Kali Medono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kali Medono
Lokasi
Negara Indonesia
Ciri-ciri fisik
Sumber Pegunungan Serayu Selatan
Mulut sungai Samudera Hindia
Panjang 62 km
Ukuran cekungan DAS: 765 km2

Kali Medono[1] adalah sungai yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Sungai ini berhulu di Pegunungan Serayu Selatan di wilayah Kabupaten Wonosobo dan bermuara ke Samudera Hindia di perbatasan Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Purworejo. Setelah dibendung untuk Waduk Wadaslintang sungai ini bernama Sungai Bedegolan kemudian semakin ke hilir tepatnya di wilayah Prembun dikenal dengan nama Sungai Gentan sementara di wilayah hilir hingga muara disebut dengan nama Sungai Wawar.

Daerah Aliran Sungai[sunting | sunting sumber]

Sungai Medono memiliki panjang sekira 62 Km mengalir dari utara ke selatan. Sungai Medono bermula dari Pegunungan Serayu Selatan tepatnya di Gunung Gelap (900 Mdpl) di Desa Karangsambung, Kabupaten Wonosobo lalu melintasi Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo dan berakhir di Samudera Hindia. Sungai Medono masuk dalam daerah aliran sungai (DAS) Wawar yang memiliki luas sekira 765 km2. Sungai Medono memiliki anak sungai besar antara lain:

  1. Sungai Alang
  2. Sungai Benawi
  3. Sungai Kedungtumpeng
  4. Sungai Wadas
  5. Sungai Tritis
  6. Sungai Lancar
  7. Sungai Lesung
  8. Sungai Gebang
  9. Sungai Bedono
  10. Sungai Pucangan

Pemanfaatan[sunting | sunting sumber]

Penduduk di sepanjang Sungai Medono memanfaatkan untuk perairan/irigasi serta sumberdaya perikanan baik secara tradisional dengan cara memancing atau menjala, atau dengan membudidayakan ikan dalam keramba jaring apung di waduk dan bendungan. Karena banyaknya debit air yang dialirkan oleh sungai ini, maka dibangun sebuah dua waduk waduk (danau buatan) diantaranya Waduk Wadaslintang serta Waduk Pejengkolan. Kedua waduk ini digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan juga untuk irigasi persawahan. Di sepanjang aliran Sungai Medono juga terdapat beberapa bendung seperti Bendung Bedegolan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Pengejaan mengikuti pedoman penamaan nama geografi.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]