Keresidenan Madiun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Keresidenan Madiun (bahasa Belanda: Residentie Madioen) adalah eks-keresidenan di Jawa yang berdiri pada tahun 1830 hingga 1942. Wilayah eks-Keresidenan Madiun mencakup Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Ponorogo.

Dalam administrasi kendaraan bermotor, wilayah eks-Keresidenan Madiun diberi kode Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dengan huruf AE.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Keresidenan Madiun berdiri pada tahun 1830 setelah Madiun ditaklukkan oleh Belanda pada masa Perang Jawa (1825-1830). Wilayah Keresidenan Madiun pada awalnya hanya mencakup Madiun, Magetan, Ngawi, dan Ponorogo. Wilayah Pacitan kemudian digabungkan ke dalam wilayah Keresidenan Madiun pada tahun 1867.[1] Pada tahun 1928, keresidenan ini dimasukkan ke dalam Provinsi Jawa Timur (bahasa Belanda: Oost Java).[2]

Jumlah penduduk[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah jumlah penduduk Keresidenan Madiun mulai tahun 1867 hingga 1930.[3]

Tahun Eropa Tionghoa Pribumi Jumlah
1867 376 2.311 664.366 667.264
1877 564 3.158 970.455 974.190
1888 878 3.833 1.059.374 1.064.140
1895 1.193 4.311 1.105.909 1.111.490
1905 1.830 4.769 1.349.472 1.349.472
1930 3,3 ribu 9 ribu ? 1,9 juta

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Mahamid, Muhammad Nginwanun Likulil,. 2022. Karesidenan Madiun 1896-1942 : Kiprah Penguasa Belanda dalam Modernisasi Administrasi hingga Perubahan Sosial-Politik. KBM Indonesia
  2. ^ Staatsblad van Nederlandsch-Indië 1928 No. 236 Bestuurshervorming. Rechtswezen. Landgerechten. Midden Java, Oost Java, Soerakarta, Jogjakarta. (dalam bahasa Belanda)
  3. ^ Regeeringsalmanak voor Nederlandsch-Indië 1870-1930 (dalam bahasa Belanda). Landsdrukkerij-Batavia. 1870–1930.