Tajinan, Malang
Tajinan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Malang | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Ir. Ahmad Wahyudi, M.M. | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 58.625 jiwa | ||||
| Kode pos | 65172 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.07.15 | ||||
| Kode BPS | 3507230 | ||||
| Luas | 40,11 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 12 | ||||
| |||||
Tajinan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Tajinan diapit oleh pusat-pusat ekonomi Malang seperti Kota Malang di utara, Bululawang di selatan, dan Tumpang di timur laut. Desa Tajinan yang terdapat Pasar Tajinan merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi dari kecamatan ini.[1] Tajinan memiliki beberapa obyek wisata populer seperti Sumber Jenon yang terkenal dengan airnya yang berwarna biru kehijauan.[2] Selain itu, juga ada Situs Patirtaan Ngawonggo dari zaman Mpu Sindok yang kemudian oleh warga diubah menjadi Tomboan Ngawonggo, yaitu tempat wisata dengan suasana sejuk dan menghadirkan budaya dan kuliner tradisional.[3][4] Kelurahan Arjowinangun dan Tlogowaru di Kota Malang dulunya merupakan desa di Tajinan yang kemudian menjadi bagian dari kota pada tahun 1987.[5]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Tajinan adalah kecamatan yang terletak di selatan Kota Malang. Desa paling barat dari Tajinan adalah Desa Tambakasri yang berbatasan dengan Sungai Brantas dan terdapat jembatan menuju Pakisaji. Sebagian besar wilayah Tajinan merupakan dataran rendah dengan lahan yang didominasi persawahan dan perkebunan tebu. Di timur laut Tajinan terdapat bukit kecil bernama Gunung Ronggo.
Batas wilayah Kecamatan Tajinan adalah sebagai berikut:[6]
| Utara | Kecamatan Tumpang dan |
| Timur | Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Wajak |
| Selatan | Kecamatan Bululawang dan Kecamatan Wajak |
| Barat | Kecamatan Pakisaji dan |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Tajinan terdiri dari 12 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / kampung. Desa dan dusun tersebut yakni sebagai berikut:[6]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Gunungronggo | Argomulyo 01, Argomulyo 02, Argomulyo 03, Argomulyo 04 (Lor Kali) | [6] |
| 2 | Gunungsari | Krajan, Baran | [6] |
| 3 | Jambearjo | Bendo, Meduran, Karangjambe, Karangrejo | [6] |
| 4 | Jatisari | Krajan, Mulyojati | [6] |
| 5 | Ngawonggo | Irodipo, Mertoyoso, Nanasan, Sidomakmur | [7] |
| 6 | Pandanmulyo | Dawuhan, Jambu, Kaligoro, Meduran | [6] |
| 7 | Purwosekar | Purboyo Ledok, Purboyo Meduran, Tubo Imansari, Tubo Sukosari | [6] |
| 8 | Randugading | Baran, Ngembulsari, Rambaan, Srigading | [6] |
| 9 | Sumbersuko | Sumbersuko, Baran, Gebyak, Legok, Legong, Sukodadi, Sukomulyo, Sumberwuni | [8] |
| 10 | Tajinan | Krajan, Karangnongko, Klagen | [6] |
| 11 | Tambakasri | Kalimeri, Tambakrejo, Tambaksari | [6] |
| 12 | Tangkilsari | Krajan, Kertowinangun | [6] |
Riwayat pemekaran
[sunting | sunting sumber]Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 1987, Desa Arjowinangun dan Tlogowaru menjadi bagian dari Kota Malang. Hal ini disebabkan adanya kebijakan perluasan kota di tahun 1987 yang mengambil desa-desa di Kabupaten Malang. Desa Arjowinangun dan Tlogowaru kemudian berubah menjadi kelurahan, sedangkan kecamatan di Kota Malang ditata ulang sehingga kedua kelurahan baru tersebut menjadi bagian dari Kecamatan Kedungkandang.[5]
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]- Pasar Tajinan
- Sumber Jenon
- Situs Patirtaan Ngawonggo dan Tomboan Ngawonggo
- D'Embung Park Pandanmulyo
- Warung Tangkilsari
- Puskesmas Tajinan
- Tugu Kuda Diponegoro di Gunungsari
- Jembatan Sukorejo di perbatasan Bululawang
- Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) V TNI-AD
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Ahmad Amru Muiz (2017-05-16). "Serap Anggaran Rp 1,1 Miliar, DPRD Kabupaten Malang Awasi Pembangunan Pasar Tajinan". SURYA MALANG.
- ↑ Mandalika Naurah (2024-05-22). "Info Lokasi dan Harga Tiket Sumber Jenon Malang, Surga Tersembunyi bagi Pecinta Alam". BERITA JATIM.
- ↑ Wulan Eka Handayani (2022-07-02). "Situs Petirtaan Ngawonggo, Peninggalan Mpu Sindok yang Dilestarikan Warga". MONGABAY.
- ↑ Wulan Eka Handayani (2022-07-03). "Wisata Ramah Lingkungan Tomboan Ngawonggo dan Konsep Kuliner Tradisional". MONGABAY.
- 1 2 "Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 1987 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Malang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Malang".
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
- ↑ Zahro Qorina Fawziah, Moh. Farid Khalifatur Rizki, Azka Firda Wiladiyah, Sinollah. "MELESTARIKAN BUDAYA JAWA DI DESA NGAWONGGO MELALUI KEGIATAN NGANGSU BUDAYA". Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2 (1). Universitas Islam Raden Rahmat Malang. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ↑ Muhammad Wahab Hasbullah (2025). "PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP TRADISI KAWIN MAYIT PERSPEKTIF 'URF (Studi di Masyarakat Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang)" (PDF). etheses UIN Malang (Skripsi). UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG.
