperasi di wilayah Raja Ampat., yaitu PT Gag Nikel, PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) dan PT Nurham. Empat izin perusahaan tersebut dicabut dicabut, kecuali PT Gag Nikel[32]

Pada 10 Juni 2025, Bahlil menyatakan bahwa penambangan nikel di Kabupaten Raja Ampat yang dilakukan oleh PT Gag Nikel berada di Pulau Gag berlokasi jauh dari Pulau Piaynemo yang menjadi lokasi konservasi.[33] Ia juga menekankan bahwa dari total bukaan lahan tambang PT Gag Nikel sekitar 263 hektar telah dilakukan reklamasi sekitar 131 hektar, dan 59 hektar di antaranya dinilai berhasil dalam penilaian reklamasi.[34] Walaupun Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 melarang pertambangan di pulau kecil di bawah 2000 km persegi sehingga mengkategorikan Pulau Gag sebagai pulau kecil karena hanya 6 ribu hektare atau setara 60 km persegi.[35] Kementerian ESDM tidak mencabut izin PT Gag Nikel karena tidak melanggar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Bahlil juga menambahkan bahwa perusahaan tersebut akan diawasi secara khusus agar tidak ada kerusakan lingkungan.[36]

Kontroversi

Pernyataan kontroversial

Pada 6 Februari 2023, Bahlil mengatakan bahwa etos dan kualitas tenaga kerja Indonesia kurang bisa diandalkan untuk berkarier di perusahaan dengan modal perusahaan yang berlokasi di luar negeri dan perusahaan multinasional saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat.[37] Nurul Arifin menanggap komunikasi Bahlil merupakan komunikasi yang dekat dengan akar rumput.[38]

Pada Agustus 2024, beredar foto yang memperlihatkan foto Bahlil bersama dengan sebotol wiski merek Hibiki, wiski premium tersebut ditaksir dengan harga 38,5 juta rupiah. Roy Suryo menyatakan bahwa foto ini bukan hasil rekayasa.[39]

Disertasi dan gelar doktoral

Pada Juli 2024, Bahlil menerbitkan artikel pada dua jurnal, yaitu Migration Letters dan Kurdish Studies. Namun, diketahui bahwa dua jurnal tersebut tidak lagi terindeks pada Scopus sejak 2022, sehingga dianggap sebagai penerbit pemangsa dan tidak layak dijadikan syarat kelulusan. Dalam keterangan Bahlil pada 9 Agustus 2024, pada penelusuran yang ia lakukan pada 2023 di database pemeringkat jurnal, SCImago Journal Rank, menunjukkan bahwa jurnal tersebut masih diklasifikasikan jurnal kredibel.[40]

Pada Oktober 2024, ramai diberitakan bahwa disertasi tersebut merupakan hasil plagiarisme. Seorang guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Maila Dinia Husni Rahiem, dalam tulisannya di laman resmi UIN Jakarta pada 19 Oktober 2024, menjelaskan bahwa persoalan ini bermula ketika seorang mahasiswa program doktoral yang juga merupakan dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memeriksa keaslian disertasi Bahlil menggunakan akun Turnitin kampus dan memperoleh hasil kesamaan (similarity) sebesar 13%.

Namun, dokumen tersebut tidak segera dihapus dan tersimpan di repositori Turnitin kampus. Akibatnya, saat dilakukan pemeriksaan ulang, sistem mendeteksi kesamaan hingga 100% karena file tersebut sudah tercatat dalam basis data Turnitin sebagai dokumen resmi. Situasi ini kemudian menimbulkan kesalahpahaman seolah-olah Bahlil Lahadalia melakukan plagiarisme terhadap karya mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Padahal, hal tersebut terjadi karena disertasi milik Bahlil telah lebih dulu diunggah ke repositori Turnitin dan terdaftar sebagai dokumen resmi.[41] Jaringan Advokasi Tambang, organisasi advokasi pertambangan menolak dijadikan informan atas data yang digunakan dalam disertasinya.[42] Universitas Indonesia kemudian menunda kelulusan Bahli dan memutuskan untuk menangguhkan kelulusannya[43] dan meminta revisi terhadap disertasi Bahlil serta menjatuhkan sanksi kepada promotor, ko-promotor, manajemen sekolah (direktur, dekan, kepala program studi), dan mahasiswa.[44]

