Sungai Luk Ulo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sungai Luk Ulo
Sungai Luk Ulo di Hulu
Sungai Luk Ulo
Sumber aliran Pegunungan Serayu Selatan
Mulut sungai Samudera Hindia
Negara Indonesia
Panjang 68,5 km
Ketinggian mata air ...
Debit air rata-rata ...
Daerah aliran sungai 675,53 km2

Luk Ulo[1] atau Luk Ula atau Lukulo adalah sungai yang terletak di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang bermuara ke Samudera Hindia. Sungai yang biasa disebut Kali Lukulo ini mengalir dari utara ke selatan dan melintasi dua kabupaten yaitu Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo sepanjang kurang lebih 68,5 Km. Luas keseluruhan DAS Luk Ulo adalah 675,53245 km2 meliputi tiga kabupaten yaitu Kabupaten Kebumen, Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Adapun yang masuk wilayah Kebumen seluas 572,84365 km2. Sisanya masuk Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo.

Sungai Luk Ulo berhulu di Pegunungan Serayu Selatan di wilayah Dusun Kayubima, Desa Gambaran, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo dan memiliki hilir di Samudera Hindia dengan nama Muara Tanggulangin diperbatasan Kecamatan Klirong dan Kecamatan Buluspesantren di Kabupaten Kebumen. Memiliki banyak anak sungai, total Sungai Luk Ulo sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Kebumen[2]. Sejumlah anak sungai besar yang dimiliki SUngai Luk Ulo diantaranya Sungai Gintung, Sungai Maetan, Sungai Loning, Sungai Cangkring, Sungai Mondo, Sungai Lokidang, Sungai Cacaban, Sungai welaran, Sungai gebang, dan Sungai Kedungbener.

Sungai Luk Ulo memiliki nilai geologi tinggi. Sungai Luk Ulo termasuk sungai antecedent, yaitu jenis sungai yang memotong struktur geologi utama daerah yang dilaluinya, dan termasuk stadium dewasa. Tingkat kedewasaan sungai ini terlihat dari pola meander serta endapan undak sungai yang terbentuk pada posisi jauh dari sungai utama. Sungai Luk Ulo merupakan suatu wilayah ekosistem yang dibatasi oleh topografi punggungan pemisah air (water devide) dan berfungsi sebagai pengumpul, penyimpan, dan penyalur air, sedimen, dan unsur hara dalam sistem sungai yang keluar pada outlet tunggal bukanlah berasal dari sistem gunung api aktif semacam Gunung Merapi tetapi dari rangkaian pegunungan berumur sangat tua dan bernilai ilmiah tinggi. [3]

Pasir, kerikil, dan bongkah batu Luk Ulo bukanlah dari muntahan lahar/lava gunung api yang selalu diperbaharui tetapi berasal dari tingginya pelapukan dan erosi berbagai macam batuan yang ada di bagian hulu, oleh karena itu, komposisi pasir Luk Ulo sangat bervariasi. Sekitar 79.26 % lahan mempunyai kemiringan 30 - 70 %, dan sebagian besar digunakan untuk hutan pinus dan tegalan, kedalaman profil tanah 0 - 30 cm dengan tingkat erosi sedang - berat. Wilayah hulu Sungai Luk Ulo berada di Cagar Alam Geologi Karangsambung, sebuah laboratorium geologi alam yang bersifat umum untuk mengetahui proses terbentuknya alam semesta dimasa silam. Di tepi sungai ini memiliki situs geologi dengan berbagai bebatuan yang berusia ratusan juta tahun. Tak hanya itu, Sungai Luk Ulo juga memiliki bebatuan yang dijuluki sebagai batu akik [4]

Referensi[sunting | sunting sumber]