Kereta komuter

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta komuter Delta Ekspres tengah berhenti di peron.

Kereta komuter adalah sistem transportasi berbasis kereta api yang menghubungkan daerah bisnis pusat (central business district) di perkotaan dengan kawasan-kawasan pinggiran kota. Kereta komuter diselenggarakan untuk melayani para komuter atau penglaju.

Kereta komuter di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Layanan kereta komuter di Indonesia dapat ditemukan di seluruh provinsi di Pulau Jawa. Kereta komuter diluncurkan untuk mengatasi kemacetan di Jalan-jalan, seperti Jalan raya dan Jalan tol. Berbeda dengan kereta reguler pada umumnya, kereta komuter lebih banyak singgah di stasiun/halte, dan jumlah perjalanan lebih banyak. Rangkaian yang digunakan pada kereta komuter biasanya berupa Kereta Rel Diesel (KRD), Kereta Rel Listrik (KRL) maupun Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) dengan lokomotif yang jadi satu dengan gerbong penumpang, tetapi ada pula rangkaian komuter yang ditarik lokomotif misalnya CC201 atau CC203 yang menggunakan kereta penumpang kelas ekonomi/ekonomi AC plus.

Kereta komuter di Jabodetabek[sunting | sunting sumber]

Pakuan Ekspres, cikal bakal KRL komuter AC di Jabodetabek


Sebuah Kartu Trayek Bulanan Ekonomi AC KA Jabodetabek, seharga Rp. 185.000 jurusan Bogor-Jakarta.
KTB ini lebih sering disebut sebagai "Abu" perpendekkan dari kata "Abodemen."

Di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, layanan KA komuter doperasikan oleh anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, yaitu PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI). Pada awal operasionalnya, PT KCI menggunakan KRL dengan kelas ekonomi, ekonomi AC dan ekspres AC. Namun sejak Juli 2011, rangkaian KRL ekonomi dan ekspres dihapuskan dan diganti seluruhnya dengan rangkaian ekonomi AC. Trayek yang dilayani kereta komuter di Jabodetabek adalah:

KRL[sunting | sunting sumber]

Kereta api lokal[sunting | sunting sumber]

Seluruh stasiun yang ada di Jakarta digunakan sebagai stasiun pemberhetian kereta komuter Jabodetabek, termasuk Stasiun Tanjung Priok yang peremajaan dan penggunaannya kembali telah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 28 Maret 2009.

Kereta komuter di Jawa Barat[sunting | sunting sumber]

Beberapa jalur kereta komuter/lokal di Jawa Barat adalah:

Kereta komuter di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta[sunting | sunting sumber]

Di Jawa Tengah dan DIY terdapat berbagai macam kereta komuter, selain KRD yang menghubungkan kota-kota besar seperti Semarang, Solo dan Yogyakarta, terdapat pula kereta-kereta feeder yang menghubungkan kota-kota besar tersebut dengan stasiun pada kota-kota kecil yang tidak dilalui rangkaian kereta api. Terdapat pula komuter bandara. Rencananya Kereta api Prambanan Ekspres berhenti beroperasi pada akhir 2020 dan digantikan oleh KRL Jogja-Solo. Diantaranya adalah:

KA lokal

Kereta rel diesel

Bus rel

Bathara Kresna, jurusan Solo Purwosari-Solo Kota-Wonogiri (komuter ekonomi AC)

Kereta Bandara

KA Bandara YIA, jurusan Yogyakarta-Bandara YIA (komuter eksekutif bandara ME 204) dan KA BIAS, jurusan Klaten-Solo Balapan-Adi Soemarmo (komuter eksekutif bandara & komuter ekonomi khusus KRDI MH 102 & KRDE ME 201 rangkaian Prambanan Ekspres)

KRL

Jalur Yogyakarta-Solo (menggunakan rangkaian Kereta Rel Listrik KfW i9000 produk PT INKA & Bombardier Transportation dan Kereta Rel Listrik JR 205 produk East Japan Railway Company)

Kereta komuter di Jawa Timur[sunting | sunting sumber]

Di Jawa Timur saat ini terdapat beberapa kereta komuter yaitu:

Kereta rel diesel

KA Lokal

Kereta komuter di Sumatra[sunting | sunting sumber]

  • KRDI Sri Lelawangsa (Medan-Binjai)

Galeri[sunting | sunting sumber]

[pranala nonaktif permanen] KRDI Madiun Jaya Ekspres (sudah tidak beroperasi)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]