Stasiun Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Stasiun Hall)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Bandung
  • Singkatan: BD
  • Nomor: 1430
Stasiun Selatan Bandung.jpg
Pintu masuk selatan Stasiun Bandung, 2018
Lokasi
Provinsi Jawa Barat
Kota Bandung
Kecamatan Andir
Kelurahan Kebonjeruk
Alamat
  • Jalan Kebon Kawung No. 43 (pintu utara)
  • Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu selatan)
Kode pos 40181
Koordinat 6°54′51″S 107°36′08″E / 6.9142638°S 107.6023507°E / -6.9142638; 107.6023507Koordinat: 6°54′51″S 107°36′08″E / 6.9142638°S 107.6023507°E / -6.9142638; 107.6023507
Sejarah
Dibuka 17 Mei 1884; 134 tahun lalu (1884-05-17)
Nama lain Stasiun Hall
Operator pertama Staatsspoorwegen
Tahun direnovasi 1927-1928
Informasi lain
Operator Daerah Operasi II Bandung
Kelas stasiun[1] Besar tipe A
Ketinggian +709 m
Letak[2]
Layanan Argo Wilis, Argo Parahyangan (reguler, fakultatif, dan tambahan), Turangga, Harina, Lodaya (reguler & tambahan), Malabar, Mutiara Selatan, Ciremai, Pangandaran, Lokal Bandung Raya, dan Lokal Cibatu/Simandra
Pemesanan tiket

Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket.

Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
menuju Padalarang
Lokal/Patas Bandung Raya
Padalarang-Cicalengka
menuju Cicalengka
menuju Purwakarta
Lokal Bandung Raya
Purwakarta-Cicalengka
menuju Padalarang
Lokal Bandung Raya
Padalarang-Cibatu
menuju Cibatu
menuju Purwakarta
Lokal Cibatu (Simandra)
Purwakarta–Cibatu, p.p.
menuju Cibatu
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur 10 (jalur 3 dan 4: sepur lurus)
Jumlah peron Satu peron sisi dan enam peron pulau yang sama-sama tinggi
Gaya arsitektur Art deco
Arsitek E.H. de Roo (pintu selatan sekarang)
Tipe persinyalan Elektrik tipe Siemens DrS60[3]
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Fasilitas difabel: Ya Toilet: Ya
Area komersial: Ya Boarding pass: Ya, kecuali KA lokal/komuter menggunakan tiket thermal
Layanan pelanggan: Ya Galeri ATM: Ya
Parkir sepeda: ? Tempat ibadah: Ya
Ruang tunggu VIP: Ya Fasilitas kesehatan: Ya



Lokasi pada peta
Stasiun Bandung is located in Jawa
Stasiun Bandung
Stasiun Bandung (Jawa)
Pintu masuk utara Stasiun Bandung, 2018

Stasiun Bandung (BD) atau Stasiun Hall (Aksara Sunda Baku: ᮞ᮪ᮒᮞᮤᮇᮔ᮪ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ, Stasion Bandung) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Kebonjeruk, Andir, Kota Bandung, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Pasirkaliki dan Kebonjeruk. Stasiun yang terletak pada ketinggian +709 meter ini merupakan stasiun terbesar yang berada dalam pengelolaan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini sebelumnya hanya memiliki satu buah bangunan stasiun. Setelah ada renovasi oleh Pemerintah Kota Bandung, maka stasiun ini sekarang terbagi menjadi dua bagian walaupun tetap bersatu. Stasiun ini berlokasi di Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu selatan) dan Jalan Kebon Kawung No. 43 (pintu utara), Kota Bandung.

