Stasiun Bandung Hall

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Stasiun Hall)
Lompat ke: navigasi, cari
Stasiun Bandung
Bandung Station North.jpg
Stasiun Bandung pintu utara
Letak
Provinsi Jawa Barat
Kota Bandung
Kecamatan Andir
Kelurahan Kebonjeruk
Alamat Jalan Kebon Kawung No. 43 (pintu utara)
Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu selatan)
Kode pos 40181
Koordinat geografis 6°54′51″LS 107°36′08″BT / 6,9142638°LS 107,6023507°BT / -6.9142638; 107.6023507Koordinat: 6°54′51″LS 107°36′08″BT / 6,9142638°LS 107,6023507°BT / -6.9142638; 107.6023507
Sejarah
Dibuka 1884; 131 tahun lalu (1884)
Informasi lain
Operator Daerah Operasi II Bandung
Kelas stasiun Besar
Singkatan stasiun BD
Ketinggian +709 m
Layanan Kereta Api Jarak Jauh, kecuali KA Serayu dan KA angkutan barang
Fasilitas
Tata letak stasiun
Pintu masuk selatan Stasiun Bandung (2013)

Stasiun Bandung (BD) atau Stasiun Hall adalah stasiun kereta api kelas besar yang terletak di Kebonjeruk, Andir, Kota Bandung, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Pasirkaliki dan Kebonjeruk. Stasiun yang terletak pada ketinggian +709 meter ini merupakan stasiun terbesar yang berada dalam pengelolaan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini sebelumnya hanya memiliki satu buah bangunan stasiun. Setelah ada renovasi oleh Pemerintah Kota Bandung, maka stasiun ini sekarang terbagi menjadi dua bagian walaupun tetap bersatu. Stasiun ini berlokasi di Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu selatan) dan Jalan Kebon Kawung No. 43 (pintu utara), Kota Bandung.[1]

Stasiun ini sendiri juga terkenal sebagai terminal angkutan kota. Disebabkan oleh banyaknya angkot yang menuju stasiun ini maka secara otomatis ia menjadi terkenal di Kota Bandung dengan predikat "terminal angkot". Stasiun ini adalah stasiun kereta api terbesar di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Stasiun ini memiliki enam jalur utama. Semua jalur digunakan untuk pemberhentian kereta api serta sebagai titik langsiran kereta api sebelum keberangkatan. Karena stasiun ini merupakan pemberhentian, hampir semua kereta api yang beroperasi di lintas Padalarang-Kroya berhenti di stasiun ini, kecuali KA Serayu yang menaikturunkan penumpang di Stasiun Kiaracondong dan KA angkutan barang. Stasiun Bandung dilengkapi dengan dipo lokomotif dan dipo kereta yang cukup besar.

Sejak tahun 2014 KA Lokal Bandung Raya dan KA Lokal Cibatu tidak dilayani di pintu utara Stasiun Bandung, melainkan hanya dilayani di pintu selatan. Hal ini guna untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang dan calon penumpang di stasiun ini.

Stasiun ini adalah stasiun kereta api di Indonesia yang pertama kali menerapkan sistem check in dan boarding pass yang berlaku hampir seperti di bandara.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun Hall Bandung (1930)

Dalam buku Wajah Bandoeng Tempo Dulu (1984) karangan Haryoto Kunto, ide awal pembangunan Stasiun Bandung berkaitan dengan pembukaan perkebunan di Bandung sekitar tahun 1870. Stasiun ini diresmikan pada 17 Mei 1884, ketika masa pemerintahan Bupati Koesoemadilaga dan pada waktu yang sama juga dibuka jalur kereta Batavia-Bandung melalui Bogor dan Cianjur. Pada masa itu, para tuan tanah perkebunan (Preangerplanters) menggunakan jalur kereta api untuk mengirimkan hasil perkebunannya ke Batavia dengan lebih cepat. Untuk menampung dan menyimpan hasil perkebunan yang akan diangkut dengan kereta, dibangunlah gudang-gudang penimbunan barang di beberapa lokasi dekat Stasiun Bandung, yaitu Jalan Cibangkong, Jalan Cikudapateuh, daerah Kosambi, Kiaracondong, Braga, Pasirkaliki, Ciroyom, dan Andir. Sesaat setelah peresmian jalur Bandung-Surabaya (1 November 1894), para pemilik pabrik dan perkebunan gula dari Jawa Tengah dan Jawa Timur (Suikerplanters) menyewa gerbong kereta menuju Bandung untuk mengikuti Kongres Pengusaha Perkebunan Gula yang pertama. Kongres tersebut merupakan hasil pertemuan Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula (Bestuur van de Vereniging van Suikerplanters) di Surabaya tahun 1896.[2]

