Stasiun Sudimara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Stasiun Sudimara
  • Singkatan: SDM
  • Nomor: 0213
Sudimara1.jpg
Lokasi
Provinsi Banten
Kota Tangerang Selatan
Kecamatan Ciputat
Kelurahan Jombang
Kode pos 15414
Informasi lain
Operator Daerah Operasi I Jakarta
Kelas stasiun[1] II
Ketinggian +26 m
Letak[2] km 24+244 lintas Angke-Tanahabang-Rangkasbitung-Merak
Layanan KRL Commuter Line
Pemesanan tiket Hanya melayani kartu single trip/multi trip Commuter Line.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
Serpong-Tanahabang
menuju Serpong
Parungpanjang-Tanahabang
Maja-Tanahabang
menuju Maja
Rangkasbitung-Tanahabang
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur

3 (jalur 1 dan 2: sepur lurus):

  • jalur 1: sepur lurus jalur ganda arah Rangkasbitung-Merak
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda arah Jurangmangu-Tanahabang
Jumlah peron 1 peron sisi dan 1 peron pulau yang sama-sama tinggi

Stasiun Sudimara (SDM) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +26 meter ini termasuk ke dalam Daerah Operasi I Jakarta, dan terletak antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Rawa Buntu.

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api. Jalur 1 digunakan untuk sepur lurus arah hilir (Serpong), sedangkan jalur 2 digunakan untuk sepur lurus arah hulu (Tanahabang). Jalur 3 digunakan sebagai sepur belok untuk persilangan dan persusulan antarkereta api. Stasiun ini sudah diperpanjang peronnya agar memuat rangkaian KRL yang terdiri dari sepuluh kereta.[3]

Stasiun Sudimara merupakan stasiun kereta api yang sangat terkenal karena merupakan tempat bermulanya Tragedi Bintaro yang merupakan kecelakaan kereta api terburuk dalam sejarah transportasi modern Indonesia.[4] Saat itu stasiun ini hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api. Meskipun stasiun ini kini memiliki peron tinggi, stasiun ini tetap mempertahankan bangunan aslinya.

Saat ini Stasiun Sudimara sudah memiliki underpass, bersama dengan Stasiun Pondok Ranji, sehingga penumpang tidak perlu lagi menyeberang rel dan tidak tertinggal KRL. Begitu memasuki e-gate, penumpang langsung diarahkan ke underpass.[5]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Green Line

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan Nomor rute Tujuan
Angkot[6] C02 Jombang–Ciledug
D06 Jombang–Ciputat
D08 Ciputat–Jombang–BSD City

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 19 Oktober 1987, kereta api Patas 225 bertabrakan dengan KA 220 di tikungan S km 18,75. Kejadian bermula dari sang masinis 225, Slamet Suradio berangkat tanpa izin PPKA. Juru langsir yang ada di situ terkejut dan mengibarkan bendera merah. Namun, karena telanjur melaju dengan kecepatan penuh, tanpa disadari KA 220 datang dan tabrakan tak terhindarkan. Ratusan orang tewas, sedangkan lainnya luka parah.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "In Picture: Peron KA Lintas Serpong-Tanah Abang Diperpanjang". 21 Maret 2014. Diakses tanggal 19 Oktober 2017. 
  4. ^ a b "Kecelakaan KA Paling Tragis, Lebih Seratus Orang Tewas". Harian Kompas. 20 Oktober 1987. 
  5. ^ Nailufar, Nibras Nada (7 Agustus 2017). "'Underpass' di Stasiun Sudimara dan Pondok Ranji Mulai Dioperasikan". Diakses tanggal 19 Oktober 2017. 
  6. ^ "Trayek Angkot". About Tangerang. Diakses tanggal 18 Oktober 2017. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Merak
Merak–Tanahabang
menuju Tanahabang

Koordinat: 6°17′48″S 106°42′46″E / 6.296722°S 106.7128015°E / -6.296722; 106.7128015