Terminal Tambak Osowilangon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Terminal Tambak Osowilangon
Terminal Penumpang Tipe A
Kode: OSW
13 Logo Terminal Tambak Osowilangon.jpg
Logo Terminal Tambak Osowilangon (TOW)
Nama lain • Terminal Wilangon
 • Terminal Wilangun
 • Terminal TOW
LokasiJalan Raya Tambak Osowilangon, Kelurahan Tambak Osowilangon, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kodepos 60191
 Indonesia
Koordinat7°12′33″S 112°39′07″E / 7.209207°S 112.651850°E / -7.209207; 112.651850Koordinat: 7°12′33″S 112°39′07″E / 7.209207°S 112.651850°E / -7.209207; 112.651850
PemilikCity of Surabaya Logo.svg Pemerintah Kota Surabaya
OperatorLogo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
JalurJalan Nasional Rute Nasional 1 di {{Rute/Kode daerah
Jumlah peron2
Jumlah jalur • 8 lajur (angkutan kota, MPU & bus kota)
 • 9 lajur (bus antarkota)
Rute bus • Paciran  • Bojonegoro  • Tuban  • Malang  • Cepu  • Purwodadi  • Semarang  • Jepara
Operator buslihat di bawah
Penghubung antarmoda • Angkutan Kota (bemo)
 • Mobil Penumpang Umum (MPU)
 • Bus Kota
 • Bus Antarkota
Informasi lain
Situs webWebblog Terminal Tambak Osowilangon
Sejarah
DibukaTahun 1994
Lokasi pada peta
Terminal Tambak Osowilangon is located in Kota Surabaya
Terminal Tambak Osowilangon
Terminal Tambak Osowilangon
Terminal Tambak Osowilangon (Kota Surabaya)
Terminal Tambak Osowilangon is located in Provinsi Jawa Timur
Terminal Tambak Osowilangon
Terminal Tambak Osowilangon
Terminal Tambak Osowilangon (Provinsi Jawa Timur)
Terminal Tambak Osowilangon is located in Indonesia
Terminal Tambak Osowilangon
Terminal Tambak Osowilangon
Terminal Tambak Osowilangon (Indonesia)

Terminal Tambak Osowilangon merupakan terminal penumpang tipe A serta terminal induk utama (selain Terminal Purabaya) yang berada di kawasan kompleks pergudangan dan industri di Kelurahan Tambak Osowilangon, kawasan barat laut ibukota Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya. Terminal ini mulai dibangun pada tahun 1993 menggantikan fungsi Sub Terminal Jayengrono (Halte Jembatan Merah saat ini) yang sudah tidak representatif. Terminal ini mulai resmi beroperasi pada bulan November 1994. Terminal ini terletak di ruas jalan nasional (Jalan Daendels) lintas Surabaya - Gresik serta mempunyai akses dengan Flyover Teluk Lamong dan ruas Jalan Tol Surabaya - Manyar. Terminal ini berdekatan dengan beberapa bangunan penting seperti Terminal Teluk Lamong, Gelora Bung Tomo (GBT), dan Wisata Sentra Ikan Romokalisari. Terminal dengan luas bangunan sebesar 49.998 m2 ini berfungsi melayani beberapa moda transportasi umum seperti angkutan kota (bemo), mobil penumpang umum (MPU), bus kota dan bus antarkota.[1][2][3][4][5][6][7]

Jangkauan Angkutan Kota Surabaya[sunting | sunting sumber]

Moda transportasi angkutan kota (bemo) menghubungkan Terminal Tambak Osowilangon dengan beberapa kawasan di dalam Kota Surabaya seperti Keputih, Benowo dan Dukuh Kupang. Per tahun 2017, terdapat dua trayek angkutan kota yang mempunyai izin, namun hanya trayek Kode Trayek Bemo Surabaya Wilangon WK.png yang aktif beroperasi sampai saat ini (tahun 2021). Angkutan kota ini dilayani oleh armada kendaraan bermerk Suzuki Carry (station) berkapasitas 11 penumpang, berpintu samping serta memiliki ciri livery berwarna cat berbeda pada setiap trayek. Berikut adalah jangkauan trayek angkutan kota yang beroperasi di Terminal Tambak Osowilangon.[8][9][10]