Stasiun ini sendiri juga terkenal sebagai terminal angkutan kota karena banyaknya angkot yang menuju stasiun ini sehingga secara otomatis ia menjadi terkenal di Kota Bandung dengan predikat "terminal angkot".[4] Stasiun ini adalah stasiun kereta api terbesar di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Sejak tahun 2014, KA Lokal Bandung Raya dan KA Lokal Cibatu tidak dilayani di pintu utara Stasiun Bandung, tetapi hanya dilayani di pintu selatan. Hal ini guna untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang dan calon penumpang di stasiun ini.

Stasiun ini sering dijadikan sebagai stasiun kereta api percontohan (pilot project) oleh PT KAI untuk segi kualitas pelayanan agar setara dengan bandara. Oleh karena itu, PT KAI menjadikan stasiun ini sebagai stasiun kereta api pertama di Indonesia yang menerapkan sistem check-in dan boarding pass sejak Februari 2016[5] dan sistem pemeriksaan bagasi dengan sinar-X sejak Oktober 2018.[6]

Ke arah barat stasiun ini terdapat bekas Stasiun Bandung Gudang yang sudah tidak aktif karena sudah tidak ada lagi aktivitas pengangkutan barang di sana.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun Hall Bandung (1930) dan tugu peringatan 50 tahun Staatsspoorwegen, kedua-duanya dirancang oleh arsitek de Roo.

Dalam buku Wajah Bandoeng Tempo Dulu (1984) karangan Haryoto Kunto, ide awal pembangunan Stasiun Bandung berkaitan dengan pembukaan perkebunan di Bandung sekitar tahun 1870. Stasiun ini diresmikan pada 17 Mei 1884, ketika masa pemerintahan Bupati Koesoemadilaga dan pada waktu yang sama juga dibuka jalur kereta Batavia-Bandung melalui Bogor dan Cianjur. Pada masa itu, para tuan tanah perkebunan (Preangerplanters) menggunakan jalur kereta api untuk mengirimkan hasil perkebunannya ke Batavia dengan lebih cepat. Untuk menampung dan menyimpan hasil perkebunan yang akan diangkut dengan kereta, dibangunlah gudang-gudang penimbunan barang di beberapa lokasi dekat Stasiun Bandung, yaitu Jalan Cibangkong, Jalan Cikudapateuh, daerah Kosambi, Kiaracondong, Braga, Pasirkaliki, Ciroyom, dan Andir. Sesaat setelah peresmian jalur Bandung-Surabaya (1 November 1894), para pemilik pabrik dan perkebunan gula dari Jawa Tengah dan Jawa Timur (Suikerplanters) menyewa gerbong kereta menuju Bandung untuk mengikuti Kongres Pengusaha Perkebunan Gula yang pertama. Kongres tersebut merupakan hasil pertemuan Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula (Bestuur van de Vereniging van Suikerplanters) di Surabaya tahun 1896.[7]

Mengingat pentingnya stasiun ini, maka pada tanggal 6 April 1925, diresmikan sebuah monumen (tugu) di depan pintu selatan stasiun, rancangan arsitek Ir. E.H. de Roo, yang dibangun untuk memperingati 50 tahun Staatsspoorwegen (SS) berkarya di Tanah Jawa. Tugu itu diyakini sebagai hadiah dari Wali Kota Bandung kepada SS atas jasa-jasanya berhasil mempersatukan Pulau Jawa dengan kereta api. Tugu itu diterangi seribu lampu dan diresmikan dengan upacara yang dihadiri warga Bandung dan petinggi-petinggi SS.[8][9] Saat ini monumen tersebut digantikan dengan monumen lokomotif uap TC1008 (monumen ini diberi nama "Purwa Aswa Purba").

