Terminal Lebak Bulus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Terminal Bus Lebak Bulus adalah terminal bus di kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Terminal ini merupakan terminal bertipe B.

Terminal Bus Lebak Bulus terbagi dua untuk melayani penumpang dengan tujuan dalam kota dan luar kota. Terminal ini menjadi terminal tujuan awal atau akhir dan juga terminal yang yang dilewati untuk beberapa rute dan pada 6 Januari 2014, rute rute AKAP berhenti beroperasi.

Terminal ini bersebelahan dengan Stadion Lebak Bulus.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Berawal dari wacana pemindahan terminal bus dan angkutan kota pada tahun 1983 menurut SK Menteri Perhubungan nomor: 281/SK/IX/1983 dan SK Gubernur KDKI Jakarta nomor: 91/SK/VII/1983 saat memindahkan dari kawasan Blok M, ada 6 pilihan pemindahan terminal bus, yakni di: Lebak Bulus (Jakarta Selatan), Ciputat, Ciledug (Kabupaten Tangerang), Sawangan, Parung dan Pasarean Cibungbulang (Kabupaten Bogor). Namun daerah Sawangan di wilayah Kabupaten Bogor meski jauh dari Blok M dan dikhawatirkan akan masuk ke wilayah Kota Depok.

Namun berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan RI nomor: 7/1983 tentang pemindahan Terminal bus dari kawasan Blok M (wilayah Kecamatan Kebayoran Baru) ke kawasan Lebak Bulus (wilayah Kecamatan Cilandak) wilayah Kotamadya Jakarta Selatan yang terpilih adalah kawasan Lebak Bulus. Terminal bus di kawasan Lebak Bulus ini memiliki:

  • Luas  : 19.850 m2
  • Batas-batas  :
    • Utara  : Jalan raya Lebak Bulus-Ciputat wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Tangerang
    • Selatan  : wilayah RW 03, 04, 05 dan 07 wilayah Kampung Lebak Bulus, RW 02 wilayah Kampung Rambutan dan RW 04 wilayah Kampung Jandilan
    • Barat  : wilayah RW 01, 02, 06 dan 08 wilayah Kampung Lebak Bulus, RW 01 dan 02 wilayah Kampung Lengkeng dan RW 02, 04, 05, 06 dan 08 wilayah Kampung Nanas
    • Timur  : Stadion Lebak Bulus, wilayah RW 01 dan 02 wilayah Kampung Gajah Baru dan wilayah RW 10, 11, 12, 13 dan 14 wilayah Kampung Lebak Bulus

kawasan Lebak Bulus akhirnya terpilih dan mencalonkan diri. Peletakan batu pertama pembangunan Terminal bus di kawasan Lebak Bulus diresmikan pada tanggal 25 Oktober 1984, oleh Gubernur KDKI Jakarta yang saat itu.

Terminal Bus di Kelurahan Lebak Bulus dibangun pada tahun 1984 di lahan eks pemukiman kumuh Kampung Lebak Bulus (yakni RW 01, 02, 03, 05 dan 06), yakni pusat pemerintahan dipindahkan ke Kampung Kedung Mulya yang dibongkar pada tanggal 5 September 1984 seluas 52,9 ha (52.900 m2) dan diresmikan pada awal tahun 1990-an oleh Gubernur KDKI Jakarta yang saat itu, Wiyogo Atmodarminto. Setelah Terminal bus Ciputat dibangun pada tahun 1984 dan diresmikan tahun 1989 oleh Bupati KDH Tk. II Tangerang dan Gubernur KDH Tk. I Jawa Barat yang saat itu dan Terminal bus Ciledug dibangun tahun 1981 dan diresmikan tahun 1987 oleh Walikota administratif Tangerang dan Gubernur KDH Tk. I Jawa Barat yang saat itu. Berikut adalah 10 terminal bus di Jabodetabek yang diresmikan tahun 1991, yakni:

Keunikan terminal bus Lebak Bulus[sunting | sunting sumber]

Keunikan terminal bus di kawasan Lebak Bulus sangat banyak tikus, rawan pencopet, pedagang asongan, pengamen, pengemis, jorok/kotor, rawan penyakit dan kumuh, yakni:

  • Adanya rumah-rumah kumuh di terminal bus dapat mengakibatkan jalanan menjadi macet
  • Adanya kantin-kantin liar dan kumuh di terminal bus
  • Menjadi rawan pencopet, pedagang asongan, pengamen, bahkan pengemis
  • Menjadi rawan penyakit, seperti penyakit diare
  • Menjadi rawan ditemukan tikus

Terminal Dalam Kota[sunting | sunting sumber]

Terminal dalam kota Lebak Bulus merupakan bagian terminal yang khusus untuk melayani penumpang dengan tujuan dalam kota Jakarta. Ada beberapa rute bus yang masuk terminal dan berhenti untuk menaikan atau menurunkan penumpang di dalam terminal dan ada juga yang hanya melewati terminal ini dan tidak berhenti.

Terminal Bus Lebak Bulus melayani berbagai jalur-jalur strategis, seperti Lebak Bulus - Blok M, Lebak Bulus - Senen, dan Lebak Bulus - Kota. Terminal ini juga dilewati bus- bus yang bertujuan ke Kota Tangerang Selatan.