Sebagai tindak lanjut dari sanksi tersebut, Chandra Wijaya selaku promotor dan Athor Subroto selaku ko-promotor mengajukan gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Chandra dan Athor mengajukan gugatan secara terpisah, dengan masing-masing perkara tercatat dalam register pengadilan bernomor 190/G/2025/PTUN.JKT dan 189/G/2025/PTUN.JKT. Athor terlebih dahulu mengajukan gugatannya pada 5 Juni 2025, sedangkan Chandra pada 10 Juni 2025. Kedua gugatan memiliki isi petitum yang sama, yaitu meminta pengadilan membatalkan dan memerintahkan pencabutan surat keputusan sanksi dari Rektor UI, memulihkan nama baik penggugat, serta membebankan seluruh biaya perkara kepada tergugat. Pada 1 Oktober 2025, hakim PTUN Jakarta mengabulkan seluruh gugatan yang diajukan oleh Athor, sedangkan gugatan Chandra hanya diterima sebagian. Permohonan Chandra yang ditolak adalah terkait pemulihan nama baik.[45]

Tanda Kehormatan

Referensi

  1. Setuningsih, Novianti (20 Oktober 2023). "Profil dan Harta Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Kabinet Merah Putih Prabowo". Kompas. Diakses tanggal 16 Januari 2024.
  2. "Pernah Jabat Bendum PB HMI Sampai Menteri Investasi, Ini Kisah Bahlil Lahadalia". PASUNDANNEWS. 2021-04-28. Diakses tanggal 2023-04-05.
  3. Diva, Nurul (2024-12-13). "Profil Bahlil Lahadalia, Ketum Golkar yang Dipuji Presiden Prabowo". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-01-16.
  4. Hanum, Nabila, ed. (2024-10-02). "Pahit Getir Masa Kecil Bahlil Lahadalia, dari Penjual Kue, Sopir Angkot hingga Menteri dan Ketum Partai: Jangan Ajari Saya Penderitaan | Halaman 2". www.tvonenews.com. Diakses tanggal 2025-01-16.
  5. Kencana, Maulandy Rizki Bayu (2021-04-28). "Profil Bahlil Lahadalia, Mantan Sopir Angkot Kini Jadi Menteri Investasi Pertama Era Jokowi". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-04-05.
  6. Zulkodri CC, M (29 Oktober 2023). Malaka, Teddy (ed.). "Sosok Bahlil, Menteri yang Pertama Kali Mengulirkan Wacana Presiden 3 Periode, Juga Ngurusi Rempang". Bangkapos.com. Diakses tanggal 2025-01-16.
  7. "Bahlil Lahadalia ajak kader HMI jadi pengusaha". Antara News KL. 2021-03-25. Diakses tanggal 2025-01-16.
  8. Yulianti, Cicin (19 Agustus 2024). "Profil Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Baru yang Gantikan Arifin Tasrif". detikedu. Diakses tanggal 2025-01-16.
  9. "Prabowo Umumkan Bahlil Lahadalia jadi Menteri ESDM: Mantan Sopir Angkot Sukses jadi Menteri". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). 20 Otober 2024. Diakses tanggal 2025-01-16.
  10. "Profil Bahlil Lahadalia Mencakup Karier, Kontroversi Gelar Doktor, Serta Perjalanan Politiknya". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). 14 November 2024. Diakses tanggal 2025-01-16.
  11. Setiawan, Verda Nano (2024-10-16). "Usai Raih Gelar Doktor dari UI, Bahlil Blak-blakan Bilang Gini". Diakses tanggal 2024-10-17.
