Kaliwiro, Wonosobo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kaliwiro
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Wonosobo
Pemerintahan
 • Camat Ir. Tri Waluyo Slamet
Luas 100,08 km2
Jumlah penduduk 45.313 Jiwa
Kepadatan -
Desa/kelurahan 21 Kelurahan/Desa

Kaliwiro adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Kaliwiro terletak di sebelah baratdaya dari Kabupaten Wonosobo. Jarak Kecamatan Kaliwiro dari pusat Kabupaten Wonosobo adalah sekitar 22 kilometer melalui Kecamatan Leksono. Sedangkan berjarak 145 Km dari Ibukota Provinsi Jawa Tengah yakni Kota Semarang. Luas wilayahnya 100,08 km² atau 10% dari luas Kabupaten Wonosobo, dan jumlah penduduknya pada Tahun 2012 sebanyak 45.313 jiwa (laki-laki 22.654 jiwa, perempuan 22.659 jiwa). Kecamatan Kaliwiro terdiri atas 21 desa, 90 RW, dan 90 RT. Pusat pemerintaha Kecamatan Kaliwiro berada di Desa Kaliwiro.

Daftar Kelurahan dan Desa[sunting | sunting sumber]

BendunganCledokGambaranGruguKaliguwoKaliwiroKaumanKemiriomboLamukLebakMedonoNgadisonoNgadisonoPesodonganPucungkerepPurwosariSelomanikSukorenoTanjunganomTracapWinongsari
Peta Administrasi Kecamatan Kaliwiro

Batas-batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Sebelah Utara : Kabupaten Banjarnegara, Kecamatan Leksono, Kecamatan Selomerto dan Kecamatan Kalikajar
  2. Sebelah Barat : Kabupaten Kebumen
  3. Sebelah Timur : Kecamatan Sapuran dan Kecamatan Kalibawang
  4. Sebelah Selatan : Kecamatan Wadaslintang dan Kecamatan Kalibawang

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kaliwiro terletak di daerah selatan dari Pegunungan Serayu Selatan dengan ketinggian wilayah antara 500 – 1.000 m di atas permukaan laut. Titik tertingginya berada di Gunung Midangan yang berada di Desa Pesodongan. Sejumlah sungai besar yang berada di Kecamatan Kaliwiro diantaranya Sungai Luk Ulo, Sungai Medono, Sungai Kedungtumpeng, Sungai Panggotan, Sungai Maetan, dan Sungai Gintung. Secara geologi, Kecamatan Kaliwiro bagian barat termasuk dalam Cagar Alam Nasional Geologi Karangsambung. Kecamatan Kaliwiro yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu udara pada siang hari berkisar antara 25-29 C. Hujan turun hampir sepanjang tahun.

Penggunaan Lahan[sunting | sunting sumber]

Komposisi tata guna lahan di Kecamatan Kaliwiro atas lahan sawah seluas 1.776,982 ha (3.03 % ), tanah kering seluas 55,140 ha (47 %), hutan Negara 18,909 ha (19 %), Perkebunan Negara/swasta seluas 2.764 ha (2,5 %) dan lainnya seluas 2.968 ha ( 2,54 %). Kecamatan Kaliwiro mempunyai kemiringan wilayah antara 3,55% seluas 3550 ha atau 3,5%. Hasil bumi unggulan dari Kecamatan Kaliwiro diantaranya Padi, Kelapa, Pisang, Ketela Rambat, Jagung, Pete, Jenitri, Duku, Jamur Tiram, Coklat, Nilam, Singkong, Salak Pondoh, Kayu Jati dan Kayu Albasia.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar penduduk Kecamatan Kaliwiro berprofesi sebagai petani, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantaau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surabaya, Kota Yogyakarta, Kota Surakarta, Purwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti Sumatera, Bali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Kaliwiro memeluk agama Islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama dan Sekolah menengah atas. Data tahun 2010 mencatat terdapat 35 TK, 40 Sekolah dasar, 7 Sekolah menengah pertama dan 1 Sekolah menengah atas.

Infrastruktur[sunting | sunting sumber]

Sarana dan Prasaran infrastruktur di wilayah Kecamatan Kaliwiro umumnya sudah baik. Selain itu sarana penunjang seperti jalan hotmix dan jembatan sudah baik diruas vitas wilayah ini. Terlebih Kecamatan Kaliwiro dilintasi oleh ruas jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Wonosobo dengan Prembun di Kabupaten Kebumen yang dilayani oleh angkutan umum perkotaan berupa bus/mikrobus antara Wonosobo - Kaliwiro - Wadaslintang - Prembun. Selain itu terdapat angkutan desa yang melayani rute KaliwiroLamuk.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kaliwiro memiliki sejumlah tempat wisata maupun potensi wisata diantaranya:

  1. Air Terjun Winong di Desa Winongsari
  2. Telaga Ladan di Desa Pesodongan
  3. Geowisata di Desa Kaliguwo
  4. Gua Selomanik di Desa Selomanik
  5. Gunung Lawang di Desa Selomanik