  1. Kode Trayek RDK.png Terminal Dukuh Kupang - Pasar Loak - Terminal Tambak Osowilangon - Romokalisari - Terminal Benowo (nonaktif)
  2. Kode Trayek Bemo Surabaya Wilangon WK.png Terminal Tambak Osowilangon - Tol Tandes - Pasar Turi - Pacar Keling - RSUD Karang Menjangan - Galaxy Mall - Terminal Keputih

Jangkauan MPU Gresik[sunting | sunting sumber]

Moda transportasi mobil penumpang umum (MPU) menghubungkan Terminal Tambak Osowilangon dengan beberapa kawasan di luar perbatasan Kota Surabaya di Kabupaten Gresik seperti Gresik (kota), Bunder dan Karang Cangkring. Armada yang digunakan berupa kendaraan seperti Suzuki Carry, Toyota Kijang ataupun Mitsubishi Colt L300 dengan ciri livery berwarna berbeda pada setiap trayek. Berikut adalah beberapa jangkauan trayek MPU Gresik (disertai keterangan kode trayek dan warna kendaraan) yang beroperasi di Terminal Tambak Osowilangon.[11] [12] [13]

  1. Kode Trayek Bemo Surabaya Wilangon SG.png Halte Jembatan Merah - Terminal Tambak Osowilangon - Sentolang - Terminal Bunder - Suci (Pos Tenger)
  2. Kode Trayek Bemo Surabaya Wilangon PTG.png Pasar Turi - Tol Tandes - Terminal Tambak Osowilangon - Sentolang - Pelabuhan Gresik - Terminal Gubernur Suryo
  3. Kode Trayek KC Kedungcangkring.png Terminal Tambak Osowilangon - Terminal Gulomantung - Terminal Bunder - Manyar - Bungah - Dukun - Pasar Kliwon Karang Cangkring
Trayek MPU Antarkota Terminal Tambak Osowilangon Tahun 2013 (Sumber: Data Dishub Surabaya Tahun 2012)
No Jenis MPU Kode
Trayek
Jurusan Jumlah
Trayek
Jumlah
Trayek
yang
Beroperasi
1 Suzuki Carry Kode Trayek Bemo Surabaya Wilangon PTG.png Pasar Turi - Gresik 104 66
2 Toyota Kijang Kode Trayek Bemo Surabaya Wilangon SG.png Surabaya - Gresik 164 105
3 L300 - TOW - Glagah 15 -
4 L300 - TOW - Gresik - Karang Cangkring 40 33
5 Bison - TOW - Lamongan - Babat 12 4

Jangkauan Bus Kota[sunting | sunting sumber]

Satu-satunya trayek moda transportasi bus kota yang aktif beroperasi hingga tahun 2021 adalah trayek Kode Trayek Bus Kota PAC8.png kelas Patas AC rute Terminal Tambak Osowilangon - Terminal Purabaya via Tol. Operator layanan pada trayek tersebut adalah Perum DAMRI Cabang Surabaya. Rute lintasan bus dengan panjang trayek 25 km ini dimulai dari terminal ini menuju Margomulyo, Jalan Tol Surabaya-Gresik, Bundaran Waru, Halte Medaeng dan mengakhiri perjalanan di Terminal Purabaya. Jadwal keberangkatan bus tersedia mulai pukul 06.00 s.d. 18.00 WIB, dengan interval antar keberangkatan 30 s/d 60 menit sekali. Sebelumnya, beberapa perusahaan otobus milik swasta pernah mengoperasikan bus kota trayek Kode Trayek Bus Kota P6.png kelas Patas Non AC rute Terminal Tambak Osowilangon - Terminal Purabaya via Pasar Kupang. Semenjak diberlakukannya PSBB di tahun 2019, trayek ini belum beroperasi kembali.[14][9] [10] [15]

Rencana Lintasan Trans Semanggi Suroboyo[sunting | sunting sumber]

Terminal Tambak Osowilangon direncanakan menjadi salah satu titik halte lintasan Trans Semanggi Suroboyo koridor  K4L  rute GBT - Mastrip (via UNESA) pada tahun 2022.[16]

Jangkauan Bus Antarkota[sunting | sunting sumber]

Terminal Tambak Osowilangon merupakan titik awal dan akhir pemberangkatan dari beberapa trayek bus antarkota kelas ekonomi dari Surabaya menjangkau kawasan di sepanjang pantai utara Jawa (Paciran, Tuban, Jepara & Semarang) dan jalur lintas tengah Jawa (Bojonegoro, Cepu & Purwodadi). Metode pembayaran bus kelas ekonomi dilayani langsung di atas kendaraan (oleh kondektur) tanpa melalui loket/agen penjualan tiket. Berikut merupakan daftar 20 perusahaan otobus (PO) beserta trayek antarkota yang terdapat di Terminal Tambak Osowilangon pada tahun 2021.[17][18][19]

