Ijtima Ulama Dunia 2020

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ijtima Ulama Dunia 2020
Tanggal19-22 Maret 2020 (rencana)
LokasiPondok Pesantren Darul Ulum, Nirannuang, Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan[1]
Koordinat5°16′S 119°32′E / 5.26°S 119.54°E / -5.26; 119.54Koordinat: 5°16′S 119°32′E / 5.26°S 119.54°E / -5.26; 119.54
Nama lainIjtima Ulama Zona Asia
Peserta/Pihak terlibatJamaah Tabligh
HasilDibubarkan

Ijtima Ulama Dunia 2020 atau Ijtima Ulama Zona Asia adalah pertemuan keagamaan massal internasional Jamaah Tabligh yang direncanakan digelar pada 19-22 Maret 2020 di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi sorotan karena acara ini mengumpulkan ribuan orang ketika sedang terjadi pandemi koronavirus di Indonesia.[2] Awalnya panitia lokal tidak menggubris permintaan pemerintah setempat dan tetap berkeinginan menggelar acara tersebut, karena para peserta sudah hadir dan berkumpul di lokasi.[3] Akhirnya setelah proses kesepakatan yang cukup panjang, acara tersebut dibatalkan dan pesertanya dipulangkan ke daerah asal masing-masing.[4]

Garis waktu[sunting | sunting sumber]

Meskipun acara dibatalkan, tetapi belakangan akhirnya diketahui virus sudah menyebar di antara peserta. Pada 29 Maret 2020, 10 hari setelah pembubaran Ijtima Ulama Dunia, seorang peserta meninggal dunia di Balikpapan, menjadi kematian COVID-19 pertama di Kalimantan Timur.[5] Pada 3 April 2020, seorang warga Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, dilaporkan terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona.[3] Warga tersebut mempunyai riwayat perjalanan ke Gowa dan menjadi kasus pertama infeksi virus korona di kabupaten itu.[6] Pada hari yang sama, satu orang warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinyatakan positif virus corona setelah sebelumnya dirujuk ke RSUD Mataram pada 29 Maret 2020 karena warga tersebut mengalami batuk dan sesak napas. Warga tersebut diketahui sebagai salah satu jemaah yang hadir di Gowa[7] dan menjadi kasus ketujuh di NTB.[8]

Sebaran kasus[sunting | sunting sumber]

Peserta Ijtima Dunia menjadi awal mula masuknya pandemi koronavirus ke Kalimantan Utara, serta menambah angka kasus di Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatra Barat,[9] NTB, dan Sulawesi Selatan.

Dampak[sunting | sunting sumber]

PSBB diberlakukan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Kota Tarakan, Kalimantan Utara setelah kasus positif COVID-19 meningkat pesat di 2 kota tersebut, sebagian besarnya terkait peserta Ijtima Dunia.[10]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Belum Ditemukan Peserta Ijtima’ Positif Corona[pranala nonaktif permanen]
  2. ^ Zainuddin, Hasbi (2020-03-18). "Di Tengah Wabah Corona, 8.600 Jemaah Tablig Se-Asia Berkumpul di Gowa Hari Ini". Makassar Terkini. Diakses tanggal 2020-04-16. 
  3. ^ a b Liputan6.com (2020-04-13). "Klaster Baru yang Mengerikan Itu Bernama Ijtima Tablig Gowa". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-04-16. 
  4. ^ Kompas (2020-03-19). "Istana: Ijtima Ulama Dunia di Gowa Batal, Ribuan Peserta Dipulangkan". kompas.com. Diakses tanggal 2020-04-16. 
  5. ^ "Satu Pasien Corona Klaster Ijtima Asia Meninggal Dunia di Balikpapan". Kaltim Today. 2020-03-29. Diakses tanggal 2020-04-16. 
  6. ^ "Satu Pasien Positif Corona, Kotawaringin Barat Langsung Tetapkan KLB Covid-19". okezone.com. 3 April 2020. Diakses tanggal 16 April 2020. 
  7. ^ alhakim (2020-04-03). "Satu Lagi Positif Covid-19 Asal Mataram, Jamaah Tabligh Klaster Gowa". Portal Berita Harian Radar Lombok. Diakses tanggal 2020-04-16. 
  8. ^ katada (2020-04-03). "Satu Lagi Warga Mataram Positif Corona, Total 7 Orang di NTB". Katada. Diakses tanggal 2020-04-16. 
  9. ^ https://www.gatra.com/detail/news/477120/kesehatan/peserta-ijtima-ulama-gowa-4-warga-sumbar-positif-covid-19
  10. ^ "76 Pasien Positif Covid-19 di Kalsel, Terbanyak dari Klaster Gowa". Kompas.com. 2020-04-17. Diakses tanggal 2020-04-24.