Pada tahun 1909, arsitek FJA Cousin memperluas bangunan lama Stasiun Bandung, salah satunya ditandai dengan hiasan kaca patri pada peron bagian selatan yang bergaya Art Deco. Tahun 1918, stasiun ini menghubungkan Bandung-Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari-Citali, kemudian setahun kemudian dibangun lintas Bandung-Citeureup-Majalaya dan pada jalur yang sama dibangun jalur Citeureup-Banjaran-Pengalengan (1921). Untuk jalur ke perkebunan teh, pada tahun 1918, dibangun jalur Bandung ke Kopo dan kemudian ke Ciwidey (Maret 1921).[2]

Pada saat peresmian Stasiun Bandung, surat kabar Belanda saat itu, Javabode, menuliskan bahwa masyarakat sekitar merayakannya selama 2 hari berturut-turut. Dulunya, kereta api merupakan sarana transportasi hasil produksi perkebunan Bandung, seperti kina, teh, kopi, dan karet, sehingga pertumbuhan ekonomi di kota tersebut berkembang pesat. Hal ini menyebabkan stasiun ini mendapat penghargaan dari pemerintah kota berupa monumen yang berada tepat di depan stasiun, yaitu di peron selatan (Jalan Stasiun Selatan). Saat itu, tugu tersebut diterangi oleh 1.000 lentera rancangan Ir. EH De Roo. Monumen tersebut telah digantikan oleh monumen replika lokomotif uap seri TC 1008. Pada tahun 1990, dibangun peron utara yang akhirnya dijadikan bagian depan stasiun di Jalan Kebon Kawung.[2]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Jarak Jauh[sunting | sunting sumber]

Ke Surabaya[sunting | sunting sumber]

Eksekutif[sunting | sunting sumber]

Campuran[sunting | sunting sumber]

Bisnis AC[sunting | sunting sumber]

Ke Jakarta[sunting | sunting sumber]

Ke Malang[sunting | sunting sumber]

Ke Cirebon[sunting | sunting sumber]

Ke Surakarta[sunting | sunting sumber]

Lokal[sunting | sunting sumber]

Angkutan Tambahan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api jarak jauh di Stasiun Bandung per 23 November 2015 (revisi Gapeka 2015).

