Tumpang, Malang
Tumpang | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Malang | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Drs. Nandang Djumantara | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 80.252 jiwa | ||||
| Kode pos | 65156 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.07.16 | ||||
| Kode BPS | 3507240 | ||||
| Luas | 72,09 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 15 | ||||
| |||||
Tumpang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang terletak di timur. Tumpang berbatasan langsung dengan Kota Malang di sebelah barat. Walaupun berbatasan, jalur utama menuju Tumpang dari arah kota adalah melalui Kecamatan Pakis dan di tepi jalan itu terdapat Pasar Tumpang yang merupakan salah satu pusat ekonomi Malang timur.[1] Jalan tersebut terus berlanjut ke arah timur menuju Gunung Bromo via Kecamatan Poncokusumo yang menjadi akses utama Bromo dari arah Malang. Bagian timur Tumpang yang berada di kaki dan lereng Bromo terdapat wisata alam yang indah seperti Bromo Transit Park dan Benjor Pine Camping Ground yang berdekatan dengan banyak air terjun.[2][3]
Tumpang memiliki berbagai peninggalan sejarah penting seperti Candi Kidal dan Candi Jago. Bahkan Candi Jago sendiri lokasinya di pusat kecamatan. Keduanya merupakan peninggalan Kerajaan Singhasari dari abad ke-13.[4] Kekayaan sejarah dan kebudayaan di Tumpang dan sekitarnya menginspirasi masyarakat untuk membangun obyek wisata baru yang sekarang menjadi salah satu ikon pariwisata Malang. Wisata tersebut diantaranya Museum Panji yang mengangkat budaya Topeng Malangan dan Cerita Panji, serta Lembah Tumpang Resort yang dibangun dengan ornamen replika candi dan arca.[5][6]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Tumpang adalah kecamatan yang terletak di kawasan Malang timur. Wilayahnya memanjang dari lereng Gunung Bromo di timur hingga perbatasan Kota Malang di barat. Ujung barat Tumpang di sekitar bukit yang disebut Gunung Buring, terdapat kawasan yang disebut dengan "Baran" yang merupakan perkampungan Orang Madura. Kampung Baran dikenal dengan pola rumahnya yang terpencar-pencar dan dikelilingi perkebunan tebu. Desa paling barat dari Tumpang adalah Kambingan, Kidal, dan Ngingit.[7] Pusat kecamatan Tumpang berada di tengah kecamatan, dari arah utara terdapat jalur dari Kota Malang melalui Pakis. Kemudian di Perempatan Tulusayu jalan tersebut mengalami percabangan, jalur ke selatan ke arah Wajak dan berlanjut hingga ke Turen, sedangkan jalur ke timur ke arah Poncokusumo dan berakhir di Gunung Bromo. Ujung timur dari Tumpang berada di lereng Bromo yang terdiri dari Desa Duwet, Duwet Krajan, dan Benjor.
Batas wilayah Kecamatan Tumpang adalah sebagai berikut:[8]
| Utara | Kecamatan Jabung dan Kecamatan Pakis |
| Timur | Kecamatan Poncokusumo |
| Selatan | Kecamatan Poncokusumo |
| Barat | Kecamatan Pakis dan |
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Pada zaman kolonial Belanda, dahulu terdapat Kawedanan Tumpang yaitu daerah pembantu bupati Malang yang membawahi kecamatan-kecamatan di Malang timur. Kecamatan tersebut adalah Tumpang, Pakis, Jabung, dan Poncokusumo. Tumpang adalah satu dari 7 kawedanan yang ada di Malang pada zaman itu selain Kawedanan Malang, Pujon, Singosari, Kepanjen, Bululawang, Pagak, dan Turen.[9] Bekas kantor kawedanan sekarang masih ada di selatan Pasar Tumpang, tetapi kondisinya memprihatinkan karena terbengkalai.[10]
- Candi Kidal di zaman kolonial
- Candi Jago di zaman kolonial
- Arca dari Candi Jago
- Relief kepala Kala di Candi Kidal
