Kereta rel listrik JR East seri 205

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari JR East seri 205)
Lompat ke: navigasi, cari
KRL JR East 205
KRL JR 205-137F (HaE 26) memasuki Stasiun Manggarai
Beroperasi? Ya
Perusahaan yang memproduksi Kawasaki Heavy Industries, Nippon Sharyo, Hitachi, Ltd., Kinki Sharyo, Tokyu Car Corporation, dan JR East Ōfuna Works
Digantikan oleh JR East E233-6000 (Yokohama Line)
JR East E233-7000 (Saikyo Line)
JR East E233-8000 (Nambu Line)
Tahun pembuatan 1984-1991
Tahun dinas JNR (1985-1987)
JR East, JR West (1987-sekarang)
KRL Jabodetabek (2013-sekarang)
Tahun diafkirkan Mulai 2013 (Jepang)
Jumlah sudah diproduksi 1.461 unit
Formasi

2, 3, 4, 6, 8, atau 10 kereta per set (Jepang)

6, 8, atau 10 kereta per set (Indonesia)
Nomor armada HaE 1 - HaE 32 (Saikyo Line)
KuRa H1 - H28 (Yokohama Line)
NaHa 2 - ? (Nambu Line)
Operator JNR (1985-1987)
JR East
JR West
Fuji Kyuko
PT KAI Commuter Jabodetabek
Dipo Miyagino, Nakahara, Keiyō, Kawagoe, Kōzu, Kamakura, Hineno, Miyahara, Depok
Jalur Saikyō Line, Keiyo Line, Musashino Line, Yokohama Line, Nambu Line, Tsurumi Line, Senseki Line, JR Nikko Line, Sagami Line, Tokaido Main Line, Sanyo Main Line, Hanwa Line, Utsunomiya Line, Kawagoe Line, Hachikō Line, Fujikyū Line (sebagai Fuji Kyukō 6000 Series), KA Commuter Jabodetabek
Data teknis
Bodi gerbong Stainless Steel
Panjang gerbong 20.000 mm
Lebar 2.800 mm
Tinggi 4.086-4.140 mm
Pintu 4 pintu dan 6 pintu di setiap sisi (khusus unit TC)
Kecepatan maksimum 100 - 120 km/jam
Berat 29,9-34,1 ton (unit MC)
24,9 ton (unit TC)
Percepatan 3,5 km/h/s
Perlambatan 3,5 km/h/s (normal)
4,7 km/h/s (darurat)
Sistem traksi Resistor Control (CS57)
Tipe motor traksi: MT-61
Transmisi Motor Generator (MG)
Tipe: DM-106
Pasokan tenaga Listrik Aliran Atas (LAA)
Sistem listrik 1.500 V DC
Metode pengambilan arus

Pantograf
Tipe: PS-21 (Diamond Shape Pantograf)

PS-33 (Single Arm Pantograf)
Bogie DT-50, TR-235 (205-0) & TR241B (Unit TC 6 pintu) dengan pegas udara
Rem kereta Electropneumatic Regenerative Brake
Sistem keselamatan ATS-SN, ATS-SW, ATS-P, ATS-Ps, ATC-6, D-ATC
Alat perangkai Shibata Coupling
Lebar sepur 1,067 mm (3 ft 6 in)

Kereta rel listrik JR East seri 205 (国鉄205系電車 Kokutetsu 205-kei densha?) adalah KRL yang diperkenalkan tahun 1985 oleh Japan National Railway (JNR) dan pasca privatisasi KRL JR 205 ini dioperasikan oleh East Japan Railway Company dan West Japan Railway Company. KRL ini beroperasi di berbagai jalur yang ada di Jepang dan kini beroperasi di lintas Jabodetabek.

