Gita Wirjawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Gita Irawan Wirjawan
Menteri Perdagangan Indonesia ke-31
Masa jabatan
19 Oktober 2011 – 31 Januari 2014
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Mari Elka Pangestu
Digantikan oleh Bayu Krisnamurthi (Plt.)
Muhammad Lutfi
Ketua Umum PBSI ke-7
Petahana
Mulai menjabat
2012
Didahului oleh Djoko Santoso
Ketua Umum Barisan Indonesia ke-2
Petahana
Mulai menjabat
24 Agustus 2013
Didahului oleh Muhayat
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
Masa jabatan
22 Oktober 2009 – 13 Juni 2012
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Muhammad Lutfi
Digantikan oleh Muhammad Chatib Basri
Informasi pribadi
Lahir 21 September 1965 (umur 49)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Alma mater Harvard University
Pekerjaan Pengusaha
Agama Islam
Sosial media
Situs web http://www.gitawirjawan.com/

Gita Irawan Wirjawan (lahir 21 September, 1965) adalah seorang pengusaha, negarawan, bankir investasi, dan pegiat sosial dari Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada Kabinet Indonesia Bersatu II dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga pendiri Ancora Group dan Ancora Foundation.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Gita Wirjawan lahir di Jakarta dari pasangan Paula Warokka and Wirjawan Djojosugito. Ia memiliki darah Minahasa and Jawa. Anak bungsu dari lima bersaudara, Gita Wirjawan menempuh pendidikan di SD Budi Waluyo dan SMP Pangudi Luhur di Jakarta sebelum bermukim di Bangladesh, dan selanjutnya di India, di usia tiga belas tahun ketika ayahnya bertugas sebagai pejabat WHO di Bangladesh.[1] Ia memperoleh gelar Sarjana dalam bidang Administrasi Niaga dari University of Texas, Austin di tahun 1988, gelar Magister di bidang Administrasi Niaga dari Baylor University di tahun 1989, dan gelar Magister dalam bidang Administrasi Publik dari John F. Kennedy School of Government, Harvard University sebagai Mason Fellow, di tahun 2000. Ia juga memiliki kualifikasi sebagai Certified Public Accountant dari Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, dan sebagai Chartered Financial Analyst.[2]

Seorang musisi handal, ia bertemu dengan istrinya, Yasmin Stamboel, ketika sedang mengajar piano di liburan akhir tahun ajaran. Pasangan ini menikah tahun 1993 dan dikaruniai tiga orang anak.[1]

Karier profesional[sunting | sunting sumber]

Gita Wirjawan memulai kariernya sebagai auditor pada firma Morrison Brown & Argiz di Miami, Florida pada tahun 1989. Ia bergabung dengan Citibank di Indonesia tahun 1992 di departemen Consumer Banking, dan menjadi Wakil Presiden di tahun 1997. Dari bulan July tahun 1997 sampai bulan Mei tahun 1999 Gita Wirjawan menjabat sebagai Direktur Corporate Finance di Bahana Securities. Ia bergabung dengan Goldman Sachs, Singapura di bulan Juli 2000 sebagai Wakil Presiden di divisi Investment Banking, dilanjutkan di Singapore Technologies Telemedia sebagai Wakil Presiden Senior, International Business Development dari tahun 2003 sampai tahun 2004. Dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2008 Gita Wirjawan menjabat sebagai Pejabat Perwakilan Senior dan Presiden Direktur di JP Morgan Indonesia. [2]

Setelah meninggalkan JP Morgan di bulan April 2008, Gita Wirjawan mendirikan Ancora Group yang berfokus pada penanaman modal di Indonesia. Ancora Capital, sebuah perusahaan pendanaan ekuitas swasta dari kelompok ini, menanamkan modalnya di perusahaan yang sedang berkembang di segmen pasar menengah dalam sektor konsumen dan sumber daya alam.[2] Gita Wirjawan meninggalkan Ancora Group pada bulan October 2009 untuk memulai karier di pemerintahan sampai awal tahun 2014.

Karier di Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengangkat Gita Wirjawan sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di bulan Oktober 2009. Dibawah pimpinannya, penanaman modal langsung di Indonesia meningkat hampir dua kali lipat dari US$11 milyar di tahun 2009 menjadi US$19 milyar di tahun 2011.[3]

Gita Wirjawan diangkat menjadi Menteri Perdagangan di bulan Oktober 2011. Salah satu pencapain terbesarnya sebagai Menteri Perdagangan adalah, sebagai Ketua Sidang dalam World Trade Organization Ministerial Conference of 2013 ke Sembilan di Bali tanggal 3-7 Desember, 2013, memimpin 159 anggota WTO untuk menyepakati paket yang melunakkan penghalang perdagangan internasional. [4][5] Selama kepemimpinannya sebagai Menteri Perdagangan, patut dicatat juga bahwa UU Perdagangan berhasil disetujui oleh DPR pada tanggal 11 Februari 2014, yang merupakan sebuah penanda yang cukup signifikan untuk Indonesia setelah dalam kurun 80 tahun menggunakan UU peninggalan Belanda.[6]

Pada bulan Februari tahun 2014, Gita Wirjawan mengundurkan diri sebagai Menteri Perdagangan untuk mengikuti Konvensi Partai Demokrat sebagai Calon Presiden.[7]

Pada bulan Juli tahun 2014, Gita Wirjawan memutuskan untuk kembali ke Ancora Group.

