Panggungrejo, Pasuruan
Panggungrejo | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kota | Pasuruan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Hermanto, SE., MM. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 66.995 jiwa | ||||
| Kode pos | 67141 - 67149 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.75.04 | ||||
| Kode BPS | 3575031 | ||||
| Luas | 7 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 13 | ||||
| |||||
Panggungrejo adalah satu dari empat kecamatan yang ada di Kota Pasuruan. Panggungrejo merupakan kecamatan termuda di Kota Pasuruan yang baru terbentuk pada tahun 2012. Pada awalnya kecamatan ini diberi nama Kandangsapi, tetapi kemudian diganti menjadi nama sekarang.[1][2] Panggungrejo terletak di pusat kota sehingga banyak bangunan penting di Pasuruan yang berada di kecamatan ini seperti alun-alun, masjid agung (di depannya terdapat Wisata Payung Madinah), Stadion Untung Suropati, hingga Stasiun Pasuruan. Namun di antara berbagai lokasi tersebut, terdapat tempat yang paling ikonik yaitu Pelabuhan Pasuruan. Dahulu, Pasuruan dikenal sebagai salah satu kota pelabuhan terbesar di Pulau Jawa. Pelabuhan yang sekarang memang tidak sebesar yang dulu, tetapi masih ramai dimanfaatkan oleh nelayan.
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Panggungrejo adalah kecamatan yang terletak di tengah Kota Pasuruan. Sama seperti kecamatan lainnya di Kota Pasuruan, geografinya berupa dataran rendah. Sebagian besar lahan di kecamatan ini berupa kawasan perkotaan yang padat penduduk. Namun, juga terdapat areal tambak di sekitar Kelurahan Panggungrejo. Kecamatan Panggungrejo dilintasi sungai terpenting di Kota Pasuruan yaitu Sungai Gembong yang melintas di tengah kecamatan dan berakhir di Pelabuhan Pasuruan.
Batas wilayah Kecamatan Panggungrejo adalah sebagai berikut:[3]
| Utara | Selat Madura |
| Timur | Kecamatan Bugul Kidul |
| Selatan | Kecamatan Purworejo |
| Barat | Kecamatan Gadingrejo |
Sejarah
[sunting | sunting sumber]
Panggungrejo adalah kecamatan termuda di Kota Pasuruan, tetapi letaknya berada di kawasan tertua dan terpenting dalam sejarah Pasuruan. Cikal bakal Kota dan Kabupaten Pasuruan dimulai di Pelabuhan Pasuruan yang merupakan salah satu pelabuhan penting di Pulau Jawa pada zaman dahulu. Pasuruan resmi dikuasai Belanda pada tahun 1743 dan perkembangan kota ini menjadi makin pesat. Beberapa infrastruktur mulai dibangun, salah satunya adalah Stasiun Pasuruan yang dibangun sekitar tahun 1870-an. Bangunan penting lainnya adalah pabrik mesin dan baja NV De Bromo (sekarang menjadi PT Bromo Steel Indonesia / BOSTO) yang dibangun di samping pelabuhan serta Het Proefstation Oost Java atau stasiun pengujian gula yang sekarang menjadi gedung P3GI.[4][5]
Pada awalnya, Kota Pasuruan hanya memiliki 1 kecamatan yaitu Kecamatan Kota Pasuruan yang kemudian dipecah menjadi tiga pada tahun 1982. Ketiga kecamatan tersebut yaitu Gadingrejo, Purworejo, dan Bugul Kidul. Kecamatan di Kota Pasuruan bertambah menjadi 4 dengan diresmikannya Kecamatan Kandangsapi berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2012. Nama Kandangsapi adalah salah satu kelurahan di kecamatan ini, tetapi dirasa kurang cocok oleh beberapa kalangan masyarakat. Sehingga, tidak lama kemudian nama Kecamatan Kandangsapi diubah menjadi Kecamatan Panggungrejo berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2012.[1][2]
