Lompat ke isi

Gondanglegi, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gondanglegi
Sumber Sira
Sumber Sira
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
Pemerintahan
  CamatDrs. Ahmad Muwassi Arif, M.Si.
Populasi
 (2024)
  Total89.703 jiwa
Kode pos
65174
Kode Kemendagri35.07.10 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3507140 Suntingan nilai di Wikidata
Luas79,74 km²
Desa/kelurahan14
Peta
PetaKoordinat: 8°10′34.01976″S 112°38′8.18754″E / 8.1761166000°S 112.6356076500°E / -8.1761166000; 112.6356076500

Gondanglegi adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Gondanglegi adalah kecamatan yang terletak di antara Kepanjen dan Turen, serta dilintasi jalan nasional Blitar-Lumajang. Pusat kecamatan ini memiliki Pasar Gondanglegi yang ramai, masjid besar, hingga rumah sakit. Gondanglegi juga berada di persimpangan jalur dari arah Kota Malang di utara menuju kawasan wisata Pantai Balekambang di selatan.[1] Gondanglegi memiliki wisata populer seperti Sumber Sira dan Kali Mbureng.[2] Selain itu, Gondanglegi juga dikenal dengan event rutinnya yaitu Pesona Gondanglegi berupa parade tahunan yang menampilkan kostum kreatif buatan warga sekitar.[3] Pada tahun 1999, 10 desa di selatan Gondanglegi dimekarkan menjadi kecamatan baru bernama Pagelaran sehingga sekarang tersisa 14 desa.[4]

Peta administrasi dan lokasi Gondanglegi

Gondanglegi kecamatan di kawasan Malang selatan yang berjarak sekitar 20 km dari Kota Malang. Geografi Gondanglegi berupa dataran rendah yang didominasi oleh areal persawahan dan perkebunan tebu. Perbatasan dengan Kepanjen di barat dipisahkan oleh Sungai Brantas. Sungai terkenal lain di Gondanglegi adalah Kali Mbureng yang menjadi spot pemancingan dan pasar ikan, serta rest area yang mudah diakses dari jalan nasional. Sungai kecil ini terhubung dengan kawasan wisata Sumber Sira di utara Gondanglegi serta Sumber Maron di Pagelaran di selatan, yang kemudian berhilir di Sungai Brantas.

Batas wilayah Kecamatan Gondanglegi adalah sebagai berikut:[5]

UtaraKecamatan Bululawang
TimurKecamatan Turen
SelatanKecamatan Pagelaran
BaratKecamatan Kepanjen

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Gondanglegi terdiri dari 14 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[5]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh Ref
1 Bulupitu Bulupitu [5]
2 Ganjaran Ganjaran [5]
3 Gondanglegi Kulon Krajan, Penjalinan [5]
4 Gondanglegi Wetan Krajan, Karangasem, Kendayaan, Wates [5]
5 Ketawang Ketawang [5]
6 Panggungrejo Krajan, Boro [5]
7 Putat Kidul Krajan, Pancir [5]
8 Putat Lor Krajan, Baran [5]
9 Putukrejo Putuk Utara, Putuk Selatan [5]
10 Sepanjang Krajan, Kasin, Sonokembang (Pidek) [5]
11 Sukorejo Dieng, Jengglong, Mbedali [6]
12 Sukosari Sukosari, Dawuhan / Mbureng [5]
13 Sumberjaya Alas Cilik, Bureng [5]
14 Urek-Urek Krajan, Baran [5]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Pasar Gondanglegi
  • Pasar Gondanglegi - pasar yang menjual berbagai komoditas, salah satunya adalah warung "kopi cetol" yaitu penjual seperti warung kopi pada umumnya namun disuguhkan oleh pramusaji berupa wanita muda dengan baju yang ketat[7]
  • Pasar hewan dan bekas Terminal Gondanglegi
  • Masjid Besar Gondanglegi
  • Masjid Ar-Rohman Putat Lor
  • Wisata Sumber Sira
  • Kali Mbureng - rest area, pemancingan, dan pasar ikan
  • Waduk Urek-urek
  • Stasiun Gondanglegi - stasiun nonaktif terbengkalai dari zaman kolonial, melayani rute Malang-Dampit yang sekarang juga tidak terpakai

Institusi pendidikan[8]

[sunting | sunting sumber]

Institusi kesehatan

[sunting | sunting sumber]
  • RS Islam Gondanglegi
  • Puskesmas Gondanglegi
  • Puskesmas Ketawang

Kebudayaan

[sunting | sunting sumber]

Pesona Gondanglegi

[sunting | sunting sumber]
Pesona Gondanglegi

Pesona Gondanglegi adalah parade atau karnaval seni budaya kontemporer yang diadakan setiap tahunnya di Kecamatan Gondanglegi. Event ini menampilkan kostum-kostum modern yang unik dengan berbagai tema. Pesertanya adalah kelompok dari Kecamatan Gondanglegi dan sekitarnya. Pesona Gondanglegi adalah salah satu ikon budaya modern di Kabupaten Malang yang dikunjungi ribuan pengunjung setiap tahunnya. Beberapa tahun belakangan, event ini juga diramaikan dengan adanya grup musik horeg yang menambah keseruan acara.[9] Tim Pesona Gondanglegi pernah diundang ke "Pagelaran Sabang Merauke - The Indonesia Broadway" di Jakarta tahun 2025 untuk menunjukkan kostum-kostum kerennya. Dalam event itu mereka juga berkolaborasi dengan tim dari Jember Fashion Carnaval serta penari-penari tradisional dan modern dari seluruh Indonesia.[10]

Galeri sejarah

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Tubagus Achmad (2025-03-30). "Bupati Sanusi: Lebaran, Akses Jalan Gondanglegi-Balekambang Bisa Dilalui". JATIM TIMES.
  2. Saiful Ridho (2025-06-06). "2 Wisata Kecamatan Gondanglegi Malang, Cocok Jadi Spot Mancing dan Santai, Healing Gak Perlu Keluar Duit Banyak". KELUMAJANG.com.
  3. Bayu Mulya Putra (2024-10-27). "Pesona Gondanglegi Sedot Animo 100 Ribu Warga". RADAR MALANG.
  4. "Peraturan Pemerintah (PP) No. 49 Tahun 1999 tentang Pembentukan 9 (Sembilan) Kecamatan Di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Malang, Lamongan, Bojonegoro, Ngawi, Blitar, Lumajang Dan Kediri Dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur".
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
  6. Savira Widya Puspitasari, Zulkarnain Zulkarnain (2023). "Pemberdayaan Ibu-ibu PKK Berbasis Potensi Lokal Tanaman Serai Melalui Inovasi Produk". Pendidikan Non Formal Membangun dan Memberdayakan Masyarakat. Malang: GAES - PACE.
  7. Muhammad Aminudin (2025-01-07). "Asal Muasal Warung 'Kopi Cetol' Pasar Gondanglegi Malang". DETIK.
  8. "PDDIKTI : Pangkalan Data Pendidikan Tinggi". Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Diakses tanggal 2025-10-01.
  9. Khoirul Amin (2023-11-11). "Pesona Gondanglegi, Ajang Atraksi Kreatif Warga Kabupaten Malang". TIMES MALANG.
  10. Vessy Frizona (2025-07-29). "Pagelaran Sabang Merauke 2025 Siap Tampilkan Kostum Spektakuler Kolaborasi Jember Fashion Carnival dan Pesona Gondanglegi". VOI.