Terminal Arjosari

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Terminal Arjosari
Terminal Penumpang Tipe A
Kode: AJS
Banner Terminal Arjosari.jpg
Papan Nama Terminal Arjosari
LokasiJalan Terusan Raden Intan Nomor 1, Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, Kodepos 65126
 Indonesia
Koordinat7°56′00″S 112°39′29″E / 7.933225°S 112.658066°E / -7.933225; 112.658066Koordinat: 7°56′00″S 112°39′29″E / 7.933225°S 112.658066°E / -7.933225; 112.658066
PemilikLogo Kota Malang color.png Pemerintah Kota Malang
OperatorLogo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
JalurJalan Nasional Rute Nasional 36 di {{Rute/Kode daerah
Jumlah peron2
Jumlah jalur • 13 (angkutan kota & MPU)
 • 8 (bus antarkota)
Rute bus • Surabaya  • Blitar  • Trenggalek  • Jember  • Bojonegoro  • Ponorogo  • Madura  • Jawa Tengah  • Yogyakarta  • Jawa Barat  • Jabodetabek  • Banten  • Lintas Sumatera  • Bali/Nusa Tenggara  • dll.
Operator bus • PO Akas Group  • PO Bagong  • PO Harapan Baru  • PO Kalisari  • PO Ladju  • PO Medali Mas  • PO Pelita Mas  • PO Restu  • PO Tentrem  • dll.
Penghubung antarmoda • Angkutan Kota
 • Angkutan Pedesaan
 • Mobil Penumpang Umum (MPU)
 • Angkutan Wisata KSPN
 • Angkutan Antarkota
Sejarah
DibukaTahun 1989
Lokasi pada peta
Terminal Arjosari berlokasi di Kota Malang
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari (Kota Malang)
Terminal Arjosari berlokasi di Kabupaten Malang
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari (Kabupaten Malang)
Terminal Arjosari berlokasi di Provinsi Jawa Timur
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari (Provinsi Jawa Timur)
Terminal Arjosari berlokasi di Indonesia
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari
Terminal Arjosari (Indonesia)

Terminal Arjosari merupakan terminal penumpang tipe A di kawasan Malang Raya dan merupakan salah satu terminal induk (selain Terminal Landungsari dan Terminal Hamid Rusdi) yang terletak di sisi utara pintu masuk kota, tepatnya di Jl. Terusan Raden Intan No.01, Kota Malang. Terminal ini terletak di perbatasan antara wilayah kota dengan wilayah Kabupaten Malang ke arah Surabaya dan Pasuruan. Terminal dengan luas ± 4,5 ha ini beroperasi selama 24 jam perhari. Terminal ini melayani moda transportasi umum berupa angkutan kota, angkutan pedesaan, mobil penumpang umum (MPU), angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP). [1][2][3]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Terminal Pecinan merupakan terminal multimoda yang pertama kali dibangun di kota Malang oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada tahun 1920 s.d. 1924. Terminal ini dibangun bersamaan dengan dibangunnya Pasar Besar di kawasan Pecinan (PetjinanStraat). Lokasi terminal ini terletak di selatan kawasan Pasar Besar saat ini. Terminal ini melayani trayek perjalanan ke segala rute di Jawa Timur. Trayek-trayek ini dilayani oleh berbagai jenis kendaraan seperti dokar, oplet, bemo, Ford Beauty 1928, Essex Super Six Cylinder, dan Bus Chevrolet 1948. Terminal ini mulai dinonaktifkan sekitar tahun 1950 setelah kondisi terminal sudah tidak layak dan tidak dapat menampung jumlah kendaraan dan penumpang. [4][5]

Lokasi Terminal Pecinan dipindahkan ke Terminal Sawahan setelah bangunan fisik terminal selesai dibangun pada tahun 1951. Terminal Sawahan terletak di ujung pertigaan Jl. Yulius Usman (TonganStraat) dan Jl. Sulawesi (Celebes weg). Lokasi terminal ini berada di denyut nadi perekonomian kota Malang, sebab berada di barat Pasar Besar dan utara Stasiun Jagalan. Namun, banyak penumpang yang memilih untuk naik-turun angkutan umum di luar area terminal. Hal ini menyebabkan banyak supir yang juga enggan masuk ke dalam terminal. Lebih lanjut, situasi ini mengakibatkan kondisi jalanan menjadi carut-marut dan terjadinya kemacetan parah di sekitar terminal. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota Malang mulai menonaktifkan terminal ini pada tahun 1977. Saat ini bekas Terminal Sawahan yang telah menjadi kenangan dan berubah fungsi menjadi SPBU Trunojoyo. [6][7]