Trayek Bus Antarkota di Terminal Tambak Osowilangon
Nomor Perusahaan Otobus (PO) Jenis Trayek Rute Trayek (PP)
dari ke-
1 Armada Sakti AKDP TOW Paciran
2 Azhar Putra
3 Ayu Indah
4 Bima Sakti
5 Dilla Jaya
6 Shang Ayu
7 Bintang Mas AKDP TOW Bojonegoro
8 Bangau Mas
9 Dali Jaya
10 Dali Mas
11 Moedah
12 Putra Mas
13 Rajawali Indah
14 Tentrem AKDP TOW Malang
15 Kemenangan AKDP TOW Tuban
16 Sabar Indah
17 Dali Prima AKDP Bojonegoro TOW / Malang
18 Widji Lestari AKDP Bojonegoro Malang
TOW Bojonegoro / Tuban
19 Jaya Utama Indo AKDP Malang TOW / Bojonegoro
AKAP Malang Cepu
TOW Cepu / Purwodadi / Jepara / Semarang
20 Margo Djoyo BR AKDP TOW Bojonegoro
AKAP TOW Cepu
21 Perum DAMRI (Cabang Ponorogo) AKDP TOW Ponorogo
via Tol

Optimalisasi Trayek Bus Antarkota[sunting | sunting sumber]

Guna mengoptimalisasikan fungsi Terminal Tambak Osowilangon sebagai terminal induk yang ramai aktivitas naik-turun penumpang, per 22 November 2013, Pemerintah Kota Surabaya mulai memindahkan sekitar 256 armada bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dari Terminal Purabaya ke terminal ini secara bertahap. Masuknya armada bus otomatis menambah jumlah trayek bus antarkota di terminal ini sebanyak 10 trayek baru. Armada bus yang dipindahkan sebagian menggunakan bus bekas pindahan dari trayek lama di Terminal Purabaya, sebagian lainnya menggunakan armada bus keluaran terbaru. Kesepuluh trayek baru tersebut adalah sebagai berikut.[20][21][22][23]

  1. TOW - Malang (Patas)
  2. Banyuwangi - Jember - TOW - Sumenep (Patas)
  3. Banyuwangi - Situbondo - TOW - Sumenep (Patas)
  4. Jember - TOW - Sumenep (Patas)
  5. Probolinggo - TOW - Sumenep (Patas)
  6. TOW - Kudus - Semarang (Patas)
  7. TOW - Tulungagung - Trenggalek (Ekonomi)
  8. TOW - Madiun - Ponorogo/Pacitan (Ekonomi)
  9. TOW - Malang - Blitar (Ekonomi)
  10. TOW - Ambulu - Jember (Ekonomi)
  11. Probolinggo - TOW - Sumenep (Ekonomi)

Rendahnya okupansi penumpang di terminal Tambak Osowilangon dibandingkan dengan Terminal Purabaya membuat kesepuluh trayek bus antarkota tersebut tidak bisa bertahan lama mengisi di trayek-trayek baru ini. Sebagian besar armada bus hanya mengoperasikan trayeknya secara parsial (tanpa masuk terminal ini) untuk menutupi kerugian biaya operasional, dan sebagian lainnya tidak beroperasi sama sekali.

Galeri Bangunan Fisik Terminal[sunting | sunting sumber]