Pada bulan November 2013, sebanyak 50 dari 180 unit KRL JR 205 pesanan PT KAI Commuter Jabodetabek telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta yang dikirim melalui pelabuhan Niigata. Saat ini, seluruh unit tersebut sudah berada di Jakarta. KRL ini dioperasikan di jalur komuter Jabodetabek untuk menambah jumlah perjalanan, dan menggantikan KRL yang memiliki masalah dalam sistem pendingin ruangan. KRL yang tiba di Indonesia adalah tipe 205-0 yang dulunya pernah beroperasi di Saikyō, Yokohama, dan Nambu Line. KRL yang berasal dari Saikyō dan Yokohama Line memiliki unit kereta dengan 6 pintu pada setiap sisinya, selain unit kereta standar dengan 4 pintu pada setiap sisinya.[1]

Pada bulan Mei 2014, 176 unit (22 set) dari Yokohama Line dengan 8 kereta per set dikirim ke Jakarta, 4 set pertama telah tiba di pelabuhan Tanjung Priok pada 12 Juli 2014[2] dan kini ke-22 set tersebut telah berada di Jakarta. Pada bulan Juli 2015, sebanyak 30 (5 set) dari 120 unit KRL JR 205 dari Nambu Line dengan formasi 6 kereta per set telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Beberapa set JR 205 Nambu Line telah dipindahkan ke Dipo KRL Depok [3].

Sejarah kedatangan KRL JR 205

Pada saat PT KAI Commuter Jabodetabek sedang membutuhkan lebih banyak armada KRL, PT KCJ memilih KRL ini dari JR East untuk dikirim ke Indonesia. Harga KRL ini Rp1 miliar/unit (Rp10 miliar untuk 10 kereta, Rp8 miliar untuk 8 kereta). KRL ini ditujukan untuk menggantikan beberapa KRL yang AC-nya bermasalah dan akan diperbaiki, juga menambah armada. KRL ini juga memiliki AC yang cukup dingin, apabila tidak bermasalah. Saat ini, KRL ini merupakan KRL eks Jepang tercanggih di Indonesia. Keistimewaannya terdapat pada beberapa rangkaiannya yang memiliki kereta dengan 6 pintu di setiap sisi (12 pintu total), dengan tempat duduk yang lebih sedikit dan dapat dilipat jika diperlukan, sehingga dapat memuat lebih banyak penumpang dan lebih lega di dalam kereta tersebut.

Saat ini, KRL tersebut beroperasi di seluruh lintas Jabodetabek. Total keseluruhan KRL ini adalah 40 set yang terdiri dari 16 set dengan 10 kereta dan 24 set dengan 8 kereta. Total keseluruhannya melampaui rekor KRL terbanyak sebelumnya yaitu KRL Tokyo Metro 6000 (11 set beroperasi, 2 set dirucat). KRL 10 kereta hanya dioperasikan di jalur Jakarta Kota-Bogor, karena hanya jalur itu yang mendukung pengoperasian rangkaian 10 kereta, sementara untuk jalur lain masih menyusul, sehingga di jalur selain jalur Jakarta Kota-Bogor dioperasikan dengan menggunakan 8 kereta per setnya. KRL ini beroperasi di semua lintas di Jabodetabek maupun sebagai KRL feeder.

Formasi rangkaian

Formasi asli JR 205-0 dari Saikyō Line adalah sebagai berikut :

Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Penomoran KuHa 204 SaHa 204 SaHa 204 MoHa 204 MoHa 205 MoHa 204 MoHa 205 MoHa 204 MoHa 205 KuHa 205
Kodifikasi TC2 TN2 TN1 M2 M1 M2 M1 M2 M1 TC1

Khusus HaE 31 (205-17F) dan HaE 7 (205-95F), TN2 (204-22 untuk HaE 31 dan 204-39 untuk HaE 7) dan TN1 (204-23 untuk HaE 31 dan 204-38 untuk HaE 7) dilepas sehingga formasi rangkaian berubah menjadi susunan di bawah ini.

Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8
Penomoran KuHa 204 MoHa 204 MoHa 205 MoHa 204 MoHa 205 MoHa 204 MoHa 205 KuHa 205
Kodifikasi TC2 M2 M1 M2 M1 M2 M1 TC1

Formasi asli JR 205-0 dari Yokohama Line adalah sebagai berikut :

Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8
Penomoran KuHa 204 SaHa 204 MoHa 204 MoHa 205 SaHa 205 MoHa 204 MoHa 205 KuHa 205
Kodifikasi TC2 TN1 M2 M1 T M2 M1 TC1

Kecuali pada set KuRa H28 ex KeYo M66 (205-15F), formasi rangkaian adalah seperti berikut :

Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8
Penomoran KuHa 204 SaHa 205 MoHa 204 MoHa 205 SaHa 205 MoHa 204 MoHa 205 KuHa 205
Kodifikasi TC2 T M2 M1 T M2 M1 TC1

