Brondong, Lamongan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Brondong
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenLamongan
Pemerintahan
 • Camat(Plt) Sariono, S.H,
Populasi
 • Total12,574 (BPS 2.016) jiwa
Kode Kemendagri35.24.07 Edit the value on Wikidata
Luas74,69 km²
Desa/kelurahan10

Brondong adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 50 Kilometer dari ibu kota kabupaten Lamongan ke arah utara. Pusat pemerintahannya berada di Kelurahan Brondong. Kecamatan Brondong terdiri atas 9 desa dan 1 kelurahan, 22 dusun, 2 lingkungan kelurahan, 57 RW, 262 RT, dan 11.949 KK.

Desa/ kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Brengkok
  2. Brondong
  3. Labuhan
  4. Lembor
  5. Lohgung
  6. Sedayu Lawas
  7. Sendangharjo
  8. Sidomukti
  9. Sumberagung
  10. Tlogoretno

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Brondong terletak pada koordinat antara 06 53’ 30,81” – 7 23’6” lintas selatan dan 112 17’ 01,22” - 112 33’12” Bujur timur. Mmerupakan satu dari dua wilayah pesisir di kabupaten Lamongan yang terletak di sebelah utara (daerah pantura).

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Laut Jawa
Timur Paciran, Lamongan
Selatan Kecamatan Laren dan Kecamatan Solokuro
Barat Kabupaten Tuban

Penggunaan lahan[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Brondong meliputi areal seluas 7.013,62 Ha atau 70.13 km terdiri dari:

  • Tanah sawah: 1.012,70 ha
  • Tanah tegalan/ladang: 2.564,50 ha
  • Tanah pekarangan: 335,42 ha
  • Tanah hutan: 1.729,30 ha
  • Tanah lain-lain: 1.371,70 ha

Dilihat dari keadaan geografis, maka kecamatan Brondong dapat dikategorikan menjadi dua bagian, Yaitu daerah pantai dan daerah pertanian. Daerah pantai terletak disebelah utara meliputi kelurahan Brondong, desa Sedayu Lawas, desa Labuhan dan Lohgung. Didaerah ini sangat cocok untuk budidaya ikan (tambak udang, ikan kerapu dan bandeng) serta usaha penangkapan ikan di laut.sehingga pada daerah tersebut mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah sebagai nelayan dan petani tambak. Sedangkan daerah yang lain adalah daerah kawasan pertanian yang meliputi desa Sumberagung, desa Sendangharjo, desa Lembor, desa Tlogoretno, desa Sidomukti dan desa Brengok, dan kondisi pertanian tadah hujan.

Karakteristik kawasan kecamatan Brondong merupakan kawasan pemukiman perkotaan dengan kegiatan perikanan sebagai aktivitas dominan bagi daerah yang terletak disepanjang pantura (permukiman nelayan) sedangkan bagi daerah pedalaman karakteristik yang muncul dipengaruhi oleh aktivitas pertanian. Potensi Pertambangan bahan galian Golongan C ada di beberapa desa yaitu desa Sedayu Lawas, desa Lembor dan desa Sidomukti, tetapi potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan masih perlu penataan baik penataan dari segi legalitas penambang maupun penataa teknik penambang yang berwawasan lingkungan.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]