Stasiun Cisauk

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Cisauk
KAI Commuter
R09

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun CSK.png
Bagian Luar Stasiun Cisauk Baru 2019.jpg
Bagian luar Stasiun Cisauk baru, 2019
LokasiJalan Stasiun Cisauk
Cibogo, Cisauk, Tangerang, Banten 15344
Indonesia
Ketinggian+48 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 32+987 lintas Angke-Tanah Abang-Rangkasbitung-Merak[1]
Jumlah peronDua peron sisi yang sama-sama tinggi
Jumlah jalur2
  • jalur 1: sepur lurus arah Rangkasbitung
  • jalur 2: sepur lurus arah Tanah Abang
Konstruksi
Akses difabelYa
Informasi lain
Kode stasiun
  • CSK
  • 0209
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibangun kembali2009, 2017–2019
Elektrifikasi2009
Operasi layanan
KRL Commuter Line
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Serpong
ke arah Tanah Abang
Lin Rangkasbitung Cicayur
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Jalur difabel Layanan pelanggan Musala 
Lokasi pada peta

Stasiun Cisauk (CSK) merupakan stasiun kereta api kelas III yang terletak di Cibogo, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Stasiun yang terletak pada ketinggian +48 meter ini merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling Tenggara di Kabupaten Tangerang & hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line saja.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Agar mobilitas penumpang dari Batavia menuju Rangkasbitung hingga kawasan Banten semakin lancar, maka pada tahun 1890-an perusahaan Staatsspoorwegen membangun sebuah jalur kereta api beserta stasiun-stasiunnya (termasuk Stasiun Cisauk, yang kala itu masih berstatus sebagai halte) yang menghubungkan daerah Duri hingga daerah Rangkasbitung, melewati daerah Tanah Abang. Proyek ini pun selesai pada tahun 1899, dan langsung dijalankan kereta api-kereta api reguler yang melayani rute tersebut.

Pada awalnya, stasiun ini memiliki total 3 jalur. Saat era single track/jalur tunggal, jalur 1 merupakan sepur lurus & jalur 2 merupakan sepur belok, kedua jalur ini digunakan untuk lalu-lalang/persilangan KA, sampai akhirnya jalur 2 pun ikut menjadi sepur lurus setelah proyek double track/jalur ganda di segmen Serpong-Parung Panjang selesai dibangun pada tahun 2012. Terdapat pula sebuah jalur buntu/sepur badug yang buntu di bangunan stasiun (dari arah Stasiun Serpong), jalur yang masih dipakai hingga tahun 2015 ini biasa digunakan untuk bongkar muat, langsiran, serta menyimpan/stabling rangkaian gerbong angkutan kricak, sampai akhirnya jalur ini dibongkar & layanan kereta barang angkutan kricak di stasiun ini tidak ada lagi.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kereta api komuter, jalur kereta api antara Stasiun Serpong hingga Stasiun Parung Panjang pun dielektrifikasi pada tahun 2009. Dan pada tahun 2012, double track/jalur ganda di segmen Serpong-Parung Panjang selesai dibangun.[3]

Pada 1 Februari 2019, Stasiun Cisauk telah selesai menjalani renovasi besar-besaran menjadi stasiun yang megah & luas. Bangunan baru stasiun ini dibangun untuk mengakomodasi KRL rangkaian panjang (12 kereta), serta memiliki fasilitas yang jauh lebih lengkap & sudah bertaraf internasional. Stasiun ini memiliki gaya arsitektur minimalis futuristik, lengkap dengan fasilitas khusus untuk wanita menyusui, toilet, fasilitas difabel, serta skywalk untuk menyeberangi rel. Namun, bangunan lama stasiun ini yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen masih tetap dipertahankan & ditetapkan sebagai aset cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian & Desain Arsitektur PT KAI. Serta, sisa peron rendah lama yang terletak di antara jalur 1 & jalur 2 pun masih bisa dilihat karena tidak ikut dibongkar saat sedang dilakukan proyek renovasi stasiun.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya, stasiun ini memiliki total 3 jalur. Saat era single track/jalur tunggal, jalur 1 merupakan sepur lurus & jalur 2 merupakan sepur belok, kedua jalur ini digunakan untuk lalu-lalang/persilangan KA, sampai akhirnya jalur 2 pun ikut menjadi sepur lurus setelah proyek double track/jalur ganda di segmen Serpong-Parung Panjang selesai dibangun pada tahun 2012.[4] Terdapat pula sebuah jalur buntu/sepur badug yang buntu di bangunan stasiun (dari arah Stasiun Serpong), jalur yang masih dipakai hingga tahun 2015 ini biasa digunakan untuk bongkar muat, langsiran, serta menyimpan/stabling rangkaian gerbong angkutan kricak, sampai akhirnya jalur ini dibongkar & layanan kereta barang angkutan kricak di stasiun ini tidak ada lagi.