Formasi asli JR 205-0 dari Nambu Line adalah sebagai berikut :

Nomor 1 2 3 4 5 6
Penomoran KuHa 205 MoHa 205 MoHa 204 MoHa 205 MoHa 204 KuHa 204
Kodifikasi TC1 M1 M2 M1 M2 TC2

Di Indonesia, KRL ini akan dioperasikan seperti halnya di lintas asalnya, yaitu 10 unit kereta per set untuk rangkaian asal jalur Saikyō dan untuk rangkaian yang datang dari lintas Yokohama serta HaE 1, 7 dan HaE 31 asal Saikyō Line menggunakan 8 kereta per set.

Unit TN2 dan TN1 adalah unit-unit yang memiliki 6 pintu di setiap sisinya dan ruang yang lebih luas untuk penumpang berdiri, sedangkan unit kereta 5, 7 dan 9 adalah kereta berpantograf jenis PS-21. Di lain pihak, rangkaian yang datang dari Yokohama menggunakan pantograf single arm jenis PS-33 pada unit kereta 4 dan 7 serta kereta 2 dan 4 pada rangkaian asal Nambu Line.

Daftar rangkaian yang telah berada di Indonesia

Rangkaian asal Saikyō Line

Rangkaian dengan 6 pintu, terdiri dari 10 kereta:

  1. HaE 1/205-89F: KuHa 204-89 - SaHa 204-2 - SaHa 204-1 - MoHa 204-239 - MoHa 205-239 - MoHa 204-238 - MoHa 205-238 - MoHa 204-237 - MoHa 205-237 - KuHa 205-89. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 61 (205-89) sampai dengan K1 1 14 70 (204-89).
  2. HaE 4/205-92F: KuHa 204-92 - SaHa 204-34 - SaHa 204-14 - MoHa 204-248 - MoHa 205-248 - MoHa 204-247 - MoHa 205-247 - MoHa 204-246 - MoHa 205-246 - KuHa 205-92. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 41 (205-92) sampai dengan K1 1 14 50 (204-92).
  3. HaE 11/205-99F: KuHa 204-99 - SaHa 204-21 - SaHa 204-20 - MoHa 204-269 - MoHa 205-269 - MoHa 204-268 - MoHa 205-268 - MoHa 204-267 - MoHa 205-267 - KuHa 205-99. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 13 71 (205-99) sampai K1 1 13 80 (204-99).
  4. HaE 12/205-120F: KuHa 204-120 - SaHa 204-25 - SaHa 204-24 - MoHa 204-328 - MoHa 205-328 - MoHa 204-327 - MoHa 205-327 - MoHa 204-326 - MoHa 205-326 - KuHa 205-120. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 81 (204-120) sampai dengan K1 1 14 90 (204-120).
  5. HaE 13/205-121F: KuHa 204-121 - SaHa 204-27 - SaHa 204-26 - MoHa 204-331 - MoHa 205-331 - MoHa 204-330 - MoHa 205-330 - MoHa 204-329 - MoHa 205-329 - KuHa 205-121. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 21 (205-121) sampai dengan K1 1 14 30 (204-121).
  6. HaE 14/205-122F: KuHa 204-122 - SaHa 204-29 - SaHa 204-28 - MoHa 204-334 - MoHa 205-334 - MoHa 204-333 - MoHa 205-333 - MoHa 204-332 - MoHa 205-332 - KuHa 205-122. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 11 (205-122) sampai dengan K1 1 14 20 (204-122)
  7. HaE 15/205-123F: KuHa 204-123 - SaHa 204-46 - SaHa 204-8 - MoHa 204-337 - MoHa 205-337 - MoHa 204-336 - MoHa 205-336 - MoHa 204-335 - MoHa 205-335 - KuHa 205-123. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 13 61 (205-123) sampai K1 1 13 70 (204-123).
  8. HaE 18/205-126F: KuHa 204-126 - SaHa 204-901 - SaHa 204-48 - MoHa 204-346 - MoHa 205-346 - MoHa 204-345 - MoHa 205-345 - MoHa 204-344 - MoHa 205-344 - KuHa 205-126. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 131 (205-126) sampai K1 1 14 140 (204-126).
  9. HaE 20/205-128F: KuHa 204-128 - SaHa 204-10 - SaHa 204-5 - MoHa 204-352 - MoHa 205-352 - MoHa 204-351 - MoHa 205-351 - MoHa 204-350 - MoHa 205-350 - KuHa 205-128. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 51 (205-128) sampai dengan K1 1 14 60 (204-128).
  10. HaE 22/205-141F: KuHa 204-141 - SaHa 204-37 - SaHa 204-45 - MoHa 204-382 - MoHa 205-382 - MoHa 204-381 - MoHa 205-381 - MoHa 204-380 - MoHa 205-380 - KuHa 205-141. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 111 (205-141) sampai K1 1 14 120 (204-141).
  11. HaE 23/205-142F: KuHa 204-142 - SaHa 204-40 - SaHa 204-12 - MoHa 204-385 - MoHa 205-385 - MoHa 204-384 - MoHa 205-384 - MoHa 204-383 - MoHa 205-383 - KuHa 205-142. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 121 (205-142) sampai K1 1 14 130 (204-142). Set ini merupakan set pertama yang memiliki 2 unit layar LCD pada seluruh kereta kecuali di kereta 6 pintu yang disebut "Commuter Information System" (CIS).
  12. HaE 24/205-143F: KuHa 204-143 - SaHa 204-47 - SaHa 204-41 - MoHa 204-277 - MoHa 205-277 - MoHa 204-387 - MoHa 205-387 - MoHa 204-386 - MoHa 205-388 - KuHa 205-143. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 31 (205-143) sampai dengan K1 1 14 40 (204-143).
  13. HaE 25/205-144F: KuHa 204-144 - SaHa 204-49 - SaHa 204-13 - MoHa 204-391 - MoHa 205-391 - MoHa 204-390 - MoHa 205-390 - MoHa 204-389 - MoHa 205-389 - KuHa 205-144. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 01 (205-144) sampai dengan K1 1 14 10 (204-144).

