Stasiun Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Stasiun Hall)
Lompat ke: navigasi, cari
Stasiun Bandung
Bandung Station North.jpg
Stasiun Bandung pintu utara
Letak
Provinsi Jawa Barat
Kota Bandung
Kecamatan Andir
Kelurahan Kebonjeruk
Alamat
  • Jalan Kebon Kawung No. 43 (pintu utara)
  • Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu selatan)
Kode pos 40181
Sejarah
Dibuka 1884; 132 tahun lalu (1884)
Informasi lain
Operator Daerah Operasi II Bandung
Kelas stasiun Besar
Singkatan stasiun BD
Ketinggian +709 m
Layanan Argo Wilis, Argo Parahyangan (reguler & fakultatif), Turangga, Harina, Lodaya (reguler & tambahan), Malabar, Mutiara Selatan, Ciremai, Patas Bandung Raya, Lokal Bandung Raya, dan Lokal Cibatu/Simandra
Pemesanan tiket

Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket.

Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Kereta api Lokal Bandung Raya   Stasiun selanjutnya
menuju Padalarang
Padalarang-Cicalengka
menuju Cicalengka
Stasiun sebelumnya   Kereta api lokal Cibatu   Stasiun selanjutnya
menuju Purwakarta
Purwakarta-Cibatu
menuju Cibatu
Fasilitas
Jumlah jalur 6 (jalur 3 & 4: sepur lurus)
Indonesia New Road Sign Info 5f1.png Fasilitas parkir:
Ya
Ticket.svg Boarding pass:
Ya
Mosque.svg Musala/tempat ibadah:
Ya
SymbolToilet.svg Toilet:
Ya
Dollar sign in circle.svg Galeri ATM:
Ya
Pintu masuk selatan Stasiun Bandung (2013)

Stasiun Bandung (BD) atau Stasiun Hall adalah stasiun kereta api kelas besar yang terletak di Kebonjeruk, Andir, Kota Bandung, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Pasirkaliki dan Kebonjeruk. Stasiun yang terletak pada ketinggian +709 meter ini merupakan stasiun terbesar yang berada dalam pengelolaan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini sebelumnya hanya memiliki satu buah bangunan stasiun. Setelah ada renovasi oleh Pemerintah Kota Bandung, maka stasiun ini sekarang terbagi menjadi dua bagian walaupun tetap bersatu. Stasiun ini berlokasi di Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu selatan) dan Jalan Kebon Kawung No. 43 (pintu utara), Kota Bandung.[1]

Stasiun ini sendiri juga terkenal sebagai terminal angkutan kota; disebabkan oleh banyaknya angkot yang menuju stasiun ini maka secara otomatis ia menjadi terkenal di Kota Bandung dengan predikat "terminal angkot". Stasiun ini adalah stasiun kereta api terbesar di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Stasiun ini memiliki total sepuluh jalur; terdiri dari enam jalur utama dengan jalur 3 dan 4 sebagai sepur lurus ditambah empat jalur untuk aktivitas langsir kereta api. Semua jalur digunakan untuk pemberhentian kereta api serta sebagai titik langsiran kereta api. Hampir semua kereta api yang beroperasi di lintas Padalarang-Kroya berhenti di stasiun ini, kecuali KA Serayu yang menaikturunkan penumpang di Stasiun Kiaracondong dan KA angkutan barang yang melakukan bongkar muat barang di Stasiun Gedebage. Stasiun Bandung dilengkapi dengan dipo lokomotif dan dipo kereta yang cukup besar dan memiliki pemutar rel/turntable.

Sejak tahun 2014 KA Lokal Bandung Raya dan KA Lokal Cibatu tidak dilayani di pintu utara Stasiun Bandung, melainkan hanya dilayani di pintu selatan. Hal ini guna untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang dan calon penumpang di stasiun ini.

