Lompat ke isi

Pakisaji, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pakisaji
Jalan nasional di depan Pasar Pakisaji
Jalan nasional di depan Pasar Pakisaji
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
Pemerintahan
  CamatEndah Sriyati, S.IP.
Populasi
  Total93.261 jiwa
Kode pos
65162
Kode Kemendagri35.07.19 Edit nilai pada Wikidata
Kode BPS3507220 Edit nilai pada Wikidata
Luas38,41 km²
Desa/kelurahan12
Peta
PetaKoordinat: 8°4′1″S 112°35′55″E / 8.06694°S 112.59861°E / -8.06694; 112.59861

Pakisaji adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Pakisaji memiliki lokasi yang strategis karena berada di antara Kota Malang di utara dan ibu kota kabupaten yaitu Kepanjen di selatan, serta dilintasi jalan nasional yang menghubungkan keduanya.[1] Kecamatan ini terdapat Pasar Pakisaji yang ramai di tepi jalan nasional serta Stasiun Pakisaji yang melayani kereta Commuter Line Dhoho dan Penataran.[2] Pakisaji juga banyak berdiri industri besar seperti Pabrik Gula (PG) Kebon Agung yang berdiri sejak tahun 1905 serta berbagai pabrik rokok.[3][4] Tempat wisata terkenal di Pakisaji antara lain Bonderland Waterpark, wisata kuliner dan kolam renang Happy Durian, dan Lembah Ken Arok di Gunung Katu.[5][6] Selain itu, juga ada Padepokan Asmorobangun di Dusun Kedungmonggo yang menjadi salah satu tempat yang aktif melestarikan kesenian Tari Topeng Malang.[7][8]

Peta administrasi dan lokasi Pakisaji

Pakisaji adalah kecamatan yang terletak di antara Kota Malang di utara dan Kepanjen sebagai ibu kota kabupaten di selatan. Kedua wilayah tersebut dihubungkan oleh dua jalur utama, ada jalan nasional di tengah serta jalan kabupaten di sebelah timur. Jalan kabupaten tersebut juga terdapat persimpangan di Kendalpayak ke timur menuju Bululawang. Pakisaji dengan Bululawang dipisahkan oleh Sungai Brantas. Sungai besar lain di Pakisaji yaitu Kali Metro. Kali Metro memisahkan Pakisaji bagian tengah dan timur yang berupa dataran rendah dan didominasi lahan pertanian, dengan Pakisaji bagian barat yang berupa perbukitan dan banyak ditanami tebu.[9] Desa yang ada di Pakisaji bagian barat terdiri dari Desa Permanu, Jatisari, dan Wadung. Di ujung barat Pakisaji terdapat bukit kecil bernama Gunung Katu yang menjadi obyek wisata bernama Lembah Ken Arok.[5] Pakisaji memiliki luas wilayah terkecil kedua setelah Sumberpucung yaitu sekitar 38,41 km².[9]

Batas wilayah Kecamatan Pakisaji adalah sebagai berikut:[9]

Utara Kota Malang dan Kecamatan Wagir
TimurKecamatan Bululawang, Kecamatan Tajinan, dan Sungai Brantas
SelatanKecamatan Kepanjen
BaratKecamatan Wagir dan Kecamatan Ngajum

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pakisaji terdiri dari 12 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[9]

