Lompat ke isi

VTV (Indonesia)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
VTV
Logo sejak tahun 2023
JenisJaringan televisi
NegaraIndonesia
Wilayah siaranNasional
Kantor pusatAtrium Mulia Lt. 3, Jl. H.R. Rasuna Said, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Indonesia[1]
Slogan"Hiburan Keluarga Penuh Warna"
BahasaBahasa Indonesia
PemilikVisi Media Asia
Perusahaan indukBakrie Group
Saluran seinduk
  • DocumentaryOne (2013–2015)
  • antv (sejak 2013)
  • tvOne (sejak 2013)
Diluncurkan9 Januari 2023 (2023-01-09)
PendiriAnindra Ardiansyah Bakrie
Nama sebelumnyasportOne (2013–2023)
Ketersediaan
Terestrial
Digital terestrial (DVB-T2)lihat #Jaringan siaran

PT Viva Televisi Olahraga Indonesia (VTV, dahulu bernama sportOne) adalah sebuah jaringan televisi terestrial digital swasta di Indonesia. VTV merupakan bagian dari grup media Visi Media Asia (VIVA) milik Bakrie Group.[2][3]

VTV berkomitmen untuk terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman demi memberikan pengalaman menonton yang lebih bermakna bagi keluarga Indonesia. Target pasarnya adalah keluarga muda, dan terkhususnya anak-anak. Saat ini tingkat kepemirsaan VTV adalah sekitar 2,1%-2,7% per hari.[1]

Sejarah

Logo sportOne saat siaran percobaan (2013-2023)

VTV bermula dari proyek televisi berbasis acara olahraga milik VIVA, bernama sportOne. Proyek tersebut bermula di tahun 2011, ketika VIVA melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia, di mana saat itu menurut presiden direkturnya, Erick Thohir, siarannya akan dilakukan secara terestrial berjaringan.[4] Nama awal dari televisi berbasis acara olahraga ini adalah VIVA Sport yang memiliki target mengudara di 6-10 kota awal di Indonesia.[5][6] Untuk menyukseskan rencana tersebut, tercatat sejumlah perusahaan afiliasinya, seperti di Bali, telah mengajukan izin ke Komisi Penyiaran Indonesia daerah untuk mendirikan televisi lokal jaringan VIVA Sport. Program yang ditargetkannya diklaim variatif, tetapi tetap berbasis olahraga seperti berita olahraga, hiburan olahraga, kuis olahraga dan majalah berita olahraga.[7] Pada tahun 2011, tercatat sudah ada 4 anak usaha yang mendapat izin siar di berbagai daerah,[8] dan kemudian akan terus bertambah seiring pengajuan izin atau akuisisi televisi lokal yang sudah ada.[2]

Nama VIVA Sport kemudian diganti menjadi sportOne di tahun 2012, dengan fokus acara serupa yang ditargetkan terdiri dari program-program olahraga internasional dan lokal. Sempat pada suatu kesempatan di bulan Maret 2012, Erick Thohir menyatakan bahwa kanal ini akan ditayangkan di televisi berlangganan, dan sebagai persiapannya telah berusaha mencari hak siar dari sejumlah kompetisi olahraga.[9] Walaupun Erick sudah menyatakan dalam kesempatan itu bahwa TV ini akan dinikmati pada awal 2013, tetapi baru pada Juli 2013 sportOne baru mengudara secara ujicoba di siaran digital kanal (MUX) VIVA di Jakarta.[10]

Sayangnya, kemudian sportOne tidak berkembang dan sempat hanya bersiaran di Jakarta selama bertahun-tahun, meskipun grup VIVA mendapatkan hak siar di Piala Dunia 2014. Hal ini terjadi meskipun pada April 2014 dan awal 2016 pihak VIVA sempat merencanakan sebagai tahun mulai resminya sportOne bersiaran, di 14 kota di Indonesia dengan biaya modal mendekati Rp 1 triliun.[11][12] Kemungkinan hal ini disebabkan oleh kemandekan siaran digital di Indonesia, atau biaya hak siar olahraga yang mahal.[13] Seiring waktu, tampak bahwa sportOne sempat "mati suri" yang dibuktikan dengan statusnya yang masih berupa siaran percobaan selama bertahun-tahun, dan acaranya hanya didominasi program olahraga yang pernah ditayangkan antv maupun tvOne dan sejumlah informasi olahraga lainnya.

Logo VTV versi abu-abu, digunakan sebagai on-air dan jeda iklan/tanda berkabung/komersial dari tanggal 9 Januari 2023 hingga sekarang.