Tahun 1927-1928, beberapa tahun setelah peringatan lima puluh tahun SS, arsitek yang sama, E.H. de Roo, juga mengganti arsitektur Stasiun Bandung, salah satunya ditandai dengan hiasan kaca patri pada peron bagian selatan yang bergaya Art Deco.[10] Sebelumnya, pada tahun 1918, mulai dilaksanakan proyek pembangunan jalur baru Bandung-Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari-Citali, kemudian setahun kemudian dibangun lintas Bandung-Citeureup-Majalaya dan pada jalur yang sama dibangun jalur Citeureup-Banjaran-Pengalengan (1921). Untuk jalur ke perkebunan teh, pada tahun 1918, dibangun jalur Bandung ke Kopo (Soreang) dan kemudian ke Ciwidey (Maret 1921).[7]

Pada saat peresmian Stasiun Bandung baru itu, surat kabar Belanda saat itu, Javabode, menuliskan bahwa masyarakat sekitar merayakannya selama 2 hari berturut-turut. Dulunya, kereta api merupakan sarana transportasi hasil produksi perkebunan Bandung, seperti kina, teh, kopi, dan karet, sehingga pertumbuhan ekonomi di kota tersebut berkembang pesat.[7]

Pada tahun 1990, dibangun peron utara yang akhirnya dijadikan bagian depan stasiun di Jalan Kebon Kawung.[7]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki total sepuluh jalur kereta api; terdiri dari enam jalur utama dengan jalur 3 dan 4 sebagai sepur lurus ditambah empat jalur untuk aktivitas langsir kereta api. Semua jalur digunakan untuk pemberhentian kereta api serta sebagai titik langsiran kereta api. Hampir semua kereta api yang beroperasi di lintas Padalarang-Kroya berhenti di stasiun ini, kecuali KA Serayu yang menaikturunkan penumpang di Stasiun Kiaracondong dan KA angkutan barang yang melakukan bongkar muat barang di Stasiun Gedebage.

Bangunan sisi selatan stasiun ini bergaya art deco, ditandai dengan bentuk bangunan yang cenderung kubus pada hall depan. Fasad bangunan didesain mengikuti fasad lama stasiun (bangunan lama stasiun ini bergaya Indische Empire seperti stasiun-stasiun SS lainnya), tetapi didominasi oleh bidang-bidang transparan yang membuatnya berbeda dengan arsitektur lama.[11]

Stasiun Bandung dilengkapi dengan dipo lokomotif di barat laut kompleks stasiun dan dipo kereta yang cukup besar dan batasnya sampai ke Stasiun Ciroyom serta memiliki pemutar rel/turntable.

Pintu utara stasiun ini dahulunya merupakan bekas Balai Yasa Bandung yang kini sudah dinonaktifkan. Sementara pintu selatan, dijadikan pintu masuk kedua. Di hadapan stasiun berderet-deret kantor Daerah Operasi II Bandung yang halamannya juga dibuat sebagai parkir stasiun, mess, kantor PT Reska Bandung, unit Polsuska, dan unit kesehatan PT KAI. Di sebelah timur laut stasiun terdapat kantor pusat PT KAI.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Bandung per 2 Januari 2019 (revisi Gapeka 2017).

