Taman Nasional Meru Betiri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Rusa - Cervus Timorensis Russa, yang dipotret pada waktu malam saat banyak binatang mendekati perumahan penduduk di Andongrejo, taman nasional Meru Betiri, untuk mencari makan

Taman Nasional Meru Betiri terletak di regional Jawa Timur bagian selatan pada koordinat geografis 8°21’ - 8°34’ LS, 113°37’ - 113°58’ BT, dengan ketinggian 900 - 1.223 mdpl dan curah hujan rata-rata 2.300 mm/tahun, ditunjuk sebagai taman nasional sejak tahun 1982 oleh Menteri Pertanian dengan luas wilayahnya sekitar 58.000 ha dengan nama diambil dari nama gunung tertinggi di kawasan ini yaitu gunung Betiri (1.223m). Secara administratif, Taman Nasional Meru Betiri berada dalam wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Penunjukan taman nasional ini disahkan dengan surat keputusan Menteri Kehutanan, SK No. 277/Kpts- VI/97.

Akses ke lokasi[sunting | sunting sumber]

TN Meru Betiri dapat diakses baik melalui wilayah Kabupaten Banyuwangi di timur, atau pun melalui Kabupaten Jember di sebelah barat. Yakni melewati tempat-tempat sbb.:

Obyek Wisata[sunting | sunting sumber]

Pantai Bandealit
Pantai Rajegwesi. Pasir pantai di selatan Taman Nasional Meru Betiri berwarna coklat akibat endapan lumpur yang dibawa oleh sungai-sungai yang meluap pada saat banjir.

Taman Nasional Meru Betiri memiliki obyek wisata petualangan hutan dan pantai. Pantai yang ada banyak yang masih "perawan" karena memang tidak diperkenankan untuk dibangun sarana wisata yang permanen.

Flora[sunting | sunting sumber]

Taman nasional Meru Betiri merupakan habitat tumbuhan langka yaitu padma Rafflesia zollingeriana yang endemik di Jawa.

Tumbuhan pantai yang dapat dijumpai antara lain

  • bakau (Rhizophora sp.)
  • api-api (Avicennia sp.)
  • waru (Hibiscus tiliaceus)
  • nyamplung (Calophyllum inophyllum)
  • rengas (Gluta renghas)
  • bungur (Lagerstroemia speciosa)
  • pulai (Alstonia scholaris)
  • benda (Artocarpus elasticus)
  • Bruguiera sp.
  • Sonneratia sp.
  • Balanophora fungosa)

dan beberapa jenis tumbuhan obat-obatan.

Survai tahun 2008 di daerah Bandealit (Kabupaten Jember) dan Sarongan (Kabupaten Banyuwangi) mengungkap ada paling tidak 27 spesies anggrek di taman nasional ini.[1]

Fauna[sunting | sunting sumber]

Taman Nasional Meru Betiri memiliki satwa dilindungi yang terdiri dari mamalia, dan burung. Satwa tersebut di antaranya adalah banteng (Bos javanicus javanicus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), harimau Jawa (Panthera tigris sondaicus), macan tutul (Panthera pardus melas), ajag (Cuon alpinus javanicus), kucing hutan (Prionailurus bengalensis javanensis), rusa (Cervus timorensis russa), (Cervus unicolor), bajing terbang ekor merah (Iomys horsfieldii), merak (Pavo muticus), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), dan penyu lekang/ridel (Lepidochelys olivacea), Accipiter trivirgatus, Falco moluccensis, Hieraaetus kienerii, Otus lempiji, Glaucidium castanopterum, elang Spizaetus alboniger.taman nasional Meru Betiri asli

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

OYA PASTIII BUKAN PASTI ASLINYA