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Genengan Genengan Krajan, Binangun, Bunder [9]
2 Glanggang Glanggang, Darungan, Karang Tengah, Margahayu [9]
3 Jatisari Jatisari, Pendem, Tambaksari [9]
4 Karangduren Karangduren, Golek, Pidek, Sentong, Sidomulyo (Entak-entak) [9]
5 Karangpandan Karangpandan, Bendo, Kedungmonggo [9]
6 Kebonagung Krajan, Karangsono, Sememek, Sonosari, Sono Tengah [9]
7 Kendalpayak Kendalpayak, Cerme, Segaran, Watudakon [9]
8 Pakisaji Pakisaji Lor, Pakisaji Kidul [9]
9 Permanu Krajan, Blau, Lowok, Tunggul [9]
10 Sutojayan Krajan, Sumberharjo [9]
11 Wadung Wadung, Kasikon, Putukrejo [9]
12 Wonokerso Wonokerso, Ngebyongan, Segenggeng [9]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Stasiun Pakisaji (2020)
Warga lokal di Gunung Katu
  • Pasar Pakisaji
  • Stasiun Pakisaji
  • Masjid Besar Al-Ihsan Pakisaji
  • BRMP Aneka Kacang - balai penelitian kacang-kacangan yang dikelola Kementerian Pertanian, dulu disebut Balitkabi kemudian berubah nama menjadi BSIP Aneka Kacang
  • Bonderland Waterpark
  • Happy Durian - wisata kuliner dan kolam renang
  • Lembah Ken Arok Gunung Katu[5]
  • Padepokan Asmorobangun - sanggar seni pelestari Topeng Malangan di Dusun Kedungmonggo
  • RS Ben Mari
  • Puskesmas Pakisaji
  • Pabrik Gula (PG) Kebonagung - pabrik gula yang sudah berdiri sejak tahun 1905 dan sekarang dikelola oleh PT Kebon Agung[3]
  • Pabrik rokok PT Penamas Nusantara
  • Pabrik rokok PT Cakra Guna Cipta
  • Pabrik rokok CV Megah Sejahtera
  • Pabrik rokok PT Atraco Multiguna

Kebudayaan

[sunting | sunting sumber]
Tari Topeng Malangan

Topeng Malangan Kedungmonggo

[sunting | sunting sumber]

Dusun Kedungmonggo di Desa Karangpandan adalah salah satu kampung yang menjaga salah kesenian khas Malang yaitu Topeng Malangan atau juga disebut Wayang Topeng Malang. Salah satu pegiat pelestarian kesenian tersebut adalah Padepokan Asmorobangun yang sudah berdiri sejak tahun 1900-an dengan tokohnya yang terkenal adalah Mbah Karimun. Topeng Malangan dipahat di kayu dengan warna dan corak yang beragam, totalnya ada 76 karakter tetapi hanya sekitar 6-7 karakter yang dikenal luas misalnya topeng Panji Asmoro Bangun. Pertunjukkan topeng malang berupa tarian yang diiringi musik tradisional. Topeng Malang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kementerian Kebudayaan pada tahun 2014.[7][8]

Tokoh terkenal

[sunting | sunting sumber]
  • Serka Badjuri - tokoh yang berjuang melawan Belanda pada masa Agresi Militer, gugur pada tahun 1948 dan sekarang diabadikan dalam sebuah tugu di persimpangan jalan nasional[10]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Muhammad Aminudin (2024-03-29). "Waspada! Jalan Bergelombang Malang-Kepanjen Rawan Kecelakaan". DETIK JATIM.
  2. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  3. 1 2 Ongis Mbois (2024-09-07). "Sejarah Pabrik Gula Kebonagung". NGALAM - wearemania.net.
  4. "Pabrik Rokok Serap Banyak Tenaga Kerja, Cabup Nomor Urut 1 HM Sanusi: Entaskan Kemisikinan di Kabupaten Malang". BHIRAWA ONLINE. 2024-11-02.
  5. 1 2 3 Ferry Agusta Satrio (2015-11-16). "Tempat Pendharmaan Ken Angrok di Bukit Katu?". MALANG TIMES.
  6. Anang Panca Kurniawan (2024-01-14). "Spot Wisata di Pakisaji Malang, Ada Waterpark hingga Kuliner Durian". MalangRaya.co.
  7. 1 2 Adhitya Hendra (2024-09-04). Faizal R Arief (ed.). "Sanggar Tari Asmorobangun: Melestarikan Warisan Tari Topeng Malangan Sejak 1900-an". TIMES INDONESIA.
  8. 1 2 Hari Istiawan (2016-12-31). "Mengenal Topeng Malangan Kedungmonggo". TERAKOTA.id.
  9. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
  10. Umar Al Faruq (2021-08-16). "Mengenal Serka Badjuri Tokoh Heroik Kemerdekaan Arek Malang". MEDCOM.id.