Lokasi Terminal Sawahan dipindahkan ke Terminal Pattimura sejak tahun 1977. Terminal Pattimura terletak sekitar 2 kilometer sebelah utara dari terminal lama. Terminal ini berada di kawasan simpang empat Jl. Pattimura, yang terletak di utara Stasiun Malang dan Lapangan Rampal saat ini. Permasalahan yang terjadi di lokasi baru masih sama seperti ketika di Sawahan. Hal ini menyebabkan terminal ini dinonaktifkan tahun 1988 setelah difungsikan selama 12 tahun. Saat ini bekas Terminal Patimura telah berubah menjadi kompleks bangunan ruko. Selain itu, di sepanjang Jl. Pattimura masih terdapat loket/agen beberapa perusahaan otobus (PO) yang melayani penjualan tiket bus jarak jauh (bus malam). [8]

Mulai tahun 1988, Pemerintah Kota Malang mulai melakukan rekayasa pengaturan parkir angkutan umum, yang semula berada di pusat kota dipindahkan ke area pinggiran kota. Pemerintah Kota Malang mulai membangun tiga terminal di tiga tempat berbeda yaitu Gadang, Dinoyo dan Arjosari. Terminal Gadang difungsikan untuk melayani angkutan umum dengan rute ke arah selatan kota Malang, seperti Dampit, Lumajang, Blitar, Tulungagung dan Trenggalek. Terminal Dinoyo difungsikan untuk melayani angkutan umum dengan rute ke arah barat kota Malang, seperti Kediri, Jombang dan Tuban. Sedangkan Terminal Arjosari difungsikan untuk melayani angkutan umum dengan rute ke arah utara kota Malang, seperti Surabaya, Madura, Probolinggo, Jember dan Banyuwangi. Selain itu Terminal Arjosari juga difungsikan untuk melayani angkutan umum dengan rute jarak jauh seperti Bali, Jakarta dan Sumatera. [9][10][11][12]

Lokasi Terminal Arjosari sebelumnya merupakan tempat pembuangan akhir (TPA). Semenjak tahun 1989, bangunan fisik terminal mulai dibangun di lokasi ini. Terminal ini diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 13 November 1989. Semula status pengelolaan terminal ini berada di bawah Pemerintah Kota Malang. Per Januari 2016, status terminal ini meningkat menjadi terminal penumpang tipe A. Hal ini menyebabkan status pengelolaan terminal diambil alih oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia berdasar pada UU No.32 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. [13][14][15][16]

Rute Angkutan Kota[sunting | sunting sumber]

Angkutan kota menghubungkan Terminal Arjosari dengan beberapa tujuan akhir di kawasan dalam kota, seperti Gadang, Landungsari, Bunulrejo, Perumahan Tidar dan Perumahan Dieng. Terdapat sepuluh trayek angkutan kota yang mempunyai titik awal dan akhir dari ini. Angkutan kota ini mempunyai ciri khusus, yaitu kendaraan berwarna biru dan terdapat keterangan trayek yang merupakan inisial dari nama terminal yang ada wilayah ini, yaitu Arjosari (A), Gadang/Hamid Rusdi (G), Landungsari (L), Bunulrejo (B), Perumahan Tidar (T) dan Perumahan Dieng (D). Angkutan kota di Terminal Arjosari rata-rata beroperasi dari pukul 04.00 s.d. 21.00 WIB, menyesuaikan dengan jadwal kedatangan bus antarkota di terminal ini. Tarif umum angkutan kota untuk seluruh trayek adalah Rp 4.000,- untuk rute jauh/dekat. Berikut adalah trayek angkutan kota Malang (disertai keterangan kode trayek dan warna kendaraan) yang beroperasi di Terminal Arjosari. [17][18]

  1. Kode Trayek ABG.png Arjosari - Borobudur - Gadang
  2. Kode Trayek AG.png Arjosari - Basuki Rachmat - Gadang
  3. Kode Trayek AJG.png Arjosari - Janti - Gadang
  4. Kode Trayek AMG.png Arjosari - Mergosono - Gadang
  5. Kode Trayek GA.png Gadang - Sukun - Arjosari
  6. Kode Trayek AL.png Arjosari - Sumbersari - Landungsari
  7. Kode Trayek ADL.png Arjosari - Dinoyo - Landungsari
  8. Kode Trayek ABB.png Arjosari - Borobudur - Bunulrejo (start dari Jl. Polowijen)
  9. Kode Trayek AT.png Arjosari - Gadingkasri - Tidar
  10. Kode Trayek ASD.png Arjosari - Soekarno Hatta - Dieng