Bekas railbed dari jalur badug Stasiun Cisauk yang masih terlihat.
Bekas railbed jalur badug Stasiun Cisauk yang masih terlihat.

Pada 1 Februari 2019, Stasiun Cisauk telah selesai menjalani renovasi besar-besaran menjadi stasiun yang megah & luas. Bangunan baru stasiun ini dibangun untuk mengakomodasi KRL rangkaian panjang (12 kereta), serta memiliki fasilitas yang jauh lebih lengkap & sudah bertaraf internasional.[5] Stasiun ini memiliki gaya arsitektur minimalis futuristik, lengkap dengan fasilitas khusus untuk wanita menyusui, toilet, fasilitas difabel, serta skywalk untuk menyeberangi rel. Namun, bangunan lama stasiun ini yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen masih tetap dipertahankan & ditetapkan sebagai aset cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian & Desain Arsitektur PT KAI.[6]

Bangunan lama Stasiun Cisauk.

Serta, sisa peron rendah lama yang terletak di antara jalur 1 & jalur 2 pun masih bisa dilihat karena tidak ikut dibongkar saat sedang dilakukan proyek renovasi stasiun.

Bekas peron tengah lama Stasiun Cisauk.

PapanKeretaApi 2020.svg

KRL CL icon.svg R09 PapanNamaStasiunKomuter CSK.svg

G Bangunan utama stasiun
P
Lantai peron
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan
Jalur 1 (Cicayur)      Lin Rangkasbitung menuju Tigaraksa/Rangkasbitung
Jalur 2      Lin Rangkasbitung menuju Tanah Abang (Serpong)
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan
G Bangunan utama stasiun


Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Komuter[sunting | sunting sumber]

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
R Lin Rangkasbitung Tanah Abang -
Rangkasbitung

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan Nomor rute Tujuan
JR Connexion BSD City Terminal Intermoda BSD-ITC Mangga Dua, Terminal Intermoda BSD-FX Sudirman
BSD Link  BSD3  Avani Club House-Terminal Intermoda BSD-The Icon-Terminal Sektor 1.3
 BSD4  Terminal Intermoda BSD-Greenwich Park (via AEON Mall BSD City, berlawanan jarum jam)
 BSD5  Terminal Intermoda BSD-Greenwich Park (via Foresta, searah jarum jam)
 BSD6  Terminal Intermoda BSD-Edutown-Vanya Park
Angkot Kota Tangerang Selatan[7]
D20 Stasiun Serpong-Cicangkal
KSS Stasiun Serpong-Gunungsindur

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Muhamad <asep.muhamad[at]torche.co.id>, Asep. "Jalur Ganda KA Serpong-Parung Panjang Diresmikan". dephub.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-19. 
  4. ^ "Jalur Ganda KRL Serpong-Parungpanjang Beroperasi". Liputan6.com. 16 September 2009. Diakses tanggal 16 Oktober 2017. 
  5. ^ "Penampakan Wajah Baru Stasiun Cisauk Terkoneksi Langsung dengan Intermoda BSD - Warta Kota". Warta Kota. 2018-08-07. Diakses tanggal 2018-11-17. 
  6. ^ "Heritage - Kereta Api Indonesia". heritage.kai.id. Diakses tanggal 2019-03-18. 
  7. ^ "Trayek Angkot". About Tangerang. Diakses tanggal 18 Oktober 2017. 
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cicayur
ke arah Merak
Merak–Tanah Abang Serpong
ke arah Tanah Abang