No. KA KA Asal Kereta Tujuan Kelas Tiba Berangkat
81 Lodaya Malam Solo Balapan (SLO) Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 04.18 -
73/76 Harina Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC 04.26 -
19L Argo Parahyangan - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 05.00
49 Turangga Surabaya Gubeng (SGU) Bandung Hall (BD) Eksekutif Satwa 05.21 -
21 Argo Parahyangan - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Bisnis AC - 06.30
80 Lodaya Pagi - Solo Balapan (SLO) - 07.20
31 Argo Parahyangan - Jakarta Gambir (GMR) - 07.35
99 Malabar Malang Kotabaru (ML) Bandung Hall (BD) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC 08.25 -
6 Argo Wilis - Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Argo - 08.30
20 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) 08.34 -
33 - Jakarta Gambir (GMR) - 08.35
91/94 Ciremai Ekspres Cirebon Kejaksan (CN) Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis AC 09.08 -
93/92 - Cirebon Kejaksan (CN) - 09.55
131 Mutiara Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Bandung Hall (BD) Bisnis AC 09.59 -
23 Argo Parahyangan - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 11.50
22 Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) 11.59 -
24 Eksekutif Argo & Bisnis AC 13.35 -
25 - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 14.30
32 Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Bisnis AC 14.57 -
132 Mutiara Selatan - Surabaya Gubeng (SGU) Bisnis AC - 15.45
34L Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 15.47 -
79 Lodaya Pagi Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Bisnis AC 16.00 -
27 Argo Parahyangan - Jakarta Gambir (GMR) - 16.15
100 Malabar - Malang Kotabaru (ML) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC - 16.50
26 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 18.28 -
82 Lodaya Malam - Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Bisnis - 18.55
5 Argo Wilis Surabaya Gubeng (SGU) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 19.06 -
95/98 Ciremai Ekspres Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 19.08 -
29 Argo Parahyangan - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 19.25
50 Turangga - Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Satwa - 19.30
97/96 Ciremai Ekspres - Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis - 19.45
75/74 Harina - Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC - 21.25
28 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 21.27 -
30 Eksekutif Argo & Bisnis 23.12 -
Jadwal KA Lokal[sunting | sunting sumber]
No. KA KA Asal Kereta Tujuan Kelas Datang Berangkat
386 Lokal Bandung Raya - Cicalengka (CCL) Ekonomi AC - 04.05
407 - Padalarang (PDL) - 04.30
392 - Cicalengka (CCL) - 04.35
377 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 05.50 05.55
408 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 05.56 06.03
387 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 06.12 06.25
397 07.09 07.14
378 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 07.28 07.34
423 Lokal Cibatu/Simandra Cibatu (CBT) Purwakarta (PWK) 07.52 08.15
388 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 08.01 08.08
409 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 08.18 08.27
398 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 09.01 09.10
410 10.11 10.18
379 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 10.12 10.14
389 10.37 10.39
399 11.32 11.40
380 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 11.41 11.48
411 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 12.32 12.35
390 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 12.36 12.43
400 13.16 13.25
381 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 13.59 14.02
412 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 14.06 14.13
391 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 15.04 15.06
424 Lokal Cibatu/Simandra Purwakarta (PWK) Cibatu (CBT) 15.14 15.55
382 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 15.31 15.33
401 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 15.51 15.55
413 16.42 16.45
392 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 16.58 17.15
402 17.36 17.43
414 18.16 18.23
383 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 18.34 18.36
403 20.32 20.40
393 20.04 20.06
384 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 20.06 20.13
415 Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) 21.05 21.07
394 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 21.40 21.48
404 22.06 22.10
416 Bandung Hall (BD) 22.42 -
395 Cicalengka (CCL) 23.42 -
405 23.57 -
Jadwal KA Tambahan[sunting | sunting sumber]
No. KA KA Asal Kereta Tujuan Kelas Datang Berangkat
10852 Argo Parahyangan Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 01.52 -
37F Argo Parahyangan Fakultatif - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Bisnis AC - 04.00
7015 Lodaya Malam Lebaran Solo Balapan (SLO) Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 06.55 -
10649 Lokal Bandung Raya Tambahan Cicalengka (CCL) Padalarang (PDL) Ekonomi AC 07.40 07.43
10653 09.11 09.26
10720 Padalarang (PDL) Bandung Hall (BD) 09.20 -
7016 Lodaya Pagi Lebaran - Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Bisnis - 09.50
36F Argo Parahyangan Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 09.52 -
38F Argo Parahyangan Fakultatif Eksekutif Argo & Bisnis 10.25 -
10800 Lokal Bandung Raya Tambahan Padalarang (PDL) Ekonomi AC 10.40 -
35F Argo Parahyangan Fakultatif - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 11.00
10727 Lokal Bandung Raya Tambahan - Padalarang (PDL) Ekonomi AC - 14.43
10798 Padalarang (PDL) Cicalengka (CCL) 16.34 16.36
10767 Argo Parahyangan Tambahan - Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 22.25

Daftar transportasi umum[sunting | sunting sumber]

Angkot Kota Bandung

  • 09 Dago
  • 10 Sadang Serang
  • 11A Ciumbeuleuit/Eyckman
  • 11B Ciumbeuleuit/Cihampelas
  • 12 Antapani-Ciroyom
  • 13 Gede Bage
  • 14 Sarijadi
  • 15 Gunung Batu

Angkot Kabupaten

  • Padalarang-Stasiun Hall
  • Lembang-Stasiun Hall

Galeri[sunting | sunting sumber]

Jalur kereta api Padalarang-Kasugihan
Stasiun sebelumnya:
Stasiun Ciroyom
Stasiun berikutnya:
Stasiun Cikudapateuh

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Situs Resmi PT. Kereta Api Indonesia
  2. ^ a b c Gregorius Magnus Finesso (15 September 2010). "Bangkitnya Tatar Sunda". Kompas. p. 3. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]