Lompat ke isi

Muhadjir Effendy

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Muhadjir Effendy
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia ke-18
Masa jabatan
23 Oktober 2019  20 Oktober 2024
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pendahulu
Puan Maharani
Darmin Nasution (pelaksana tugas)
Pengganti
Pratikno
Sebelum
Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia
pelaksana tugas
Masa jabatan
13 Maret 2023  3 April 2023
(ad interim)
PresidenJoko Widodo
Menteri Sosial Indonesia
pelaksana tugas
Masa jabatan
6 September 2024  11 September 2024
(ad interim)
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pendahulu
Tri Rismaharini
Sebelum
Masa jabatan
6 Desember 2020  23 Desember 2020
(ad interim)
PresidenJoko Widodo
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia ke-28
Masa jabatan
27 Juli 2016  20 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
Informasi pribadi
Lahir29 Juli 1956 (umur 69)
Wonoasri, Madiun, Jawa Timur
Partai politikIndependen
Suami/istriSuryan Widati
Anak3
AlmamaterIAIN Sunan Ampel
IKIP Malang
Universitas Gadjah Mada
Universitas Airlangga
PekerjaanPolitikus, akademisi
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Muhadjir Effendy (lahir 29 Juli 1956) adalah seorang politikus yang kini menjabat sebagai penasihat khusus presiden bidang haji.[1] Ia merupakan mantan menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan dan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan, keduanya dijabat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.[2][3] Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang dari tahun 2000 hingga 2016.[3]

Kehidupan pribadi

[sunting | sunting sumber]

Muhadjir menempuh pendidikan sarjana muda di IAIN Malang, kemudian meraih gelar sarjana di IKIP Negeri Malang. Ia lalu menempuh pendidikan pascasarjana di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar Magister Administrasi Publik (MAP) pada tahun 1996. Kemudian pada 2008, Muhadjir berhasil menyelesaikan pendidikan strata tiga bidang sosiologi militer di Program Doktor Universitas Airlangga. Muhadjir saat ini tercatat sebagai Guru Besar Sosiologi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Selain itu, ia juga menjadi pengajar bidang sosiologi di Direktorat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang.[4]

Sejak 2015, Muhadjir menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2015 sampai 2020. Muhadjir pernah mendapatkan tanda jasa yaitu Satayalancana Karya Satya XX pada 2010, anugerah Bintang Mahaputra Adipradana pada 2020. Ia menduduki jabatan sebagai rektor di UMM sebanyak tiga kali. Muhadjir menjabat sebagai rektor pada periode 2000–2004, 2004–2008, dan periode 2008–Februari 2016. Sebelum itu menjabat sebagai Pembantu Rektor 3 di kampus yang sama, 1984–1996, Pembantu Rektor 1 pada 1996–2000, pada saat rektor dijabat oleh Prof Drs A Malik Fadjar.

Muhadjir juga aktif menulis sejumlah buku di antaranya : Bala Dewa, Seperti Menyaksikan Dahlan Muda, Muhammadiyah dan Pendidikan di Indonesia, Dunia Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan (bersama Prof. A Malik Fadjar), Paedagogi Kemanusiaan, Bunga Rampai Pendidikan (bersama Drs Syamsul Arifin), Profesionalisme Militer dan Profesionalisme TNI, dan Studi Fenomenologi Jati Diri dan Profesi TNI.

Sewaktu muda, Muhadjir aktif sebagai wartawan antara lain di Mingguan Mahasiswa kemudian berganti nama menjadi Memorandum, Majalah Muttaqin kemudian berubah menjadi SEMESTA keduanya terbit di Surabaya.

Sewaktu mahasiswa Muhadjir aktif di Ikatan Pers Mahasiswa (IPMI), pernah menjadi reporter koran kampus MIMBAR Universitas Brawijaya, ikut merintis berdirinya koran kampus IKIP Malang , KOMUNIKASI 1982, mendirikan surat kabar kampus UMM, BESTARI pada 1986. Menjadi anggota redaksi koran Warta Mahasiswa, Dirjen Pendidikan Tinggi, Depdiknas pada era menteri Daoed Joesoef. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Perwakilan Malang Raya, dan juga merupakan reporter dan penulis artikel lepas di beberapa media massa nasional.[5]

Riwayat pekerjaan

[sunting | sunting sumber]
Muhadjir Effendy (berjabat tangan, kanan) ketika mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan ke Malaysia pada tahun 2019.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Daftar Lengkap 7 Penasihat Khusus Presiden Prabowo". CNN Indonesia. 31 Oktober 2024. Diakses tanggal 17 Oktober 2025.
  2. Dongoran, Hussein (27 Juli 2016). "Begini Cerita Muhadjir Dipinang Jadi Mendikbud". Tempo. Diakses tanggal 17 Oktober 2025.
  3. 1 2 Ramadhan, Ardito; Galih, Bayu (23 Oktober 2019). "Muhadjir Effendy yang Kini "Naik Kelas" Menjadi Menko PMK". Kompas.com. Diakses tanggal 17 Oktober 2025.
  4. Adhi, Adrianus (27 Juli 2016). "Inilah Muhadjir Effendy, Mantan Rektor UMM yang Gantikan Anies Baswedan Sebagai Menteri Pendidikan". Surya Malang. Diakses tanggal 17 Oktober 2025.
  5. Reshuffle Kabinet: Profil Muhadjir Effendy, Mendikbud Pengganti Anies Baswedan OkeZone

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Jabatan politik
Didahului oleh:
Puan Maharani
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia
2019–2024
Diteruskan oleh:
Pratikno
Didahului oleh:
Anies Baswedan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia
2016–2019
Diteruskan oleh:
Nadiem Makarim