  • KA Reguler & Fakultatif
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
368 Lokal Bandung Raya Bandung Hall (BD) Lokal Ekonomi AC 00.57 -
97/100 Ciremai Eksekutif & Bisnis 01.11 -
7098A Argo Parahyangan Tambahan Eksekutif Argo & Ekonomi AC Premium 02.14 -
36F*) Argo Parahyangan Fakultatif Eksekutif Argo 03.47 -
352 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC - 04.10
73/76 Harina Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 04.11 -
81 Lodaya 04.15 -
7057 Argo Parahyangan Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Premium - 04.15
369 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC - 04.30
19 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 05.00
49 Turangga Bandung Hall (BD) Eksekutif Satwa 05.04 -
343 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 05.42 05.44
370 Cicalengka (CCL) 06.05 06.08
99/98 Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis - 06.15
353 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 06.25 06.35
21 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 06.30
360 Lokal Bandung Raya (Purwakarta-Cicalengka) Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 06.59 07.01
80 Lodaya Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi AC Premium - 07.20
379 Lokal Bandung Raya (Cibatu-Padalarang) Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 07.25 07.27
31 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Premium - 07.35
344A Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 07.36 07.38
91 Malabar Bandung Hall (BD) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC 07.48 -
371 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 08.25 08.27
6 Argo Wilis Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Argo - 08.30
114/111 Mutiara Selatan Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 08.33 -
33 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 08.35
354 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 08.37 08.40
20 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 08.39 -
12412 Pangandaran Banjar (BJR) Eksekutif & Ekonomi AC Premium - 09.10
380 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 09.11 09.13
7076 Argo Parahyangan Tambahan Bandung Kiaracondong (KAC) Eksekutif Argo 09.54 10.05
361A Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 10.00 10.03
372 Cicalengka (CCL) 10.11 10.13
345 Padalarang (PDL) 10.30 10.32
355 Ekonomi AC 11.06 11.08
12410 Pangandaran Banjar (BJR) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 11.07 11.40
23 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 11.35
381 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 11.37 11.42
362 Cicalengka (CCL) 11.40 11.45
395 Lokal Cibatu/Simandra Purwakarta (PWK) 11.50 12.20
22 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 12.01 -
346 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 12.26 12.28
373 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) 12.45 12.47
356 Cicalengka (CCL) 12.48 13.00
7075 Argo Parahyangan Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo 12.53 13.05
382 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 13.31 13.36
24 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 13.39 -
363 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 14.07 14.09
374 Cicalengka (CCL) 14.31 14.33
25 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 14.45
32 Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Premium 14.53 -
347 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 15.07 15.09
357 15.34 15.41
92 Malabar Malang Kotabaru (ML) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC - 15.45
79 Lodaya Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 15.48 -
34 Argo Parahyangan Eksekutif Argo 16.00 -
364 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 16.03 16.05
27 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 16.10
383 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 16.26 16.32
112/113 Mutiara Selatan Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Bisnis - 16.50
348A Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 16.53 16.57
375A Padalarang (PDL) 17.42 17.44
358 Cicalengka (CCL) 17.51 18.00
365 Padalarang (PDL) 18.20 18.25
396 Lokal Cibatu/Simandra Cibatu (CB) 18.21 18.29
12377 Pangandaran Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 18.34 19.05
384 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 18.36 18.38
26 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 18.39 -
82 Lodaya Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi AC Premium - 18.55
5 Argo Wilis Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 19.06 -
376 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 19.16 19.18
50 Turangga Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Satwa - 19.30
29 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 19.40
349A Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 19.48 19.51
350A Lokal Bandung Raya (Padalarang-Cibatu) Cibatu (CB) 20.01 20.10
7078 Argo Parahyangan Tambahan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 20.19 -
12379 Pangandaran Eksekutif & Ekonomi AC Premium 20.34 -
359 Lokal Bandung Raya (Cicalengka-Purwakarta) Purwakarta (PWK) Lokal Ekonomi AC 20.43 21.20
7077*) Argo Parahyangan Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 20.50
35F*) Argo Parahyangan Fakultatif - 20.55
75/74 Harina Cikampek (CKP) bersambung Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi AC Premium - 21.25
366 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Lokal Ekonomi AC 21.48 21.50
385 Padalarang (PDL) 21.53 21.55
28 Argo Parahyangan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 21.54 -
377 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) Lokal Ekonomi AC 22.20 22.22
386 Bandung Hall (BD) 23.06 -
30 Argo Parahyangan Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 23.14 -
378 Lokal Bandung Raya Bandung Kiaracondong (KAC) Lokal Ekonomi AC 23.42 23.44
367 Padalarang (PDL) 23.48 23.50
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. PLB/KLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7050 Argo Parahyangan Tambahan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 02.28 -
7019 Lodaya Tambahan Eksekutif & Bisnis 06.34 -
7020 Solo Balapan (SLO) - 09.35
7052**) Argo Parahyangan Tambahan Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo 10.25 -
7051**) Jakarta Gambir (GMR) - 11.00
7062***) Bandung Hall (BD) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Premium 13.15 -
7061***) Jakarta Pasar Senen (PSE) - 15.20
7021 Lodaya Tambahan Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 17.19 -
7022 Solo Balapan (SLO) - 20.20
7049 Argo Parahyangan Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus - 22.30

