Halte Gunung Putri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halte Gunung Putri
Logo Kereta Api Indonesia 1991-2011.svg Gunung Putri
+115 m
Vandalism in Gunung Putri Station (2015).jpg
Halte Gunung Putri dipenuhi oleh coretan dan grafiti
LokasiGunung Putri, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat 16961
Indonesia
Ketinggian+115 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi I Jakarta
Letak dari pangkalkm 48+850 lintas JakartaManggaraiNambo[1]
Jumlah peronSatu peron sisi yang tinggi
Jumlah jalur1
Informasi lain
Kode stasiun
  • GPI
  • -
KlasifikasiHalte[2]
Sejarah
Ditutup2006
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Cibinong
ke arah Angke
Loop Line
(rencana)
Nambo
Terminus
Layanan
-
Lokasi pada peta
Halte Gunung Putri berlokasi di Indonesia
Halte Gunung Putri
Halte Gunung Putri
Lokasi di Indonesia

Halte Gunung Putri (GPI) merupakan halte kereta api nonaktif yang terletak di Gunung Putri, Gunung Putri, Bogor. Halte yang terletak pada ketinggian +115 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Halte ini hanya memiliki satu jalur kereta api.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asal usul pembangunan halte ini dapat dilacak dari masterplan pembangunan jalur kereta api lingkar luar Jakarta yang dibuat oleh Departemen Perhubungan Republik Indonesia pada awal dekade 1990-an. Tujuannya, agar kereta api angkutan barang tidak memasuki wilayah DKI Jakarta. Rutenya dari Stasiun Parung Panjang menuju Stasiun Cikarang. Namun, krisis finansial Asia 1997 menyebabkan rancangan itu berhenti di tengah jalan, sehingga jalur kereta api hanya sampai ke stasiun Nambo. Untuk mengisi slot rute yang kosong ini, dioperasikanlah KRD dengan relasi Manggarai - Nambo menggunakan armada KRD MCW 302 pada tahun 1999 hingga 2006.

Pada tahun 2006, KRD Nambo pun dihentikan pengoperasiannya karena usia KRD yang sudah tua dan tidak layak operasi, apalagi pemasukan dari KRD Nambo ini pun tidak banyak sekalipun penumpangnya sangat padat, karena pada saat itu banyak sekali penumpang yang tidak berkarcis. Dengan penghentian operasi KRD Nambo ini, secara otomatis stasiun dan jalurnya juga dinonaktifkan, termasuk Stasiun Gunung Putri ini.[3]

Setelah halte ditutup, setiap hari Jumat selalu diadakan pasar kaget di halaman halte ini. Sejak tahun 2013, Jalur Nambo pun mulai diaktifkan untuk KA Angkutan Semen namun keberadaan KRL Commuter Line baru ada sejak tahun 2015. Meskipun saat ini ada layanan Commuter Line tujuan Stasiun Nambo, Halte Gunung Putri pun masih belum juga diaktifkan. Pasar kaget yang ada di halaman stasiun ini pun tetap ada sekalipun KRL telah beroperasi normal.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
  4. ^ "Mengunjungi Pasar Jumat Pagi Stasiun Gunung Putri". Railway Enthusiast Digest. 5 Desember 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-08-06. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cibinong
ke arah Citayam
Percabangan menuju Nambo Nambo
Terminus

Koordinat: 6°28′18.3″S 106°53′18.4″E / 6.471750°S 106.888444°E / -6.471750; 106.888444