Ci Manuk
| Ci Manuk ᮎᮤᮙᮔᮥᮊ᮪ Sungai Cimanuk, Cimanuk, Tji Manuk, Tji Manoek, Tjimanuk, Tjimanoek | |
|---|---|
Jembatan Ci Manuk | |
Peta OpenStreetMap | |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Provinsi | Jawa Barat |
| Ciri-ciri fisik | |
| Hulu sungai | Pegunungan Selatan Jawa Barat, Gunung Papandayan, Gunung Cikuray |
| - lokasi | Cikajang, Garut |
| - koordinat | 7°22′S 107°49′E / 7.36°S 107.81°E |
| - elevasi | 1250 mdpl |
| Hulu ke-2 | Pegunungan Parigi, Gunung Kerenceng, Gunung Tampomas |
| - lokasi | Sumedang |
| - koordinat | 6°52′S 107°55′E / 6.86°S 107.92°E |
| - elevasi | 460 mdpl |
| Hulu ke-3 | Taman Nasional Gunung Ciremai |
| - lokasi | Telaga (Majalengka) |
| - koordinat | 6°59′S 108°19′E / 6.98°S 108.31°E |
| - elevasi | 610 mdpl |
| Muara sungai | Kabupaten Indramayu, Laut Jawa |
| Panjang | 180 km (110 mi) |
| Daerah Aliran Sungai | |
| Sistem sungai | DAS Cimanuk (1320002)[1] |
| Luas DAS | 3.688 km2 (1.424 sq mi)[1] |
| Otoritas DAS/WS | BPDAS Cimanuk-Citanduy;[1] BBWS Cimanuk-Cisanggarung |
| Informasi lokal | |
| Zona waktu | WIB (UTC+7) |
| GeoNames | 1636266 |
| KML Peta Batas DAS Cimanuk | |

Ci Manuk (aksara Sunda: ᮎᮤᮙᮔᮥᮊ᮪) atau Cimanuk, adalah sebuah sungai yang mengalir di bagian timur Provinsi Jawa Barat, Indonesia dan bermuara di pan [2][3]
Hidrologi
[sunting | sunting sumber]Ci Manuk berhulu di wilayah Cikajang yang dikelilingi pegunungan diantaranya disebelah selatan adalah Pegunungan Selatan Jawa Barat. Sebelah timur, lereng komplek Gunung Cikuray. Bagian barat, lereng Gunung Papandayan. Aliran hulunya melintasi Kota Garut hingga bermuara di Waduk Jatigede. Dari outlet bendungan tersebut, aliran berlanjut hingga daerah Tomo dan bergabung dengan aliran Ci Peles yang berasal dari kawasan pegunungan sekitar Sumedang.[1]
Selepas dari wilayah Sumedang, aliran Ci Manuk bergabung dengan aliran Ci Lutung yang berasal dari kawasan lereng barat Taman Nasional Gunung Ciremai dan Talaga, Kabupaten Majalengka. Alirannya berlanjut menuju dataran rendah pesisir Indramayu melintasi Jatibarang dan Lohbener.[1]
Total panjang aliran Ci Manuk sekitar 180 kilometer,[butuh rujukan] hingga bermuara di perairan Laut Jawa di pesisir utara Indramayu.[1]
Ci Manuk pada bagian hilir cukup lebar sehingga dapat dilayari oleh kapal yang berukuran relatif besar. Pada abad ke-16, muara Ci Manuk adalah pelabuhan yang ramai dan menjadi salah satu pelabuhan milik Kerajaan Sunda, sebagaimana dilaporkan oleh Tome Pires sebagai "Chemano".[butuh rujukan]
Ci Manuk memiliki dua muara, yakni Cimanuk Lawas ("Cimanuk Lama"; 6°14′41″S 108°20′42″E / 6.24473°S 108.34502°E) dan Cimanuk Anyar ("Cimanuk Baru"; 6°13′43″S 108°10′30″E / 6.228611°S 108.175°E).[4]