Stasiun ini adalah stasiun kereta api di Indonesia yang pertama kali menerapkan sistem check-in dan boarding pass seperti yang berlaku di bandara.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun Hall Bandung (1930)

Dalam buku Wajah Bandoeng Tempo Dulu (1984) karangan Haryoto Kunto, ide awal pembangunan Stasiun Bandung berkaitan dengan pembukaan perkebunan di Bandung sekitar tahun 1870. Stasiun ini diresmikan pada 17 Mei 1884, ketika masa pemerintahan Bupati Koesoemadilaga dan pada waktu yang sama juga dibuka jalur kereta Batavia-Bandung melalui Bogor dan Cianjur. Pada masa itu, para tuan tanah perkebunan (Preangerplanters) menggunakan jalur kereta api untuk mengirimkan hasil perkebunannya ke Batavia dengan lebih cepat. Untuk menampung dan menyimpan hasil perkebunan yang akan diangkut dengan kereta, dibangunlah gudang-gudang penimbunan barang di beberapa lokasi dekat Stasiun Bandung, yaitu Jalan Cibangkong, Jalan Cikudapateuh, daerah Kosambi, Kiaracondong, Braga, Pasirkaliki, Ciroyom, dan Andir. Sesaat setelah peresmian jalur Bandung-Surabaya (1 November 1894), para pemilik pabrik dan perkebunan gula dari Jawa Tengah dan Jawa Timur (Suikerplanters) menyewa gerbong kereta menuju Bandung untuk mengikuti Kongres Pengusaha Perkebunan Gula yang pertama. Kongres tersebut merupakan hasil pertemuan Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula (Bestuur van de Vereniging van Suikerplanters) di Surabaya tahun 1896.[2]

Pada tahun 1909, arsitek FJA Cousin memperluas bangunan lama Stasiun Bandung, salah satunya ditandai dengan hiasan kaca patri pada peron bagian selatan yang bergaya Art Deco. Tahun 1918, stasiun ini menghubungkan Bandung-Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari-Citali, kemudian setahun kemudian dibangun lintas Bandung-Citeureup-Majalaya dan pada jalur yang sama dibangun jalur Citeureup-Banjaran-Pengalengan (1921). Untuk jalur ke perkebunan teh, pada tahun 1918, dibangun jalur Bandung ke Kopo dan kemudian ke Ciwidey (Maret 1921).[2]

Pada saat peresmian Stasiun Bandung, surat kabar Belanda saat itu, Javabode, menuliskan bahwa masyarakat sekitar merayakannya selama 2 hari berturut-turut. Dulunya, kereta api merupakan sarana transportasi hasil produksi perkebunan Bandung, seperti kina, teh, kopi, dan karet, sehingga pertumbuhan ekonomi di kota tersebut berkembang pesat. Hal ini menyebabkan stasiun ini mendapat penghargaan dari pemerintah kota berupa monumen yang berada tepat di depan stasiun, yaitu di peron selatan (Jalan Stasiun Selatan). Saat itu, tugu tersebut diterangi oleh 1.000 lentera rancangan Ir. EH De Roo. Monumen tersebut telah digantikan oleh monumen replika lokomotif uap seri TC 1008. Pada tahun 1990, dibangun peron utara yang akhirnya dijadikan bagian depan stasiun di Jalan Kebon Kawung.[2]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Bandung per 1 Juni 2017 (revisi Gapeka 2017).