Rangkaian tanpa 6 pintu, terdiri dari 10 kereta:

  1. HaE 26/205-137F: KuHa 204-137 - MoHa 204-372 - MoHa 205-372 - SaHa 205-149 - MoHa 205-371 - MoHa 204-371 - SaHa 205-148 - MoHa 204-370 - MoHa 205-370 - KuHa 205-137. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 101 (205-137) sampai K1 1 14 110 (204-137). Rangkaian ini merupakan eks URa 92 yang pernah beroperasi di Keihin-Tohoku Line.
  2. HaE 30/205-42F: KuHa 204-42 - MoHa 204-126 - MoHa 205-126 - SaHa 205-84 - MoHa 205-125 - MoHa 204-125 - SaHa 205-83 - MoHa 204-124 - MoHa 205-124 - KuHa 205-42. Rangkaian ini merupakan eks ToU 42 yang pernah beroperasi di Yamanote Line.
  3. HaE 32/205-54F: KuHa 204-54 - MoHa 204-162 - MoHa 205-162 - SaHa 205-147 - MoHa 205-161 - MoHa 204-161 - SaHa 205-146 - MoHa 204-160 - MoHa 205-160 - KuHa 205-54. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 141 (205-54) sampai K1 1 14 150 (204-54). Rangkaian ini merupakan eks ToU 54 yang pernah beroperasi di Yamanote Line.

Rangkaian tanpa 6 pintu, terdiri dari 8 kereta:

  1. HaE 31/205-17F: KuHa 204-17 - MoHa 204-51 - MoHa 205-51 - MoHa 204-50 - MoHa 205-50 - MoHa 204-49 - MoHa 205-49 - KuHa 205-17. Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 14 71 (205-17) sampai dengan K1 1 14 80 (204-17). SaHa 204-23 (K1 1 14 79) dan SaHa 204-22 (K1 1 14 78) dilepas karena gangguan teknis akibat tertimpa kabel listrik aliran atas (LAA) di Stasiun Jakarta Kota. Rangkaian ini merupakan eks ToU 17 yang pernah beroperasi di Yamanote Line.
  2. HaE 7/205-95F: KuHa 204-95 - MoHa 204-257 - MoHa 205-257 - MoHa 204-256 - MoHa 205-256 - MoHa 204-255 - MoHa 205-255 - KuHa 205-95. Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 14 91 (205-95) sampai K1 1 14 100 (204-95). SaHa 204-39 (K1 1 14 98) dan SaHa 204-38 (K1 1 14 99) dilepas.