Rute Angkutan Pedesaan[sunting | sunting sumber]

Angkutan pedesaan menghubungkan Terminal Arjosari dengan beberapa tujuan akhir di luar kawasan kota (kabupaten Malang) seperti Karangploso, Lawang, Pakis dan Tumpang. Terdapat empat trayek aktif angkutan pedesaan yang mempunyai titik awal dan akhir dari ini. Angkutan pedesaan ini mempunyai ciri khusus, yaitu kendaraan mempunyai warna yang berbeda per trayek dan terdapat keterangan trayek yang merupakan inisial dari nama terminal yang ada wilayah ini, yaitu Arjosari (A), Karangploso (K), Lawang (L), Bandar Udara Abdul Rachman Saleh (BD) dan Tumpang (T). Berikut adalah trayek angkutan pedesaan Malang (disertai keterangan kode trayek dan warna kendaraan) yang beroperasi di Terminal Arjosari. [19][20][21]

  1. Kode Trayek KA.png Karangploso - Ngijo - Arjosari
  2. Kode Trayek LA.png Lawang - Singosari - Arjosari
  3. Kode Trayek TA.png Tumpang - Pakis - Arjosari
  4. Kode Trayek ABD.png Arjosari - Pakis - Abdul Rachman Saleh (start dari Stasiun Blimbing)

Rute Mobil Penumpang Umum (MPU)[sunting | sunting sumber]

Mobil Penumpang Umum (MPU) merupakan moda transportasi umum antarkota yag terdapat di Terminal Arjosari selain bus. MPU menghubungkan terminal ini dengan beberapa titik tujuan akhir di beberapa kawasan di sisi utara kota Malang, seperti Surabaya (Joyoboyo) dan Pasuruan. Berbeda dengan trayek bus antarkota yang hanya menaikturunkan penumpang di halte tertentu, MPU diperbolehkan menaikturunkan penumpang dengan tujuan jarak dekat di sepanjang lintasan trayek. Armada yang digunakan moda transportasi ini berupa kendaraan Isuzu Elf yang biasanya disebut Bison oleh warga setempat. Berikut merupakan trayek mobil penumpang umum (MPU) yang beroperasi di Terminal Arjosari.

  1. Malang - Purwosari - Wonorejo - Pasuruan
  2. Malang - Purwosari - Pandaan - Gempol - Sidoarjo - Bungurasih - Joyoboyo

Rute Bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP)[sunting | sunting sumber]

Angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) seluruhnya dilayani oleh armada bigbus (kecuali Patas Blitar). Metode pembayaran bus AKDP kelas ekonomi maupun non ekonomi dilayani langsung di atas kendaraan (oleh kondektur), tanpa melalui agen/loket bus. Berikut merupakan trayek beserta perusahaan otobus (PO) operator angkutan antarkota dalam provinsi yang dilayani di Terminal Arjosari.

Rute Malang Raya & Lintas Selatan Jawa Timur[sunting | sunting sumber]

  1. Malang - Turen - Dampit: PO Malinda.
  2. Malang - Kepanjen - Blitar: PO Akas Asri, PO Hasbunalloh, PO Ladju, PO Laksana Anda, PO Medali Mas, PO Restu, PO Sumber Lumayan, PO Tentrem & PO Zena.
  3. Malang - Blitar - Tulungagung: PO Majoe Berlian.
  4. Malang - Blitar - Trenggalek: PO Harapan Baru.

Rute Jawa Timur (Lintas Surabaya)[sunting | sunting sumber]

  1. Malang - Pandaan - Surabaya (Purabaya): PO Akas Green, PO Akas NR, PO DAMRI (Cabang Malang), PO Dana Dhasih, PO HAZ, PO Kalisari, PO Laksana Anda, PO Malinda, PO Medali Mas, PO Menggala, PO Pelita Mas, PO Restu & PO Tentrem.
  2. Malang - Pandaan - Surabaya (Osowilangun): PO Jaya Utama Indo & PO Tentrem.
  3. Malang - Suramadu - Sumenep: Perum DAMRI (Cabang Malang) & PO Akas Green.
  4. Malang - Babat - Bojonegoro: PO Dali Prima & PO Widji Lestari.
  5. Malang - Madiun - Ponorogo: PO Akas Green & PO Restu.