  12. "UI Buka Suara soal Nasib Yudisium Gelar Doktor Bahlil Lahadalia". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). 18 Desember 2024. Diakses tanggal 2025-01-16.
  13. Media, Kompas Cyber (2021-04-28). "Profil Bahlil Lahadalia: dari Sopir Angkot, Kepala BKPM, Kini Menteri Investasi". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-04-05.
  14. "Jadi Kepala BKPM, Tugas Utama Bahlil Lahadalia Dorong Investasi". dpmpt.kulonprogokab.go.id (dalam bahasa Inggris). 29 Oktober 2019. Diakses tanggal 2025-01-16.
  15. Maulaa, Mahbub Ridhoo (28 Apr 2021). "Profil Bahlil Lahadalia, Pikul Kelapa untuk Sekolah hingga Jadi Menteri Investasi". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2023-04-05.
  16. Hamdani, Trio (04 Februari 2022). "Jokowi Tunjuk Bahlil Lahadalia Jadi Menteri ESDM Ad Interim". detikfinance. Diakses tanggal 2023-04-05.
  17. Arief, Tegar (2022-02-04). "Bahlil Lahadalia Menjabat Menteri ESDM Ad Interim". Bisnis.com. Diakses tanggal 2023-04-05.
  18. Kencana, Maulandy Rizky Bayu (2022-02-04). "Bahlil Lahadalia Ditunjuk Jadi Menteri ESDM Ad Interim, Arifin Tasrif Isoman". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-04-05.
  19. Nugraheny, Dian Erika (2024-08-19). Ramadhan, Ardito (ed.). "Jokowi Lantik Bahlil sebagai Menteri ESDM Gantikan Arifin Tasrif". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-01-16.
  20. Sani, Ahmad Faiz Ibnu (2019-10-23). Hantoro, Juli (ed.). "Bahlil Lahadalia Tegaskan Sudah 10 Tahun Keluar dari Golkar". Tempo.co. Diakses tanggal 2019-10-23.
  21. "Bahlil jadi ketua umum Partai Golkar, ingatkan 'jangan main-main dengan Raja Jawa'". BBC News Indonesia. 2024-08-11. Diakses tanggal 2025-01-16.
  22. "PERPRES No. 1 Tahun 2022". Database Peraturan | JDIH BPK. Diakses tanggal 2025-10-13.
  23. https://money.kompas.com/read/2024/03/19/221200726/menteri-esdm-jelaskan-kronologi-pencabutan-ribuan-izin-operasi-tambang-oleh?page=all
  24. "Daftar Kontroversi Bahlil Lahadalia, Dugaan Jual-Beli Izin Tambang hingga Studi S3 Kilat". Tempo. 18 Oktober 2024. Diakses tanggal 20 Juni 2025.
  25. "JDIH Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral". jdih.esdm.go.id. Diakses tanggal 2025-10-13.
  26. Sanjaya, Yefta Christopherus Asia (2025-02-02). "Elpiji 3 Kg Tak Lagi Dijual di Pengecer mulai 1 Februari 2025, Jumlah Pembelian Dibatasi? Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-02-04.
  27. Media, Kompas Cyber (2025-02-04). "Alasan Pelarangan Penjualan Elpiji 3 Kg di Pengecer". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-02-04.
  28. "Penjualan Elpiji 3 Kg Tak Boleh Lewat Pengecer, Ini Dampaknya ke Masyarakat". kontan.co.id. 2025-02-01. Diakses tanggal 2025-02-04.
  29. "Bahlil Minta Maaf soal Ada Warga Meninggal Saat Antre LPG 3 Kg". CNN Indonesia. 4 Februari 2025.
  30. "Sebelum Meninggal Usai Antre Gas LPG 3 Kg, Nenek Yonih Tolak Bantuan Agen Bawa 2 Tabung ke Rumah". Tribunnews.com. 2025-07-01. Diakses tanggal 2025-07-01.
