Stasiun Tambak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Tambak
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun TBK.png
  • Singkatan: TBK
  • Nomor: 2022
3. TAMBAK Barat KA.JPG
Kereta api Lodaya berhenti luar biasa di Stasiun Tambak
Kredit: Indrajid Safri Mahendra, 2015
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenBanyumas
KecamatanTambak
DesaKarangpucung
AlamatNasional 3 Jalan Raya Tambak / Raya Kebumen-Cilacap
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+19 m
Letak[2]km 420+102 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta
LayananHanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur3 (jalur 1: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah)
Tipe persinyalanElektrik tipe Westinghouse Rail Systems' Train Radio and Advanced Control (Westrace)[3]
Catatan kaki: [4]

Stasiun Tambak (TBK) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Karangpucung, Tambak, Banyumas. Stasiun yang terletak pada ketinggian +19 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto dan merupakan stasiun yang letaknya paling timur di Kabupaten Banyumas. Stasiun ini berada di pusat Kecamatan Tambak, berjarak ±50 m di sebelah selatan Jalan Nasional Rute 3 Pulau Jawa.

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Untuk memperindah stasiun, di depan bangunan stasiun yang masih merupakan peninggalan Staatsspoorwegen ini memiliki taman sederhana. Suasana stasiun tampak asri karena dikelilingi pepohonan kelapa. Balok nama stasiun asli yang terpampang di samping bangunan, masih dirawat sampai sekarang.[4]

Terkait dengan pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa, stasiun ini mengalami perombakan. Terdapat sebuah ruang PPKA baru yang rencananya digunakan untuk menggantikan ruang PPKA lama di bangunan utama stasiun. Dalam diagram lintasan yang direncanakan oleh Satuan Kerja Peningkatan Lintas Selatan Jawa seksi 2 (Satker PLS2) dan dimuat dalam situs resminya, stasiun ini direncanakan tidak akan menambah jalur lagi dan menjadikan jalur 2 eksisting sebagai sepur lurus arah Kutoarjo.[5] Tetapi, dalam praktiknya, jalur 3 stasiun ini malah dijadikan sebagai sepur lurus arah Kutoarjo, sehingga jalur 2 dijadikan sepur belok. Hal ini membuat tata letak stasiun ini mirip dengan yang ada di Stasiun Plabuan maupun Krengseng di lintas Tegal–Semarang.

Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang. Biasanya setiap kali terjadi persilangan atau persusulan, stasiun ini memutarkan lagu Di Tepinya Sungai Serayu, baik dalam versi instrumental maupun keroncong. Persilangan dan persusulan yang dilayani berdasarkan Gapeka 2017 revisi 1 Juni 2019 adalah:

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ a b Prasetya, S. (2014). "Tambak (TBK): Tetap Bersih Meski Tak Layani Tiket". Majalah KA. 96: 20. 
  5. ^ "Tambak – Satker PLS 2" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-03. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Kroya
Kroya–Kutoarjo
menuju Purworejo

Koordinat: 7°36′46″S 109°24′26″E / 7.6127423°S 109.4073486°E / -7.6127423; 109.4073486