Rute Tapal Kuda Jawa Timur[sunting | sunting sumber]

  1. Malang - Tanggul - Jember: PO Akas Asri, PO Akas Green, PO Akas NR, PO Anggun Krida, PO Borobudur, PO Estu Jaya, PO Hasbunallah, PO Jawa Indah Transindo, PO Kemenangan, PO Ladju, PO Mila Sejahtera, PO Restu, PO Restu Agung, PO Sabar Indah & PO Tentrem.
  2. Malang - Jember - Banyuwangi: PO Harapan Baru.
  3. Malang - Kencong - Ambulu: PO Borobudur & PO Restu Agung.
  4. Malang - Besuki - Bondowoso: PO Ladju & PO Kemenangan.

Rute Jawa Timur (Kelas Non Ekonomi)[sunting | sunting sumber]

  1. Malang - Pandaan - Surabaya (Purabaya): PO Dana Dhasih, PO Hafana, PO HAZ, PO Kalisari, PO Ladju, PO Laksana Anda, PO Medali Mas, PO Menggala, PO Pelita Mas, PO Restu & PO Tentrem.
  2. Malang - Suramadu - Sumenep: PO Pelita Mas.
  3. Malang - Kepanjen - Blitar: PO Bagong.
  4. Malang - Tanggul - Jember: PO Akas Green, PO Akas NR, PO Kemenangan, PO Ladju, PO Mila Sejahtera, PO Sabar Indah & PO Tjipto.

Rute Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP)[sunting | sunting sumber]

Angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) seluruhnya dilayani oleh armada bigbus. Sebagian besar trayek bus AKAP dilayani oleh armada bus dengan fasilitas kelas non ekonomi (terkecuali beberapa trayek seperti Semarang & Denpasar). Kelas non ekonomi disini merujuk pada beberapa tingkatan di atas kelas ekonomi seperti patas, bisnis, VIP, eksekutif, super eksekutif dan suite class. Berbeda dengan bus kelas ekonomi, metode pembayaran bus kelas non ekonomi hanya dilayani di loket/agen penjualan tiket resmi yang tersedia di dalam area terminal. Armada bus AKAP melayani trayek jarak jauh seperti Bali, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Banten dan Lintas Sumatera. Berikut merupakan trayek beserta perusahaan otobus (PO) operator angkutan antarkota antarprovinsi yang dilayani di Terminal Arjosari.

Rute Bali & Nusa Tenggara[sunting | sunting sumber]

  1. Malang - Denpasar (via Jember): PO Majoe Berlian (ekonomi) & PO M-Trans.
  2. Malang - Denpasar (via Situbondo): PO Bali Perdana, PO Gunung Harta, PO Jawa Indah Transindo, PO Lorena/Karina, PO Malang Indah, PO Medali Mas, PO Midas Nusantara, PO M-Trans, PO Pahala Kencana, PO Purnayasa Trans, PO Restu Mulya, PO Safari Dharma Raya (OBL), PO Santoso, PO Wisata Komodo & PO Zena.
  3. Malang - Singaraja (via Situbondo): PO Gunung Harta, PO Pahala Kencana & PO Restu Mulya.
  4. Malang - Mataram: PO Akas IV.
  5. Malang - Mataram - Bima: PO Dunia Mas, PO Tiara Mas & PO Titian Mas.

Rute Jawa Tengah/Yogyakarta[sunting | sunting sumber]

  1. Malang - Kudus - Semarang (via Surabaya): PO Nusantara, PO Restu (ekonomi) & PO Safari Dharma Raya.
  2. Malang - Salatiga - Semarang (via Mojosari): PO Handoyo & PO Safari Dharma Raya.
  3. Malang - Magelang - Temanggung: PO Handoyo & PO Safari Dharma Raya.
  4. Malang - Gombong - Purwokerto: PO Gunung Harta, PO Handoyo, PO Rosalia Indah, PO Safari Dharma Raya & PO Zena.
  5. Malang - Gombong - Cilacap: PO Handoyo, PO Rosalia Indah & PO Safari Dharma Raya.