Keanggotaan dalam berbagai Dewan Kepengurusan[sunting | sunting sumber]

Gita Wirjawan saat ini duduk dalam dewan penasehat internasional untuk ACE Group dan untuk Singapore Management University (SMU). Sebelumnya ia menjabat sebagai Komisaris untuk Pertamina, sebagai anggota anggota Dewan Direktur Independen dari Axiata Group Berhad, and Komisaris Independen Axiata Excelcomindo.

Gita Wirjawan adalah senior fellow di Zbigniew Brzezinski Institute on Geostrategy at Center for Strategic and International Studies di Washington D.C. Ia juga anggota Dean's Leadership Council untuk S. Rajaratnam School of International Studies di Nanyang Technological University.

Kegiatan sosial[sunting | sunting sumber]

Gita Wirjawan memiliki minat dan kesadaran yang sangat mendalam akan peran penting dunia pendidikan sebagai pendorong Indonesia untuk menjadi negara maju. Ia mendirikan Ancora Foundation dengan misi untuk membantu pendidikan usia dini dan pendidikan lanjutan untuk warga negara Indonesia yang memiliki bakat akademis.[8] Ancora Foundation telah menyeponsori pelatihan guru di 450 taman kanak-kanak “Sekolah Rakyat Ancora” yang memberikan pelayanan kepada anak anak kurang mampu di seluruh Indonesia. Gita Wirjawan juga telah menyediakan beasiswa ke sekolah-sekolah ternama di seluruh dunia termasuk Harvard University, University of Oxford, Stanford University, University of Cambridge, Universiti Malaya, Nanyang Technological University, and Sciences Po.[8] untuk warga negara Indonesia. Semenjak dijalankannya, program beasiswa ini telah mengirim 42 mahasiswa Indonesians ke universitas-universitas ternama ini .[9]

Seorang pemain golf yang handal sejak berusia sepuluh tahun, Gita Wirjawan mendirikan Ancora Golf Institute dan Ancora Sports untuk melahirkan pegolf-pegolf Indonesia di masa depan.[8] Melalui program ini, Ancora Sports telah menjaring bakat dan memberikan sponsor kepada bakat-bakat muda seperti George Gandranata, Rory Hie, and Jordan Irawan menjadi pegolf top di Indonesia.

Musik[sunting | sunting sumber]

Belajar piano semenjak berusia enam tahun, Gita Wirjawan adalah pemusik jazz yang sangat terampil. Ia pernah tampil di konser-konser besar (seperti Java Jazz and Bob James Concert) dan menulis lagu untuk beberapa album. Minatnya di bidang musik mendorong Gita Wirjawan untuk mendirikan Omega Pacific Production/Ancora Music untuk mendukung musisi-musisi muda yang berbakat. Ia telah memproduksi, menciptakan, mengedarkan dan/atau menjadi pemain dalam 14 album, dengan berbagai aliran music termasuk jazz, pop, lounge, boy band dan musik dunia (Cherokee, Bali Lounge, Nial Djuliarso at Julliard, Tompi, Asia Beat, Bali Lounge 2, Ken, Nial - New Day New Hope, Miss Kadaluarsa, Elvyn Masassya - Titik Balik, Smash and Dewi Lestari - RectoVerso)[8]

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 4 Desember 2012, Gita Wirjawan terpilih sebagai Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, “PBSI”, untuk periode 2012-2016. Gita Wirjawan menetapkan tujuan untuk mengembalikan kejayaan Indonesia dalam kancah bulutangkis dunia, sebagaimana pernah terjadi di tahun 1970an and 1980an. Ia mengundang mantan pemain-pemain bulutangkis legendaris seperti Susi Susanti, Rexy Mainaky, Rudy Hartono and Tan Yoe Hok untuk terlibat aktif di organisasi ini. Untuk memastikan bahwa atlit-atlit bulutangkis ini tetap mendapatkan pendidikan formal selama berlatih, Gita Wirjawan menyediakan sarana belajar untuk atlit di pusat pelatihan. Selama kepemimpinannya, Indonesia sudah memenangkan dua medali emas di Kejuaraan Dunia di Guangzhou, Cina tahun 2013, 2 gelar All England di setiap tahun 2013 dan 2014, juara umum di Southeast Asian Games 2013, dan 2 gelar juara pada 2014 Asian Games di Incheon, Korea Selatan.

Gelar dan penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Juli 2013, Gita Wirjawan dianugrahkan gelar kehormatan 'Sangaji Gam Ma Lamo' dari Sultan Ternate Maluku Utara, untuk jasanya melestarikan budaya dan warisan lokal.[10] Di bulan Desember 2013, ia menerima gelar doktor honoris causa dalam bidang administrasi niaga dari Naresuan University di Phitsanulok, Thailand sebagai pengakuan atas jasanya dalam membangun ekonomi dan mendukung masa depan pemuda di Indonesia.[11] Ia dianugrahkan gelar kebangsawanan ‘KRT Djojonegoro’ dari Keraton Pakualaman, Surakarta, pada bulan January tahun 2014 untuk sumbangan aktifnya dalam melestarikan warisan budaya dalam lingkungan Pakualaman. [12] Pada bulan Oktober tahun 2014, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menganugrahkan Bintang Mahaputra Adipradana sebagai penghargaan atas sumbangan dalam bidangnya, sebagai anggota kabinet, kepada bangsa dan negara.[13]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Mari Elka Pangestu
Menteri Perdagangan Indonesia
2011–2014
Diteruskan oleh:
Bayu Krisnamurthi (Plt.)
Muhammad Lutfi