Rio de Janeiro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Rio de Janeiro
Kaki langit Rio de Janeiro
Bendera Rio de Janeiro
Bendera
Lambang resmi Rio de Janeiro
Lambang
Lokasi Rio de Janeiro
NegaraBrasil
RegionTenggara
Negara bagianRio de Janeiro
Pemerintahan
 • Wali KotaMarcelo Crivela
Luas
 • City1.260 km2 (490 sq mi)
Populasi
 (2005)
 • Kepadatan4.781/km2 (12,380/sq mi)
 • Kota
5.613.000
 • Metro
12.620.000
Zona waktuUTC-3 (BST)
Situs webwww.rio.rj.gov.br
Rio de Janeiro: Lanskap Carioca antara Gunung dan Laut
Pemandangan kota Rio de Janeiro
Situs Warisan Dunia UNESCO
TipeBudaya
Kriteriavi
Nomor identifikasi1100
Kawasan UNESCOAmerika Latin dan Karibia
Tahun pengukuhan2012 (sesi ke-36)

Rio de Janeiro (bermakna "Sungai Januari" dalam bahasa Portugis) merupakan ibu kota negara bagian Rio de Janeiro, di bagian tenggara Brasil. Kota ini mempunyai luas sebesar 1.256 km² dan penduduk sekitar 6.150.000 juta jiwa (2004). Sekitar 10 juta orang tinggal di wilayah metropolitan Rio de Janeiro, yang saat ini merupakan kota terbesar keempat di dunia. Pada tahun 2012, Rio de Janeiro ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Rio de Janeiro adalah rumah bagi banyak universitas dan institut, merupakan pusat penelitian dan pengembangan terbesar kedua di Brazil. Menurut data tahun 2005, Rio de Janeiro bertanggung jawab atas 17% data ilmiah nasional.[1] Rio de Janeiro merupakan kota yang paling banyak dikunjungi di Brazil, dikenal karena keindahan alamnya, karnaval, samba, bossa nova, dan pantai-pantai balneario[2] seperti Barra da Tijuca, Copacabana, Ipanema, and Leblon. Selain Pantai, Rio de Janeiro memiliki landmark yang terkenal seperti, Patung Kristus Penebus (termasuk salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru) di atas gunung Corcovado, Gunung Sugarloaf dengan Kereta gantungnya, Sambadrome (sebuah parade selama festival Rio de Janeiro), dan stadion Stadion Maracanã, merupakan salah satu stadion sepak bola terbesar di dunia. [3]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1565, Rio de Janeiro ditemukan oleh bangsa Portugis yang kemudian menjadi wilayah kekuasaan Kekaisaran Portugis. Kemudian pada tahun 1763, menjadi ibu kota Negara Bagian Brasil, negara bagian Kekaisaran Portugis. Pada tahun 1808, ketika Kerajaan Portugis berpindah dari Portugal ke Brasil, Rio de Janeiro menjadi pilihan Ratu Maria I dari Portugal. Kemudian, pada tahun 1815, di bawah kepemimpinan putranya, Pangeran Regent, dan Raja João VI dari Portugal, mengangkat Brasil menjadi sebuah kerajaan, di dalam Kerajaan Bersatu Portugal, Brasil, dan Algarves. ketika Perang Kemerdekaan Brasil dimulai, Rio de Janeiro tetap menjadi ibu kota monarki Lusitania sampai tahun 1822. Rio de Janeiro kemudian menjabat sebagai ibu kota Kekaisaran Brasil hingga 1889. Kemudian Rio de Janeiro menjadi ibu kota Brasil hingga 1960 sampai ibu kota dipindahkan ke Brasilia.

Geografi[sunting | sunting sumber]

rio de janeiro jika dilihat dari satelit

Rio de Janeiro berada di bagian paling barat dari garis pantai Atlantik Brasil (antara selat timur ke Ilha Grande, di Costa Verde, dan Cabo Frio), dekat dengan Tropic of Capricorn, di mana garis pantai diorientasikan ke arah timur– Barat. Menghadap sebagian besar ke selatan, kota ini didirikan di sebuah jalan masuk dari bentangan pantai ini, teluk Guanabara (Baía de Guanabara), dan pintu masuknya ditandai oleh sebuah titik tanah yang disebut Sugar Loaf (Pão de Açúcar).[4]

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Rio de Janeiro menjadi tuan rumah Pan American Games ke-15 yang diselenggarakan pada 13 Juli-29 Juli 2007. Pada tahun 2016 menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2016 dan Paralimpiade Musim Panas 2016. Pada tahun 2014, Rio de Janeiro menjadi tempat pelaksanaan pertandingan Final dan sekaligus upacara penutupan Piala Dunia FIFA 2014 Brazil.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Assessoria de Comunicação e Imprensa". Universidade Estadual de Campinas (Unicamp). 17 June 2005. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 June 2008. Diakses tanggal 28 Februari 2019. 
  2. ^ "Rio de Janeiro's Beach Culture" Tayfun King, Fast Track, BBC World News (11 September 2009)
  3. ^ "BBC Sport, Rio to stage 2016 Olympic Games". BBC News. 2 October 2009. Diakses tanggal 28 Februari 2019. 
  4. ^ Blog, Riobrazil. "Whats this is rio?". Diakses tanggal 1 januari 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]