Rangkaian asal Yokohama Line

Rangkaian dengan 6 pintu, terdiri dari 8 kereta:

  1. KuRa H1/205-61F: KuHa 204-61 - SaHa 204-101 - MoHa 204-182 - MoHa 205-182 - SaHa 205-121 - MoHa 204-181 - MoHa 205-181 - KuHa 205-61. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 319 (205-61) sampai K1 1 14 326 (204-61).
  2. KuRa H2/205-62F: KuHa 204-62 - SaHa 204-102 - MoHa 204-184 - MoHa 205-184 - SaHa 205-122 - MoHa 204-183 - MoHa 205-183 - KuHa 205-62. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 295 (205-62) sampai K1 1 14 302 (204-62).
  3. KuRa H4/205-64F: KuHa 204-64 - SaHa 204-104 - MoHa 204-188 - MoHa 205-188 - SaHa 205-124 - MoHa 204-187 - MoHa 205-187 - KuHa 205-64. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 159 (205-64) sampai K1 1 14 166 (204-64).
  4. KuRa H6/205-66F: KuHa 204-66 - SaHa 204-106 - MoHa 204-192 - MoHa 205-192 - SaHa 205-126 - MoHa 204-191 - MoHa 205-191 - KuHa 205-66. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 151 (205-66) sampai K1 1 14 158 (204-66).
  5. KuRa H7/205-67F: KuHa 204-67 - SaHa 204-107 - MoHa 204-194 - MoHa 205-194 - SaHa 205-127 - MoHa 204-193 - MoHa 205-193 - KuHa 205-67
  6. KuRa H8/205-68F: KuHa 204-68 - SaHa 204-108 - MoHa 204-196 - MoHa 205-196 - SaHa 205-128 - MoHa 204-195 - MoHa 205-195 - KuHa 205-68. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 286 (204-68) sampai K1 1 14 293 (205-68).
  7. KuRa H9/205-69F: KuHa 204-69 - SaHa 204-109 - MoHa 204-198 - MoHa 205-198 - SaHa 205-129 - MoHa 204-197 - MoHa 205-197 - KuHa 205-69. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 191 (205-69) sampai K1 1 14 198 (204-69).
  8. KuRa H11/205-71F: KuHa 204-71 - SaHa 204-111 - MoHa 204-201 - MoHa 205-201 - SaHa 205-131 - MoHa 204-200 - MoHa 205-200 - KuHa 205-71
  9. KuRa H12/205-72F: KuHa 204-72 - SaHa 204-112 - MoHa 204-204 - MoHa 205-204 - SaHa 205-132 - MoHa 204-203 - MoHa 205-203 - KuHa 205-72. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 223 (205-72) sampai K1 1 14 230 (204-72).
  10. KuRa H13/205-73F: KuHa 204-73 - SaHa 204-113 - MoHa 204-206 - MoHa 205-206 - SaHa 205-133 - MoHa 204-205 - MoHa 205-205 - KuHa 205-73. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 207 (205-73) sampai K1 1 14 214 (204-73).
  11. KuRa H14/205-74F: KuHa 204-74 - SaHa 204-114 - MoHa 204-208 - MoHa 205-208 - SaHa 205-134 - MoHa 204-207 - MoHa 205-207 - KuHa 205-74. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 239 (205-74) sampai K1 1 14 246 (204-74).
  12. KuRa H15/205-75F: KuHa 204-75 - SaHa 204-115 - MoHa 204-210 - MoHa 205-210 - SaHa 205-135 - MoHa 204-209 - MoHa 205-209 - KuHa 205-75. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 183 (205-75) sampai K1 1 14 190 (204-75).
  13. KuRa H17/205-77F: KuHa 204-77 - SaHa 204-117 - MoHa 204-214 - MoHa 205-214 - SaHa 205-137 - MoHa 204-213 - MoHa 205-213 - KuHa 205-77. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 303 (205-77) sampai K1 1 14 310 (204-77).
  14. KuRa H18/205-78F: KuHa 204-78 - SaHa 204-118 - MoHa 204-216 - MoHa 205-216 - SaHa 205-138 - MoHa 204-215 - MoHa 205-215 - KuHa 205-78
  15. KuRa H19/205-79F: KuHa 204-79 - SaHa 204-119 - MoHa 204-218 - MoHa 205-218 - SaHa 205-139 - MoHa 204-217 - MoHa 205-217 - KuHa 205-79. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 287 (205-79) sampai K1 1 14 294 (204-79).
  16. KuRa H21/205-81F: KuHa 204-81 - SaHa 204-121 - MoHa 204-222 - MoHa 205-222 - SaHa 205-141 - MoHa 204-221 - MoHa 205-221 - KuHa 205-81. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 175 (205-81) sampai K1 1 14 182 (204-81).
  17. KuRa H22/205-82F: KuHa 204-82 - SaHa 204-122 - MoHa 204-224 - MoHa 205-224 - SaHa 205-142 - MoHa 204-223 - MoHa 205-223 - KuHa 205-82. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 255 (205-82) sampai K1 1 14 262 (204-82).
  18. KuRa H23/205-83F: KuHa 204-83 - SaHa 204-123 - MoHa 204-226 - MoHa 205-226 - SaHa 205-143 - MoHa 204-225 - MoHa 205-225 - KuHa 205-83. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 215 (204-83) sampai K1 1 14 222 (205-83).
  19. KuRa H24/205-84F: KuHa 204-84 - SaHa 204-124 - MoHa 204-228 - MoHa 205-228 - SaHa 205-144 - MoHa 204-227 - MoHa 205-227 - KuHa 205-84. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 167 (205-84) sampai K1 1 14 174 (204-84).
  20. KuRa H25/205-85F: KuHa 204-85 - SaHa 204-125 - MoHa 204-230 - MoHa 205-230 - SaHa 205-145 - MoHa 204-229 - MoHa 205-229 - KuHa 205-85. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 131 (205-85) sampai K1 1 14 138 (204-85).
  21. KuRa H27/205-30F: KuHa 204-30 - SaHa 204-30 - MoHa 204-90 - MoHa 205-90 - SaHa 205-59 - MoHa 204-88 - MoHa 205-88 - KuHa 205-30. Set ini menggunakan penomoran baru K1 1 14 311 (205-30) sampai K1 1 14 318 (204-30).

