Mashuri Saleh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Mashuri Saleh
Mashuri Saleh.jpg
Mashuri Saleh (1968)
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Utusan Golongan
Masa jabatan
1 Oktober 1977 – 1 Oktober 1982
Presiden Soeharto
Ketua MPR/DPR Adam Malik (1977-78)
Daryatmo (1978-82)
Pendahulu Sumiskum
Pengganti Amir Murtono
Menteri Penerangan Indonesia ke-20
Masa jabatan
28 Maret 1973 – 1 Oktober 1977
Presiden Soeharto
Pendahulu Boediarjo
Pengganti Soedharmono
(ad-interim)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ke-13
Masa jabatan
6 Juni 1968 – 28 Maret 1973
Presiden Soeharto
Pendahulu Sanusi Hardjadinata
Pengganti Sumantri Brodjonegoro
Menteri Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Indonesia ke-4
Masa jabatan
27 Maret 1966 – 25 Juli 1966
Presiden Soekarno
Pendahulu Syarief Thayeb
(ad-interim)
Pengganti Tidak Ada
Informasi pribadi
Lahir 19 Juli 1925
Bendera Belanda Juwana, Pati, Jawa Tengah,Hindia Belanda
Meninggal dunia 1 April 2001 (umur 75)
Bendera Indonesia Surakarta, Jawa Tengah,Indonesia

Mashuri Saleh (lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, 19 Juli 1925 – meninggal di Surakarta, Jawa Tengah, 1 April 2001 pada umur 75 tahun) dari ayah Ki Saleh Kromoastro adalah mantan Menteri Pendidikan dan Menteri Penerangan Indonesia.

Mashuri pernah ikut berjuang bersama Brigade V Batalyon 55 CSA di bawah pimpinan Letkol Slamet Riyadi di Surakarta. Salah seorang anak buahnya adalah Sri Mulyono Herlambang yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara.

Setelah kemerdekaan, Mashuri melanjutkan pendidikannya di Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar sarjana hukum.

Menjadi menteri[sunting | sunting sumber]

Mashuri pernah bekerja di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan menjabat sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada 1966 dan akhirnya mendapat kepercayaan untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kabinet Pembangunan I (1968-1973) dan Menteri Penerangan dalam Kabinet Pembangunan II (1973-1978). Pada tahun 1977-1982 Mashuri menjabat sebagai Wakil Ketua MPR/DPR (1977-1982) dari Golkar. Setelah itu, ia diangkat menjadi anggota DPA (1982-1986).

G30S[sunting | sunting sumber]

Mashuri adalah salah seorang tokoh penting sekitar kejadian G30S. Pada subuh 1 Oktober 1965, ia menyaksikan gerakan-gerakan militer yang mencurigakan di daerah Jakarta Pusat dan melaporkannya kepada Jenderal Soeharto yang kebetulan adalah tetangganya.

Ejaan Yang Disempurnakan[sunting | sunting sumber]

Pada masa jabatannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pada 23 Mei 1972 Mashuri mengesahkan penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan dalam bahasa Indonesia yang menggantikan Ejaan Soewandi. Sebagai menteri, Mashuri menandai pergantian ejaan itu dengan mencopot nama jalan yang melintas di depan kantor departemennya saat itu, dari Djl. Tjilatjap menjadi Jl. Cilacap.

Akhir hayat[sunting | sunting sumber]

Selama beberapa tahun terakhir menjelang wafatnya, Mashuri menetap di Surakarta, tempat kelahiran istrinya. Ia menderita penyakit hepatitis hingga mencapai stadium empat dan pernah tiga kali dirawat di rumah sakit. Ia meninggal dunia di rumah kediaman keluarganya di Surakarta pada 1 April 2001. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti, Jurug, Surakarta.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Mashuri meninggalkan seorang istri, Liestinah Mashuri, dan enam orang anak: Anni Anggraini, Toto Wijayanto, Sri Pangastuti, Bambang Rusmanto, Djoko Riyadi, dan Arinto Wahyuwigati.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Boediarjo
Menteri Penerangan Indonesia
1973—1977
Diteruskan oleh:
Soedharmono
(ad-interim)
Didahului oleh:
Sanusi Hardjadinata
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia
1968—1973
Diteruskan oleh:
Sumantri Brodjonegoro
Didahului oleh:
Syarief Thayeb
(ad-interim)
Menteri Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Indonesia
1966
Posisi dialihkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan