Taman Nasional Gunung Palung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Hutan belantara Gunung Palung

Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) adalah taman nasional yang terletak di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kawasan hutan ini mula-mula dilindungi pada tahun 1937 sebagai hutan cagar alam dengan luas 300 km².[1] Pada tahun 1981, luasnya jauh meningkat menjadi 900 km² dan mengalami kenaikan status menjadi suaka margasatwa, dan barulah pada tanggal 24 Maret 1990[1] berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 448/Menhut-VI/1990 dengan luas ± 90.000 ha menjadi taman nasional. Kemudian taman nasional ini mengalami perluasan hingga 108.043,90 hektar, berdasarkan SK no. 4191/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 10 Juni 2014.[2] Taman nasion ini terbentang di Kecamatan Matan Hilir Utara, Sukadana, Simpang Hilir, Nanga Tayap, dan Sandai.

TNGP mempunyai ekosistem yang dikatakan sebagai yang terlengkap di antara taman-taman nasional di Indonesia. Di kawasannya terdapat Gunung Palung yang mempunyai ketinggian 1.116 meter. Selain itu, TNGP juga adalah habitat bagi sekira 2.500 ekor orangutan.[3] Bekantan adalah mamalia dengan jumlah terbesar di TNGP.Juga terdapat fauna langka, yaitu Kijang Mini. Kijang mini adalah salah satu hewan satu hewan yang hanya ada di kawasan ini.

Masyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Palung sejak tahun 2003 telah ikut membantu mengamankan dan melindungi orangutan dan habitatnya. Mereka menamakan diri OPMU, singkatan dari Orangutan Protection & Monitoring Units. Kegiatan yang mereka lakukan ini telah mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Hingga saat ini mereka dibantu oleh Fauna & Flora International, sebuah lembaga konservasi yang berbasis di Inggris, dalam operasionalnya di lapangan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Endriatmo Soetarto; M. T. Felix Sitorus; M. Yusup Napiri; Center for International Forestry Research (2001). Decentralisation of Administration, Policy Making and Forest Management in Ketapang District, West Kalimantan. CIFOR. hlm. 42. ISBN 978-979-8764-85-1. 
  2. ^ "TN Gunung Palung". Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Diakses tanggal 10 Juli 2019. 
  3. ^ Johnson, A.E., Knott, C.D., Pamungkas, B., Pasaribu, M. and Marshall, A.J. (2005), “A survey of the orangutan (Pongo pygmaeus wurmbii) population in and around Gunung Palung National Park, West Kalimantan, Indonesia based on nest counts”, Biological Conservation.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]