Dalam Terminal[sunting | sunting sumber]

Bus Besar[sunting | sunting sumber]

  • DAMRI jurusan Lebak Bulus - Bandara Soekarno-Hatta (via Pondok Indah - Arteri - Slipi - Tol Sediyatmo)
  • Mayasari Bakti AC132 jurusan Lebak Bulus - Bekasi (via Citos - Cilandak - Tol Cikunir - Tol Bekasi Timur)
  • PPD AC16 jurusan Lebak Bulus - Rawamangun (via Pondok Indah - Arteri - Sudirman - Diponegoro - Pramuka - Pemuda)
  • Transjakarta APTB 04 jurusan Kota - Ciputat (via Harmoni - Thamrin - Sudirman - Blok M - Radio Dalam - Pondok Indah - Lebak Bulus)
  • TransJabodetabek 19 jurusan Blok M - Ciputat (via Barito - Radio Dalam - Pondok Indah - Lebak Bulus)
  • Transjakarta Koridor 8

Bus Sedang[sunting | sunting sumber]

Bus Kecil[sunting | sunting sumber]

  • BUND C14 jurusan Lebak Bulus - Ciledug (via Gintung - Rempoa - Veteran - Bintaro Kodam - Ulujami - Univ. Budi Luhur - Kreo)
  • BUND D15 jurusan Lebak Bulus - Pamulang (via Pasar Jumat - Cireundeu - Pondok Cabe - Dr Setiabudi Raya
  • KAB D106 jurusan Lebak Bulus - Parung (via Pasar Jumat - Cirendeu - Pondok Cabe - Cinangka Raya - Sawangan)
  • KWK S08 jurusan Lebak Bulus - Bintaro (via Pondok Pinang - Ciputat Raya - Rempoa - Sandratex)
  • KWK S11 jurusan Lebak Bulus - Pasar Minggu (via Fatmawati - Cipete Dalam - Pejaten Villege - Jatipadang)
  • KWK S12 jurusan Lebak Bulus - Ragunan Belakang (via Karang Tengah Raya - Fatmawati - Dapur Susu - Jl. Bango)
  • KWK S14 jurusan Lebak Bulus - Petukangan (via Pondok Pinang - Deplu - Veteran - Bintaro Kodam - Haji Saidi - Univ.Budi Luhur)

Transjakarta[sunting | sunting sumber]

Terminal ini termasuk Koridor 8 Transjakarta yang menghubungkan Lebak Bulus - Kebun Jeruk - Grogol - Harmoni. Koridor dengan panjang ± 29 km ini mulai beroperasi pada tanggal 21 Februari 2009.

Stasiun station   Transjakarta   Stasiun station
Terminus Koridor 8

Luar Terminal[sunting | sunting sumber]

Bus Besar[sunting | sunting sumber]

  • Bianglala AC57 jurusan Gajah Mada - Ciputat (via Thamrin - Sudirman - Blok M - Fatmawati - Lebak Bulus)
  • Bianglala AC76 jurusan Senen - Ciputat (via Salemba - Diponogoro - Sudirman - Blok M - Fatmawati - Lebak Bulus)
  • Mayasari Bakti AC135 jurusan Tanjung Priok - Ciputat (via Sunter - Rawamangun - Tol Jorr - Cilandak - Lb. Bulus)

Bus Sedang[sunting | sunting sumber]

  • Koantas Bima T510 jurusan Kampung Rambutan - Ciputat (via Jalan Baru - Pasar Rebo - Tol Lingkar Luar - Lebak Bulus - Ciputat Raya)
  • KWK S03 jurusan Pondok Labu - Kebayoran Lama (via Fatmawati Raya - TB Simatupang - Lb. Bulus - Pondok Pinang - Tanah Kusir)
  • BUND D02 jurusan Pondok Labu - Ciputat (via Fatmawati Raya - TB Simatupang - Lebak Bulus - IR Juanda)
  • BUND D01 jurusan Kebayoran Lama - Ciputat (via Arteri - GanCit - Pondok Pinang - Lebak Bulus - IR Juanda)
  • Koantas Bima P102 jurusan Tanah Abang - Ciputat (via Slipi - TVRI - SenCy - Gandaria - Rd. Dalam - Pd. Indah - Lb. Bulus)
  • Kowanbisata T512 jurusan Pulogadung - Ciputat (via Cpk. Mas - Tol Dalam Kota - Komdak - Patal Senayan - Arteri Pd.Indah - Lb. Bulus)

Rencana Masa Depan[sunting | sunting sumber]

Terminal ini akan terhubung dengan Stasiun Lebak Lubus di MRT Jakarta rute Kota - Lebak Bulus.

Agar tak kumuh, macet dan akibat dari pembangunan MRT Jakarta, para pemerintah diusulkan menyiapkan 16 daerah pilihan pemindahan terminal bus, masing-masing 1 (satu) lokasi di Kabupaten Karawang, 1 (satu) lokasi di Kota Bekasi, 3 (tiga) lokasi di Kabupaten Bekasi, 5 (lima) lokasi di Kabupaten Bogor, 2 (dua) lokasi di Kota Depok, 1 (satu) lokasi di Kota Tangerang Selatan, 2 (dua) lokasi di Kabupaten Lebak dan 1 (satu) lokasi di Kota Bogor, yakni Karawang (Kabupaten Karawang), Jatiasih (Kota Bekasi), Babelan, Tambun, Sukatani (Kabupaten Bekasi), Jonggol, Parung, Pasarean Pamijahan, Bojonggede, Leuwiliang (Kabupaten Bogor), Sawangan, Bojongsari (Kota Depok), Pondok Cabe (Kota Tangerang Selatan), Rangkas Bitung, Maja (Kabupaten Lebak) dan Semplak Bogor Barat (Kota Bogor).