Kecamatan Panggungrejo dibentuk dari tiga kecamatan lain di Kota Pasuruan, dengan rincian sebagai berikut:[1]
- Dari Kecamatan Gadingrejo : Kelurahan Karanganyar, Tambaan, Trajeng
- Dari Kecamatan Purworejo : Kelurahan Bangilan, Kebonsari, Mayangan, Ngemplakrejo
- Dari Kecamatan Bugul Kidul : Kelurahan Petamanan, Pekuncen, Bugul Lor, Kandang Sapi, Panggungrejo, Mandaranrejo
Galeri
[sunting | sunting sumber]- Produksi rel kereta di Pabrik De Bromo
- Sebuah mesin di Pabrik De Bromo
- Stasiun Pasuruan (1947)
- Perahu di Pelabuhan Pasuruan
Daftar kelurahan / desa
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Panggungrejo terdiri dari 13 kelurahan, sehingga membuatnya menjadi kecamatan dengan jumlah kelurahan paling banyak di Kota Pasuruan. Kelurahan tersebut yakni sebagai berikut:[3]
| No. | Nama Desa / Kelurahan | Jumlah RW | Jumlah RT | Jumlah penduduk (2024) | Nama Lingkungan / Dusun / Dukuh[6] |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bangilan | 4 | 14 | 1.811 | Kapuran, Kristalan, Patok |
| 2 | Bugul Lor | 8 | 49 | 8.484 | Bugul, Gedunggambir, Kampung Baru, Padean, Tegalarum |
| 3 | Kandangsapi | 2 | 14 | 1.581 | Tegal Jagung, Panggung |
| 4 | Karanganyar | 7 | 41 | 9.752 | Balokan, Busukan, Sangar |
| 5 | Kebonsari | 12 | 44 | 7.814 | Kepatihan, Peledoan, Pengadangan |
| 6 | Mandaranrejo | 5 | 23 | 5.133 | Bandaran, Kampung Sawo, Karang Kletak, Klantangan, Tegalsari |
| 7 | Mayangan | 5 | 16 | 2.386 | Kampung Baru, Kampung Turi, Kapuran, Mayangan |
| 8 | Ngemplakrejo | 9 | 37 | 7.997 | Tambaksari, Tegal Pongo |
| 9 | Panggungrejo | 5 | 15 | 3.505 | Kalimati, Panggung |
| 10 | Pekuncen | 4 | 15 | 2.343 | Pekuncen, Kedunglo, Rekesan |
| 11 | Petamanan | 7 | 25 | 3.800 | Petamanan |
| 12 | Tambaan | 5 | 24 | 4.276 | Tambaan |
| 13 | Trajeng | 11 | 31 | 8.113 | Baloan, Kandang Babi, Pesanen, Sawaan, Sukodono |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Alun-alun Pasuruan
- Masjid Agung Al-Anwar
- Wisata Payung Madinah
- Pelabuhan Pasuruan
- Stasiun Pasuruan
- Stadion Untung Suropati
- Pasar Besar Kota Pasuruan
- Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI)
- Pendopo Kabupaten Pasuruan
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 "PERATURAN DAERAH KOTA PASURUAN NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG PEMBENTUKAN KECAMATAN KANDANG SAPI".
- 1 2 Arie Yoenianto (2012-07-29). "Kecamatan Kandangsapi diusulkan ganti nama". SINDONEWS.
- 1 2 Kecamatan Panggungrejo Dalam Angka 2025. BPS Kota Pasuruan. 2025-09-26.
- ↑ Muhammad Chawari (2002). "PERKOTAAN PASURUAN DI ERA KOLONIAL BELANDA PADA SEKITAR ABAD XVIII S.D. XIX". Berkala Arkeologi. 22 (1). BRIN.
- ↑ Achmad Budiman (2024-04-16). "Sejarah Pabrik De Bromo, Diperluas Dari Benteng Kuno Pasuruan". ANJANI.id.
- ↑ "Daftar Nama Kelurahan dan Dusun/Lingkungan di Kecamatan Panggungrejo 2016". BPS Kota Pasuruan. 2016.