Galeri Angkutan Umum[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kementerian Perhubungan RI (2018). "Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.5520/AJ.104/DRJD/2018 Tentang Penetapan Kode Terminal Penumpang Tipe A". JDIH. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  2. ^ Bappeda Surabaya (2014). "Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Surabaya Tahun 2014-2034". JDIH Surabaya. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  3. ^ Walikota Surabaya (1994). "Peraturan Walikota Nomor 030 Tahun 1994 Tentang Perjanjian Kerjasama Bagi Hasil Usaha Pembangunan Terminal Tambak Osowilangun Beserta Pekerjaan-Pekerjaan Lain yang Terkait Antara Pemerintah Kodya Dati II Surabaya dengan PT. Lamicitra Nusantara". JDIH Surabaya. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  4. ^ Danang, Gladi Tamajaya (2012). "Studi Penataan Terminal Tambak Osowilangun dengan Sistem Informasi Geografis". Eprint UPN Jatim. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  5. ^ Redaksi In Surabaya (2014). "Info lengkap tentang Trayek, Tarif, dan Jadwal pemberangkatan Terminal Osowilangun Surabaya". In Surabaya. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  6. ^ Andriyanto, Didit Dwi (2018). "Pengembangan Terminal Bus Tipe A Tambak Osowilangon di Surabaya". Repository UNTAG. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  7. ^ Evangeline, Ivanka (2019). "Terminal Bus Tambak Osowilangon Baru di Surabaya". Jurnal eDimensi Arsitektur Universitas Kristen Petra. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  8. ^ Pemkot Surabaya (2011). "Keputusan Walikota Nomor 188.45/332/436.1.2/2011 Tahun 2011 Tentang Trayek Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum di Kota Surabaya". JDIH Surabaya. Diakses tanggal 2021-05-23. 
  9. ^ a b Admin (2015). "Transportasi Kota Surabaya". Website Pemkot Surabaya. Diakses tanggal 2021-05-20. 
  10. ^ a b Dishub Surabaya (2017). "Data Jumlah Mikrolet di Kota Surabaya Tahun 2017" (PDF). DPM PTSP. Diakses tanggal 2021-05-20. 
  11. ^ Pemkot Surabaya (2006). "Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum" (PDF). JDIH. Diakses tanggal 2021-04-26. 
  12. ^ Pemkot Surabaya (2015). "Angkutan Umum Kota Surabaya". Website Surabaya Kota. Diakses tanggal 2021-04-26. 
  13. ^ "Angkutan Umum Gresik". Gresik, welcome to my city. 2009-12-22. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  14. ^ Suwito, Ridani (2014). "Peningkatan Kualitas Pelayanan Jasa Transportasi Angkutan Bus DAMRI Kota Surabaya (Studi Kasus di Terminal Tambak Osowilangun – Surabaya Barat)". Eprints UWP. Diakses tanggal 2021-12-20. 
  15. ^ Yasin, Adriansyah (2018). "Peta Jaringan Transportasi Umum Massal Metropolitan Surabaya". Transport For Jakarta. Diakses tanggal 2021-05-21. 
  16. ^ Ditjen Perhubungan Darat (2021). "Webinar Pengembangan Angkutan Massal Berbasis Jalan dengan Skema BTS di Kawasan Perkotaan Surabaya". Youtube. Diakses tanggal 2022-01-04. 
  17. ^ Pemprov Jawa Timur (2016). "Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur Nomor 27 Tahun 2016 Tentang Tarif Dasar, Tarif Jarak Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Dalam Provinsi Kelas Ekonomi Menggunakan Mobil Bis Umum di Provinsi Jawa Timur". JDIH BPK RI. Diakses tanggal 2021-12-21. 
  18. ^ Kementerian Perhubungan (2004). "Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SK.1201/AJ.205/DRJD/2004 Tentang Hasil Evaluasi Penetapan Jumlah Bus pada Trayek Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di Seluruh Indonesia". Hubdat Dephub. Diakses tanggal 2021-12-21. 
  19. ^ Winaya, Amrita (2019). "Analisis Kinerja Operasional dan Kualitas Pelayanan PO. Mutiara Indah Murni dan PO. Widji Lestari pada Trayek Surabaya-Tuban". Rekayasa Jurnal Teknik Sipil. Diakses tanggal 2021-12-21. 
  20. ^ Hadi Purnomo, Slamet (2013). "128 Bus AKAP Masuk Terminal Osowilangun Surabaya". Antara News Jatim. Diakses tanggal 2021-12-21. 
  21. ^ Official NET News (2013). "NET12 - Terminal Osowilangun Resmikan Trayek Baru untuk Kembali Menghidupkan Terminal". Youtube. Diakses tanggal 2021-12-21. 
  22. ^ IWD (2013). "Terminal TOW Tambah Trayek Baru". Detik News. Diakses tanggal 2021-12-21. 
  23. ^ Humas Terminal Tambak Osowilangon (2013). "Informasi Jadwal Trayek Terbaru di Terminal Tambak Osowilangon". Webblog Terminal Tambak Osowilangon. Diakses tanggal 2021-12-21. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. Website Resmi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
  2. Website Resmi Dinas Perhubungan Kota Surabaya
  3. Akun Instagram Resmi Dinas Perhubungan Kota Surabaya
  4. Akun Instagram Resmi Seksi Pengelolaan Terminal Bidang Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Kota Surabaya