Sempat hendak dicabut izin siarannya di daerah akibat tidak kunjung bersiaran,[14] baru ketika menjelang penghentian siaran analog 2022, siaran sportOne muncul di sejumlah kota meskipun dengan status masih siaran percobaan dan acara yang tidak jauh berbeda (atau siaran lokal di beberapa daerah tertentu). Belakangan menjelang akhir 2022, muncul kabar rebranding sportOne menjadi VTV, dimulai dengan munculnya program hiburan di siaran sportOne, yang selanjutnya semakin jelas dengan munculnya siaran VTV di kanal satelit eks-sportOne pada tanggal 26 Desember 2022,[15] sudah diajukannya pendaftaran atas nama dan logo baru VTV,[16] dan mulainya VTV memunculkan diri lewat akun media sosial.[13] Akhirnya, pada 9 Januari 2023, nama VTV resmi digunakan meninggalkan sportOne, dengan acara mayoritas merupakan yang sudah ditayangkan di antv maupun tvOne, saluran saudaranya. Ditargetkan di masa depan VTV akan membidik pemirsa muda dengan program-program berbasis hiburan, musik, perjalanan dan olahraga.[13]

Program acara

Saat ini VTV bisa menayangkan acara sendiri. Sebelumnya, VTV hanya menayangkan ulang sejumlah acara yang mayoritasnya adalah yang sempat ditayangkan di antv, VTV belum mempunyai acara buatan sendiri.

Jaringan siaran

Keterangan: yang dicetak miring berarti masih berupa stasiun relay dan belum memiliki siaran lokalnya sendiri.

Daerah Frekuensi Digital (DVB-T2) Nama Multipleksing Digital (DVB-T2)
Jabodetabek 34 UHF tvOne Jakarta
Bandung 38 UHF antv Bandung
Garut 31 UHF antv Garut
Purwakarta 42 UHF antv Purwakarta
Yogyakarta, Surakarta 35 UHF tvOne Yogyakarta
Semarang 39 UHF tvOne Semarang
Tegal 42 UHF GTV Tegal
Purwokerto, Banyumas 37 UHF tvOne Banyumas
Surabaya 32 UHF antv Surabaya
Malang 43 UHF GTV Malang
Jember 33 UHF antv Jember
Banyuwangi 40 UHF GTV Banyuwangi
Kediri 42 UHF GTV Kediri
Madiun 31 UHF antv Madiun
Bandar Lampung 36 UHF antv Bandar Lampung
Pekanbaru 45 UHF tvOne Pekanbaru
Samarinda 47 UHF tvOne Samarinda
Balikpapan 32 UHF GTV Balikpapan
Pontianak 41 UHF Trans TV Pontianak
Padang, Pariaman, Bukittinggi 39 UHF antv Padang, antv Bukittinggi, antv Tanah Datar, dan antv Solok
Jambi 32 UHF Trans TV Jambi
Ambon 45 UHF tvOne Ambon
Banda Aceh 38 UHF antv Banda Aceh
Cilegon, Serang 41 UHF tvOne Cilegon
Pelaihari, Banjarmasin 42 UHF tvOne Banjarmasin
Sumedang 31 UHF antv Sumedang
Kota Denpasar, Singaraja, Karangasem 42 UHF antv Denpasar antv Singaraja antv Karangasem
Sukabumi 37 UHF antv Sukabumi
Medan 40 UHF antv Medan
Pematangsiantar 35 UHF antv Pematangsiantar
Tarakan, Bulungan 39 UHF tvOne Tarakan
Blora, Cepu 40 UHF tvOne Blora
Pati, Rembang 32 UHF tvOne Pati
Cirebon, Kuningan 35 UHF antv Cirebon

Catatan
Untuk saat ini, jangkauan siaran VTV mencakup 16 provinsi di Indonesia dan akan terus bertambah sewaktu-waktu dan siaran digital VTV umumnya bisa diterima satu paket di daerah-daerah yang menerima siaran digital antv dan tvOne.

Referensi

  1. 1 2 Company profile VTV
  2. 1 2 Prospektus VIVA 2011
  3. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (Continued)
  4. VIVA Bangun TV Olahraga Rp290 Miliar
  5. Stasiun TV khusus olahraga segera hadir di INA
  6. Viva Lepas 2,29 Miliar Saham
  7. Pemirsa Televisi Bali Akan Dimanjakan Dengan Siaran Olahraga
  8. Dirikan 3 Media Baru, Induk TVOne Siapkan Rp 1 Triliun
  9. Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang
  10. SPORTONE Mulai Mengudara
  11. [ Visi Media Bersiap Luncurkan Saluran Olahraga]
  12. Viva Siapkan Saluran Free to Air Baru
  13. 1 2 3 VTV Resmi Mengudara Mulai Hari Ini, Cek Daftar Wilayah..
  14. 3 Lembaga Penyiaran Swasta di Maluku Bakal Dicabut Izin Siar
  15. "Siaran SportOne Berganti Nama Menjadi VTV". Lintas TV Digital - Blog Seputar TV Digital. Diakses tanggal 2022-12-27.
  16. SportOne Dikabarkan Akan Segera Rebranding Jadi VTV Mulai 2023

Pranala luar