Tikung, Lamongan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tikung
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenLamongan
Pemerintahan
 • CamatDrs Suwignyo
Kodepos62217
Luas57,01 km²[1]
Kepadatan782 jiwa/km² (2016)[1]
Desa/kelurahan13 desa[1]

Kecamatan Tikung adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.[2] Kecamatan Tikung merupakan satu di antara 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan yang terletak di sebelah selatan dari ibu kota Kabupaten Lamongan dengan jarak ± 7 km ke arah jurusan Kabupaten Mojokerto.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah Kecamatan Tikung adalah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Lamongan
Timur Kecamatan Sarirejo
Selatan Kecamatan Mantup dan Kecamatan Balongpanggang, Gresik
Barat Kecamatan Kembangbahu

Demografi[sunting | sunting sumber]

Luas wilayah Kecamatan Tikung adalah ± 5.338,51 ha. Jumlah penduduk sampai dengan bulan Agustus 2006 adalah ± 38.807 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 19.044 jiwa dan perempuan 19.763 jiwa. Wilayah ini terbagi menjadi 13 desa, 68 dusun, 80 Rukun Warga (RW), dan 246 Rukun Tetangga (RT), dengan rincian sebagai berikut:

No. Nama desa       Luas (Ha) Jml.Dusun Jml Penduduk  
1  Bakalanpule      302,80       4        2.900          8  Kelorarum      291,10    4    1.979 
2  Balongwangi      615,90       8        3.363          9  Pengumbulanadi 377,80    5    2.424 
3  Botoputih        257,90       6        1.887         10  S o k o        680,00    9    4.076
4  Dukuhagung       509,80       5        3.002         11  Tambakrigadung 418,90    6    3.344 
5  Guminingrejo     188,30       3        1.668         12  Takeranklating 421,01    6    3.786
6  Jatirejo         377,50       4        3.528         13  Wonokromo      628,50    8    3.329 
7  Jotosanur        269,40       3        3.521 
JUMLAH          5.338,51      68       38.807

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Tikung termasuk daerah dataran dan merupakan tanah pertanian tadah hujan. Mata pencaharian penduduk sebagian besar adalah petani pemilik, buruh tani/penggarap, serta peternak besar dan peternak unggas. Pada sektor industri, di Kecamatan Tikung terdapat industri rumah-tangga (home industry) sebagai berikut:

  1. Batu Bata dan Pengrajin tenun Tikar yang terdapat di desa Jotosanur;
  2. Pengrajin tas dari bahan Enceng Gondok dan pengrajin Bordir yaitu di desa Pengumbulanadi
  3. Industri tenun Tikar di desa Jatirejo.
  4. Dunia tikung adlah penuh sawah yang semerbak dukuhagung lehur ndonk.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Kecamatan Tikung dalam angka 2017". Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 25 Maret 2019. 
  2. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]