Rangkaian tanpa 6 pintu, terdiri dari 8 kereta:

  1. KuRa H28/205-15F: KuHa 204-15 - SaHa 205-30 - MoHa 204-45 - MoHa 205-45 - SaHa 205-29 - MoHa 204-43 - MoHa 205-43 - KuHa 205-15. Set ini merupakan eks KeYo M66 yang pernah beroperasi di Musashino Line.

Rangkaian asal Nambu Line

Rangkaian tanpa 6 pintu, terdiri dari 6 kereta:

  1. NaHa 2/205-86F: KuHa 205-86 - MoHa 205-13 - MoHa 204-13 - MoHa 205-15 - MoHa 204-15 - KuHa 204-86
  2. NaHa 4/205-88F: KuHa 205-88 - MoHa 205-235 - MoHa 204-235 - MoHa 205-21 - MoHa 204-21 - KuHa 204-88
  3. NaHa 8/205-129F: KuHa 205-129 - MoHa 205-353 - MoHa 204-353 - MoHa 205-354 - MoHa 204-354 - KuHa 204-129
  4. NaHa 35/205-19F: KuHa 205-19 - MoHa 205-55 - MoHa 204-55 - MoHa 205-57 - MoHa 204-57 - KuHa 204-19
  5. NaHa 44/205-28F: KuHa 205-28 - MoHa 205-82 - MoHa 204-82 - MoHa 205-84 - MoHa 204-84 - KuHa 204-28

[4]

[5]

Galeri

Referensi

  1. ^ Majalah KA Edisi Juni 2014
  2. ^ Press Release JR East
  3. ^ PT KAI Commuter Jabodetabek Rampungkan Pembelian kereta Bekas Jepang
  4. ^ Daftar rangkaian JR seri 205 (Bahasa Jepang)
  5. ^ Hosoya, Kazuhiko (Juni 2014). "インドネシアの205系 営業運転開始" [Indonesia's 205 series enter revenue service]. Japan Railfan Magazine (dalam bahasa Jepang) (Jepang: Koyusha Co., Ltd.) 54 (638): hal. 142-143. 

Pranala luar