  31. Muliawati, Firda Dwi (4 Februari 2025). "Pengecer Diganti Jadi Sub Pangkalan LPG 3 Kg, Begini Caranya". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-02-04.
  32. "Kronologi Tambang Nikel Raja Ampat Jadi Sorotan Publik". Tempo. 10 Juni 2025. Diakses tanggal 2025-06-30.
  33. "Pemerintah Putuskan Nasib Tambang Nikel di Raja Ampat Hari ini". Tempo. 10 Juni 2025. Diakses tanggal 2025-06-20.
  34. "Area Reklamasi Pulau Gag Ditanami Tanaman Endemik Papua". Tvonenews. 2025-06-09. Diakses tanggal 2025-06-20.
  35. Arif, Ahmad (2025-06-09). "Raja Ampat dan Petaka Lingkungan di Pulau-pulau Kecil yang Ditambang". Kompas.id. Diakses tanggal 2025-07-01.
  36. "Kontroversi Izin Tambang Nikel di Raja Ampat". Tempo. 13 Juni 2025. Diakses tanggal 2025-06-30.
  37. "Bahlil: Etos dan Kualitas Tenaga Kerja Indonesia Kurang". Tempo. 7 Februari 2023. Diakses tanggal 2025-06-20.
  38. "Nurul Arifin: Gaya Komunikasi Bahlil Cerminkan Politik Baru yang Efektif dan Mudah Dipahami Publik". VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan. Diakses tanggal 2025-06-20.
  39. "Viral Diduga Bahlil Ditemani Whisky Hibiki Seharga Rp 38,5 Juta, Roy Suryo Yakin Minuman Keras Asli". Serambinews.com. Diakses tanggal 2025-06-20.
  40. "Penjelasan Bahlil Lahadalia saal Artikelnya Terbit di Jurnal Predator". Tempo. 9 Agustus 2024. Diakses tanggal 2025-06-21.
  41. "2 Guru Besar Tanggapi Hasil Disertasi Menteri Bahlil, Ada Plagiarisme?". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-06-21.
  42. "JATAM Menolak Dicantumkan sebagai Informan dalam Disertasi Bahlil Lahadalia". Tempo. 2024-11-08. Diakses tanggal 2025-06-21.
  43. Sartika, Resa Eka Ayu (14 November 2024). "Kontroversi Gelar Doktor Bahlil Lahadalia dari Jurnal Predator, Isu Plagiarisme, hingga Penangguhan". Kompas.
  44. Faisal, Ahmad (12 Maret 2025). "UI Beri Keputusan Soal Disertasi Menteri Bahlil". IDN Times. Diakses tanggal 2025-06-21.
  45. "Poin-Poin Amar Putusan PTUN soal Gugatan Promotor Disertasi Bahlil". Tempo. 4 Oktober 2025 | 18.50 WIB. Diakses tanggal 2025-10-13.
  46. "Daftar 141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Prabowo, Ada Puan, Wiranto Hingga Bahlil". Tribunnews.com. 2025-08-25. Diakses tanggal 2025-08-25.
  47. LIVE: Pengucapan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Negara, serta Upacara Penganugerahan TKRI, diakses tanggal 2025-08-25
  48. "Daftar 64 Tokoh Penerima Tanda Kehormatan dari Jokowi, Ada Surya Paloh hingga Harry Roesli". Tempo. 15 Agustus 2024 | 23.51 WIB. Diakses tanggal 2025-08-25.
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Thomas Trikasih Lembong
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
2019–2024
Diteruskan oleh:
Rosan Roeslani
Jabatan politik
Didahului oleh:
Arifin Tasrif
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia
2024–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
M. Rozy Munir
sebagai Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN
Menteri Investasi Indonesia
2021–2024
Diteruskan oleh:
Rosan Roeslani