Keterangan:

*) = Beroperasi secara bergantian. Jika KA 35F-36F Argo Parahyangan Fakultatif beroperasi, maka KA 7077 Argo Parahyangan Tambahan tidak beroperasi. Demikian juga untuk sebaliknya.

**) = Biasanya dijalankan mendekati hari libur nasional atau akhir pekan tertentu dan beroperasi secara bergantian. Jika KA 39F-40F Argo Jati Fakultatif beroperasi, maka PLB 7051-7052 Argo Parahyangan Tambahan tidak beroperasi. Demikian juga untuk sebaliknya.

***) = Biasanya dijalankan mendekati hari libur nasional atau akhir pekan tertentu secara bergantian. Jika KA 125F-126F Fajar/Senja Utama CN beroperasi, maka PLB 7061-7062 Argo Parahyangan Tambahan tidak beroperasi. Demikian juga untuk sebaliknya.

Antarmoda pendukung[12][sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Angkot Kota Bandung 04 Terminal Kebon Kalapa
09 Stasiun Hall–Dago
10 Stasiun Hall–Terminal Sadang Serang
11B Stasiun Hall–Ciumbeuleuit via Cihampelas
12 Stasiun Hall–Pasar Induk Gedebage
13 Stasiun Hall–Sarijadi
14 Stasiun Hall–Gunung Batu
22 Terminal Kebon Kalapa–Pasar Sederhana
26 Cisitu–Tegalega
30 Kebon Kalapa–Elang
31 Antapani–Ciroyom
34 Terminal Sadang Serang–Pasar Induk Caringin
Angkot Kabupaten - Lembang–Stasiun Hall
- Stasiun Hall–Cimahi–Padalarang

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ "Angkutan Umum: Angkot Kota Bandung". Transportasiumum.com. Diakses tanggal 14 September 2017. 
  5. ^ Haryadi, Malvyandie (22 Februari 2016). "Mulai Senin, Stasiun Bandung Berlakukan Aturan Boarding Pass, Ini yang Harus Dilakukan Penumpang". Tribun Jabar. Diakses tanggal 14 September 2017. 
  6. ^ Indonesia, PT. Content First. "Optimalkan keamanan, Stasiun KA Bandung operasikan x-ray". elshinta.com. Diakses tanggal 2018-11-07. 
  7. ^ a b c d Gregorius Magnus Finesso (15 September 2010). "Bangkitnya Tatar Sunda". Kompas. hlm. 3. 
  8. ^ Reitsma, S.A. (1925). Boekoe Peringetan dari Staatsspoor-en-Tramwegen di Hindia-Belanda. Weltevreden, Batavia: Topografische Inrichting. 
  9. ^ R. (1 September 1926). "Het gemeentelijk geschenk van Bandoeng aan de Staatsspoor-en-Tramwegen". Indie: Illustreerd Tijdschrift voor Nederland en Kolonien. 10 (12): 190. 
  10. ^ Redaksi (2013-03-15). "Jelajah Stasiun Bandung Tempo Doeloe". InfoBandung (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-05. 
  11. ^ Pradipta, P.P.; Faqih, M. (2015). "Gaya Art Deco Pada Revitalisasi Stasiun Selatan Bandung". Jurnal Sains dan Seni ITS. 4 (2): 71–74. 
  12. ^ "Angkutan Umum | Angkot Kota Bandung – TRANSPORTASI UMUM". transportasiumum.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-04-30. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2017

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Padalarang
Padalarang–Kasugihan
menuju Kasugihan