Terowongan Ijo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Terowongan Ijo
Kategori bangunan hikmat: terowongan
Terowongan Ijo 2020.jpg
Letak
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKebumen
KecamatanRowokele
DesaBumiagung
PosisiSebelah timur Stasiun Ijo, menembus perbukitan Gunung Malang
Sejarah
Tahun dibangun1885-1886
Informasi bangunan
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Panjang terowongan580 m
Letakkm 425+125
Nomor bangunan hikmat1649
SingkatanIJ
LayananArgo Wilis, Argo Lawu, Argo Dwipangga, Gajayana, BIMA, Taksaka, Turangga, Fajar Utama Yogya dan Solo, Senja Utama Yogya dan Solo, Mutiara Selatan, Lodaya, Sawunggalih, Malabar, Ranggajati, Wijayakusuma Bogowonto, Gajah Wong, Jaka Tingkir, Singasari, Anjasmoro, Bengawan, Gaya Baru Malam, Kahuripan, Kutojaya Selatan dan Utara, Logawa, Pasundan, Progo, ketel minyak, dan angkutan semen.

Terowongan Ijo adalah terowongan kereta api yang terletak di sebelah timur Stasiun Ijo sejauh 347 m, termasuk wilayah Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen. Terowongan sepanjang 580 m ini dibangun antara tahun 1885-1886 oleh Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api Hindia Belanda, menembus perbukitan kapur Gunung Malang diujung utara Kawasan Karst Gombong Selatan

Terowongan ini dikelola oleh Daerah Operasi V Purwokerto dan dijaga oleh petugas jaga terowongan (PJTW) di samping mulut terowongan. Terowongan ini menjadi pilihan bagi railfans yang berburu kereta api masuk dan keluar terowongan,

Dalam rangka pembangunan Jalur Ganda Kroya-Kutoarjo, saat ini tengah dibangun terowongan baru di utara terowongan lama. Terowongan baru tersebut akan memiliki panjang 581 m dan berdiameter 9 m serta mampu menampung dua jalur kereta api sekaligus. Selain itu, dibangun juga Stasiun Ijo baru untuk menggantikan Stasiun Ijo lama yang beroperasi saat ini. Setelah jalur ganda beroperasi, terowongan dan stasiun lama akan dinonaktifkan dan dijadikan cagar budaya.[1]

Terowongan Ijo termasuk salah satu terowongan yang paling sering dilintasi kereta api, Terowongan Ijo pernah digunakan sebagai lokasi syuting film Kereta Api Terakhir dan Daun di Atas Bantal.[2]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Terowongan Ijo di kejauhan, dekat Stasiun Ijo (kanan)
BH 1649
Panjang 580 m
Tahun pemasangan 1885-1886
Letak Km 425+125

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ djka.dephub.go.id. "TEROWONGAN IJO, SAMPAI DIMANAKAH PROGRESNYA?". djka.dephub.go.id. Diakses tanggal 2020-01-26. 
  2. ^ Majalah Kereta Api, edisi Maret 2009, 32: 10-11.

Koordinat: 7°36′52.5″S 109°27′00.4″E / 7.614583°S 109.450111°E / -7.614583; 109.450111