Daerah aliran sungai
[sunting | sunting sumber]Ci Manuk merupakan aliran utama dalam sistem daerah aliran sungai yaitu DAS Cimanuk dengan luas daerah tangkapan air (DTA) mencapai 3.688 km2 (1.424 sq mi) yang mencakup beberapa kabupaten di Jawa Barat, diantaranya Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu.[1]
Dalam pengelolaan daerah aliran sungai terkait konservasi, DAS Cimanuk termasuk ke dalam wilayah kerja BPDAS Cimanuk-Citanduy yang merupakan unit pelaksana teknis Ditjen PDASHL di bawah Kementerian Lingkungan Hidup.[5] Sedangkan dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air, DAS Cimanuk merupakan bagian dari satuan wilayah sungai yaitu WS Cimanuk-Cisanggarung[6] di bawah otoritas BBWS Cimanuk-Cisanggarung.[7]
Beberapa aliran anak Ci Manuk antara lain:
Pemanfaatan
[sunting | sunting sumber]Aliran Ci Manuk dimanfaatkan untuk pertanian dan perikanan, baik secara tradisional dengan cara memancing, atau menjala. Ci Manuk saat ini dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian di Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon, yang merupakan salah satu daerah penghasil padi utama. Untuk mengendalikan derasnya aliran sungai ini, kini telah dibangun Waduk Jatigede di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.
Bencana hidrologi
[sunting | sunting sumber]Pada tanggal 21 September 2016, terjadi banjir bandang akibat luapan Ci Manuk di Kabupaten Garut, sehingga menyebabkan banyak rumah rusak maupun korban jiwa di sedikitnya 7 kecamatan.[12]
Geografi
[sunting | sunting sumber]Sungai ini mengalir di wilayah barat pulau Jawa yang beriklim muson tropis (kode: Am menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[13] Suhu rata-rata setahun sekitar 25 °C. Bulan terpanas adalah Oktober, dengan suhu rata-rata 28 °C, and terdingin Februari, sekitar 21 °C.[14] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2465 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Januari, dengan rata-rata 461 mm, dan yang terendah September, rata-rata 6 mm.[15]
Galeri
[sunting | sunting sumber]

Berkas info • Tampilkan sebagai foto 360° derajat
- Cimanuk dekat Kadipaten, masa Hindia Belanda. Jembatan ini dilewati Grote Postweg (Jalan Raya Pos), sebelum 1940.
- Irigasi Sindu Praja, anak sungai Ci manuk
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 7 "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
- ↑ Rand McNally, The New International Atlas, 1993.
- ↑ Ci Manuk at Geonames.org (cc-by); Last updated 2013-06-04; Database dump downloaded 2015-11-27
- ↑ Cimanuk Lawas - OpenStreetMap.org. Cimanuk Anyar terletak di sebelah kirinya, bermuara ke arah barat laut.
- ↑ "Peraturan Menteri LHK No.14 Tahun 2022" (PDF). JDIH Kehutanan. 2025. Diakses tanggal 2025-09-21.
- ↑ ""PerMenPUPR No.04/PRT/M/2015 - Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai"". PERATURAN.GO.ID.
- ↑ "Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 9 Tahun 2024" (PDF). BPK. 2024-09-23. Diakses tanggal 2025-09-28.
- 1 2 "Ci Balida". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-28.
- ↑ "Ci Pelang". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-28.
- ↑ "Ci Peles". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-28.
- ↑ "Ci Pancar". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-28.
- ↑ Media, Kompas Cyber (2016-09-21). "Pengungsi akibat Banjir Bandang di Garut Mencapai 1.000 Orang". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-09-28.
- ↑ Peel, M C; Finlayson, B L; McMahon, T A (2007). "Updated world map of the Köppen-Geiger climate classification". Hydrology and Earth System Sciences. 11: 1633–1644. doi:10.5194/hess-11-1633-2007. Diakses tanggal 30 January 2016. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
- ↑ "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 January 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-02-03. Diakses tanggal 2019-02-18.
- ↑ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 January 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-09. Diakses tanggal 2019-02-18.