Rute Jawa Barat, Jabodetabek, Banten & Sumatera[sunting | sunting sumber]

  1. Malang - Tegal - Cirebon: PO Coyo, PO Ezri, PO Lana Jaya, PO Medali Mas, PO Rosalia Indah, PO Sabar Subur & PO Tri Sumber Urip.
  2. Malang - Sumedang - Bandung: PO Gunung Harta, PO Kramat Djati, PO Medali Mas & PO Pahala Kencana.
  3. Malang - Jakarta - Bogor/Tangerang: PO Haryanto, PO Gunung Harta, PO Kramat Djati, PO Lorena/Karina, PO Medali Mas, PO Pahala Kencana, PO Putera Mulya, PO Safari Dharma Raya & PO Rosalia Indah.
  4. Malang - Serang - Merak: PO Lorena/Karina & PO Rosalia Indah.
  5. Malang - Palembang - Jambi: Perum DAMRI (Cabang Malang) & PO Kramat Djati.
  6. Malang - Jambi - Pekanbaru/Dumai: PO Handoyo & PO Lorena/Karina.
  7. Malang - Medan: PO Antar Lintas Sumatera (ALS).

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wijaya, Ike Heny (2000). "Redesain Terminal Arjosari di Kotamadya Malang: Orientasi Pergerakan di Dalam Terminal" (dalam bahasa Inggris). 
  2. ^ Jatmiko, Priyo (2015). "SKRIPSI ARSITEKTUR (AR.8122) JUDUL TERMINAL ARJOSARI DI KOTA MALANG TEMA ARSITEKTUR MODERN" (dalam bahasa Inggris). ITN MALANG. 
  3. ^ Afghoni, M. Mukhdif Al (2012-07-27). "Redesain terminal Arjosari Malang". Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. 
  4. ^ Ishaq, Hasan (2017-01-25). "Sejarah Kawasan Pecinan Di Kota Malang". Ngalam.co. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  5. ^ "Sejarah Kota Malang - Terminal". Sejarah Kota Malang. 2017-01-06. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  6. ^ Ishaq, Hasan (2017-09-06). "Cerita Tentang Kenangan Terminal Sawahan!". Vamos Arema (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-10. 
  7. ^ Akaibara (2018-09-14). "Cerita Terminal Sawahan yang Kini Menjadi SPBU". Ngalam.co. Diakses tanggal 2020-11-10. 
  8. ^ "Blusukan Sejarah Kota Malang Teliti Peruamahan Elit Jaman Dulu". Surya Travel. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  9. ^ Akaibara (2016-03-14). "Daftar Terminal Bus dan Angkutan di Malang Raya". Ngalam.co. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  10. ^ Alfan, Moch Nur. "Terminal-terminal di Kota Malang - Terminal Hamid Rusdi" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-09. 
  11. ^ Alfan, Moch Nur. "Terminal-terminal di Kota Malang - Terminal Landungsari" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-09. 
  12. ^ Alfan, Moch Nur. "Terminal-terminal di Kota Malang - Terminal Arjosari" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-09. 
  13. ^ "Terminal Arjosari Diambil Alih, Potensi APBD Pemkot Malang Hilang Rp 1,5 M". Republika Online. 2015-04-12. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  14. ^ "Januari 2016, Terminal Arjosari Diambil Alih Pemerintah Pusat". Surya. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  15. ^ "Terminal Arjosari Diambil Alih, Potensi APBD Pemkot Malang Hilang Rp 1,5 M". Republika Online. 2015-04-12. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  16. ^ "Inilah Pola Pengelolaan Terminal Arjosari Terbaru…". Surya Malang. Diakses tanggal 2020-11-09. 
  17. ^ "Jalur Angkutan Kota Malang". Dinas Perhubungan Kota Malang. Diakses tanggal 09 November 2020. 
  18. ^ "Rute, Tarif, dan Jadwal Bus di Terminal Arjosari – Penginapan.net 2019". Diakses tanggal 2020-04-15. 
  19. ^ Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang (2020). "Kabupaten Malang Satu Data Edisi 2020" (PDF). MalangKab. Diakses tanggal 25 Oktober 2020. 
  20. ^ "Trayek Angkudes Malang". Katalog Transportasi Indonesia | Bukan Pemesanan Tiket | Informasi Tarif Terbaru (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-15. 
  21. ^ Sifak, Almira (2017-01-26). "Inilah Jalur Angkutan Kota di Terminal Kota Batu". Ngalam.co. Diakses tanggal 2020-04-15.