  • KA Reguler & Fakultatif
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
368 Lokal Bandung Raya Bandung Hall (BD) Lokal Ekonomi AC 00.57 -
97/100 Ciremai Eksekutif & Bisnis 01.11 -
36F Argo Parahyangan Fakultatif Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 03.47 -
37F Argo Parahyangan Fakultatif (Senin) Jakarta Gambir (GMR) - 04.00
352 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC - 04.10
73/76 Harina Bandung Hall (BD) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC 04.11 -
81 Lodaya Eksekutif & Bisnis 04.15 -
369 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC - 04.30
19 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 05.00
49 Turangga Bandung Hall (BD) Eksekutif Satwa 05.04 -
343 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 05.42 05.44
370 Cicalengka (CCL) 06.05 06.08
99/98 Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis - 06.15
353 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 06.25 06.35
21 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo (, Bisnis,) & Ekonomi AC Plus - 06.30
333 Patas Bandung Raya (Senin-Jumat) Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 06.54 07.08
360 Lokal Bandung Raya (Purwakarta-Cicalengka) Cicalengka (CCL) 06.59 07.01
80 Lodaya Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Bisnis - 07.20
379 Lokal Bandung Raya (Cibatu-Padalarang) Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 07.25 07.27
31 Argo Parahyangan (Sabtu-Minggu) Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo, Bisnis, & Ekonomi AC - 07.35
344A Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 07.36 07.38
91 Malabar Bandung Hall (BD) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC 07.48 -
371 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 08.25 08.27
6 Argo Wilis Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Argo - 08.30
114/111 Mutiara Selatan Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 08.33 -
33 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 08.35
354 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 08.37 08.40
20 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 08.39 -
380 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 09.11 09.13
334 Patas Bandung Raya (Senin-Jumat) Bandung Kiaracondong (KAC) 09.21 09.40
361A Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) 10.00 10.03
372 Cicalengka (CCL) 10.11 10.13
345 Padalarang (PDL) 10.30 10.32
38F Argo Parahyangan Fakultatif (Senin) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 11.04 -
355 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Ekonomi AC 11.06 11.08
23 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 11.35
381 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 11.37 11.42
362 Cicalengka (CCL) 11.40 11.45
395 Lokal Cibatu/Simandra Purwakarta (PWK) 11.50 12.20
22 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 12.01 -
346 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 12.26 12.28
337F Patas Bandung Raya (Sabtu-Minggu) Padalarang (PDL) 12.32 12.40
373 Lokal Bandung Raya 12.45 12.47
356 Cicalengka (CCL) 12.48 13.00
382 13.31 13.36
24 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo (, Bisnis,) & Ekonomi AC Plus 13.39 -
338F Patas Bandung Raya (Sabtu-Minggu) Bandung Kiaracondong (KAC) Lokal Ekonomi AC 13.56 14.20
363 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) 14.07 14.09
374 Cicalengka (CCL) 14.31 14.33
25 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 14.45
32 Argo Parahyangan (Sabtu-Minggu) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo, Bisnis, & Ekonomi AC 14.57 -
347 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 15.07 15.09
357 15.34 15.41
92 Malabar Malang Kotabaru (ML) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC - 15.45
79 Lodaya Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 15.48 -
34 Argo Parahyangan Eksekutif Argo 16.00 -
364 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 16.03 16.05
27 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 16.10
383 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 16.26 16.32
112/113 Mutiara Selatan Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Bisnis - 16.50
348A Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 16.53 16.57
375A Padalarang (PDL) 17.42 17.44
358 Cicalengka (CCL) 17.51 18.00
396 Lokal Cibatu/Simandra Cibatu (CB) 18.11 18.22
365 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) 18.20 18.25
384 Cicalengka (CCL) 18.36 18.38
26 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 18.39 -
82 Lodaya Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Bisnis - 18.55
5 Argo Wilis Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 19.06 -
376 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 19.16 19.18
50 Turangga Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Satwa - 19.30
29 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 19.40
349A Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 19.48 19.51
350A Lokal Bandung Raya (Padalarang-Cibatu) Cibatu (CB) 20.01 20.10
359 Lokal Bandung Raya (Cicalengka-Purwakarta) Purwakarta (PWK) 20.43 21.20
35F Argo Parahyangan Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 20.55
75/74 Harina Cikampek (CKP) bersambung Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis - 21.25
366 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 21.48 21.50
385 Padalarang (PDL) 21.53 21.55
28 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 21.54 -
377 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 22.20 22.22
386 Bandung Hall (BD) 23.06 -
30 Argo Parahyangan Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 23.14 -
378 Lokal Bandung Raya Bandung Kiaracondong (KAC) Lokal Ekonomi AC 23.42 23.44
367 Padalarang (PDL) 23.48 23.50
  • PLB Tambahan (beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)
No. PLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7019 Lodaya Tambahan Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 06.34 -
7020 Solo Balapan (SLO) - 09.35
7021 Bandung Hall (BD) 17.19 -
7022 Solo Balapan (SLO) - 20.20

Daftar transportasi umum[sunting | sunting sumber]

Angkot Kota Bandung

  • 09 Dago
  • 10 Sadang Serang
  • 11A Ciumbeuleuit/Eyckman
  • 11B Ciumbeuleuit/Cihampelas
  • 12 Antapani-Ciroyom
  • 13 Gede Bage
  • 14 Sarijadi
  • 15 Gunung Batu

Angkot Kabupaten

  • Padalarang-Stasiun Hall
  • Lembang-Stasiun Hall

Galeri[sunting | sunting sumber]

Jalur kereta api Padalarang-Kasugihan
Stasiun sebelumnya:
Stasiun Ciroyom
Stasiun berikutnya:
Stasiun Cikudapateuh

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Situs Resmi PT. Kereta Api Indonesia
  2. ^ a b c Gregorius Magnus Finesso (15 September 2010). "Bangkitnya Tatar Sunda". Kompas. p. 3. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]