Ngantang, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ngantang
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
Pemerintahan
 • Camat?
Populasi
 • Total? jiwa
Kode Kemendagri35.07.27 Edit the value on Wikidata
Desa/kelurahan13
Waduk Selorejo dekat Ngantang

Ngantang adalah nama salah satu kecamatan di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Asal usul Nama Ngantang berasal dari sebuah Prasasti yang diberikan oleh Raja Jayabaya kepada penduduk desa yang telah setia kepada Kerajaan Panjalu (Kediri) selama perang melawan Kerajaan Jenggala. Prasasti ini mempunyai keistimewaan tersendiri. Karena dalam aksara tersebut, terdapat tulisan huruf kuadrat yang besar melintang di tengah CAP Kerajaan.

Tulisan itu berbunyi Panjalu Jayati yang mengartikan Panjalu Menang. Prasasti ini untuk memperingati pemberian anugerah dari Raja Jayabaya Kediri.

Prasasti tersebut bernama Prasasti Hantang.

Selanjutnya didalam prasasti tersebut terdapat rincian anugerah yang pernah diterima penduduk hantang dan telah di candikan di Gajapada dan Nagapuspa berupa macam macam hak istimewa.

Prasasti ini dikeluarkan juga sebagai bentuk pengesahan nama tempat tinggal untuk penduduk kecamatan hantang atau kini disebut Ngantang.

Kecamatan Ngantang mempunyai wilayah yang sangat strategis dengan suasana yang Asri. Di kelilingi Gunung Kelud Dan Kawi, membuat suasana di sekitar Kecamatan Ngantang menjadi dingin, sejuk dan menjadi lahan subur. Di Kecamatan Ngantang ada salah satu wisata bernama Waduk Selorejo yang di bangun oleh tentara koloni Jepang, Dulunya sebelum di bangun Waduk, tempat ini sebuah perkampungan.

Kini Waduk Selorejo dimanfaatkan sebagai tempat wisata dan juga tempat yang menyediakan berbagai fasilitas baik itu penginapan atau tempat olahraga. Ketika kompetisi PON di wilayah Jawa Timur, Waduk Selorejo dijadikan tuan rumah untuk lomba ski air.


Tempat wisata waduk selorejo sangat ramai, terutamjiaa memasuki hahari libur dan akhir pek. T tempat ini sangat cocok bagi para pemancing dan pencinta alam. Di tengah waduk terdapat sebuah villa dan kebun jambu yang cukup luas. Di bagian barat waduk, terbentang Bukit Selokurung yang membentang dari utara ke selatan.

Kecamatan Ngantang sendiri berbatasan langsung dengan Kecamatan Kasembon, Kandangan, Kecamatan Pujon, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto.

dan Kabupaten Blitar. Bagian yang berbatasan dengan Kecamatan Kasembon ditandai oleh Bukit Selokurung, lokasi makam Trunojoyo, seorang pahlawan perintis kemerdekaan Indonesia. Bagian yang berbatasan dengan Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, ditandai oleh Gunung Kawi.

Jalan utama di kecamatan ngantang dihubungkan oleh Desa Jombok, Waturejo, Kaumrejo,Sumberagung, dan Mulyorejo. Jalur utama Kediri-Malang/Jombang-Malang.

Penduduk setempat bergantung hidup pada hasil bumi atau bercocok tanam dan beternak hewan seperti sapi dan kambing. Bawang merah menjadi Produktivitas terbaik yang di unggulkan di salah satu Daerah di Indonesia saat ini. Hasil bumi lain yang di hasilkan juga termasuk banyak. Diantaranya Padi, Cabai, Tomat, Kubis, Kentang Dll.

Tradisi kesenian penduduk di Kecamatan Ngantang meliputi Seni Kuda Lumping, Tayub, Pencak Dor dan budaya daerah Jawa dari Jawa timur. Acara kesenian ini biasanya di adakan pada hari hari tertentu, seperti Selamatan Desa (Bersih Desa), tanggapan dari warga yang mempunyai hajat dan Hari Raya Kemerdekan Negara Republik Indonesia yang jatuh pada Tanggal 17 Agustus 1945.

Kecamatan Ngantang membawahi 13 Desa/Kelurahan diantaranya :

  1. Banjarejo
  2. Banturejo
  3. Jombok
  4. Kaumrejo
  5. Mulyorejo
  6. Ngantru
  7. Pagersari
  8. Pandansari
  9. Purworejo
  10. Sidodadi
  11. Sumberagung
  12. Tulungrejo
  13. Kaumrejo

Pranala luar[sunting | sunting sumber]