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Tumpang terdiri dari 15 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh:[8]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Benjor | Benjor | [8] |
| 2 | Bokor | Bokor | [8] |
| 3 | Duwet | Genting, Kedampul, Petungsewu | [8] |
| 4 | Duwet Krajan | Krajan, Swaru, Tosari | [8] |
| 5 | Jeru | Jeru | [8] |
| 6 | Kambingan | Krajan, Panggungrejo, Panggungsari | [8] |
| 7 | Kidal | Krajan, Borokuto, Dompyong, Mortes, Panggung, Petung | [8] |
| 8 | Malangsuko | Malangsuko | [8] |
| 9 | Ngingit | Krajan, Alas Gede, Glendangan / Jeding | [8] |
| 10 | Pandanajeng | Bangilan, Bletok, Pandaan, Tamiajeng | [8] |
| 11 | Pulungdowo | Baran, Glagahdowo, Gumukmas, Jambu, Pulungan | [8] |
| 12 | Slamet | Glanggang, Karangjambe, Wiroto, Wringinanom | [8] |
| 13 | Tulusbesar | Krajan, Kemulan, Prapatan Tulusayu, Sumbersari (Baran Tulusayu) | [8] |
| 14 | Tumpang | Tumpang 1, Tumpang 2, Jago, Kebonsari, Ledoksari, Ronggowuni | [8] |
| 15 | Wringinsongo | Nongkosongo, Sumberingin | [8] |
Kampung Baran
[sunting | sunting sumber]Baran adalah sebutan untuk perkampungan Suku Madura Pendalungan yang mendirikan pemukiman baru di beberapa daerah di Pulau Jawa. Baran berasal dari kata "boro" yang berarti "mengembara" atau "merantau". Di Malang, Baran tersebar di beberapa wilayah misalnya di sekitar Gunung Buring di perbatasan Kecamatan Tumpang, Tajinan, dan Kota Malang. Baran dinamai berdasarkan desa tempat pemukiman ini berada. Misalnya di Tumpang terdapat Kampung Baran Kidal, Baran Ngingit, dan Baran Kambingan. Kampung Baran kemudian menjadi dusun tersediri, misalnya Baran Ngingit menjadi Dusun Alas Gede dan Glendangan. Kampung Baran memiliki pola terpencar-pencar dan berjauhan.[7]
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
Pariwisata
[sunting | sunting sumber]- Candi Kidal
- Candi Jago
- Lembah Tumpang Resort dan Candi Gito - wisata modern bernuansa kerajaan dengan replika candi dan arca, memiliki fasilitas seperti penginapan, kolam renang, restoran, dan lainnya.
- Bromo Transit Park
- Museum Panji
- Benjor Pine Camping Ground - dari sini terdapat jalur trekking menuju beberapa air terjun seperti Coban Cinde, Coban Srikandi, dan Coban Sanusi
- Pemandian Sumberingin
- Coban Jidor
- Air terjun Sumberpitu
- Kolam renang Shila Tirta
Lainnya
[sunting | sunting sumber]
- Pasar Tumpang dan Terminal Tumpang
- Pasar Jeru
- Masjid Besar Al-Hurriyyah
- RS Sumber Sentosa
- Puskesmas Tumpang
- Stadion Tumpang
Galeri
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Mahmudan (2025-09-03). "Pengembangan Pasar Kesenian Tumpang Disetujui Bappenas". RADAR MALANG.
- ↑ Hendra Nugroho (2024-08-31). "Benjor Pine Camping Ground Malang: Lokasi, HTM, dan Daya Tarik". IDN TIMES.
- ↑ Nuril Laili Azizah (2024-06-14). "Bromo Transit Park Tumpang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka". KOMPAS.
- ↑ A. Nugroho (2025-09-23). "Dari Candi Kidal hingga Candi Jago, Tiga Candi Bersejarah Malang yang Wajib Dikunjungi". RADAR MALANG.
- ↑ Hanum Oktavia (2022-10-10). "Keseruan Puluhan Content Creator Belajar Sejarah di Museum Panji". RRI.
- ↑ "Wisata Lembah Tumpang, Inovasi Replika Kerajaan di Era Modern". sdgs.ub.ac.id - Sustainable Development Goals Center Universitas Brawijaya. 2024-05-13.
- 1 2 Lisa Dwi Wulandari, Ayu Indeswari (2010). "PROSES PERUBAHAN RUANG SPASIAL DI PERMUKIMAN DUSUN BARAN KIDAL MALANG". Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal,. 2 (3). Universitas Merdeka Malang. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
- ↑ [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
- ↑ "Eks Kawedanan Tumpang Prihatin, Warga Minta Segera Dibangun". MOMENTUM. 2020-01-29.
