Kartika Wirjoatmodjo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.jpg
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara ke-2
Mulai menjabat
25 Oktober 2019
Menjabat bersama Budi Gunadi Sadikin
PresidenJoko Widodo
Wakil PresidenMa'ruf Amin
MenteriErick Thohir
PendahuluMahmuddin Yasin
Direktur Utama Bank Mandiri ke-7
Masa jabatan
21 Maret 2016 – 25 Oktober 2019
PendahuluBudi Gunadi Sadikin
PenggantiSulaiman Arif Arianto (Plt.)
Informasi pribadi
Lahir18 Juli 1973 (umur 47)
Bendera Indonesia Kota Surabaya, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Alma materUniversitas Indonesia
Erasmus University
ProfesiKonsultan
Akuntan
Politisi

Kartika Wirjoatmodjo, S.E., M.B.A. (lahir di Surabaya, Indonesia, 18 Juli 1973; umur 47 tahun) adalah mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri periode 2016 hingga 2019. Pada 23 Oktober 2019, dia bersama Budi Gunadi Sadikin diangkat menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara oleh Presiden Indonesia Joko Widodo untuk Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 dengan Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara.[1]

Sebelum menjadi Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko panggilan akrabnya malang melintang memimpin institusi keuangan ternama di Indonesia, dimulai dari PT Bank Mandiri Tbk sebagai chief financial officer (tahun 2015-2016) kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk pada tahun 2016-2019, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (tahun 2014-2015), dan Direktur Utama Indonesia Infrastructure Finance (tahun 2011-2013) serta Managing Director PT Mandiri Sekuritas pada tahun 2008-2011.

Kartika Wirjoatmojo saat ini juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) berdasarkan rapat umum anggota pada 27 Juni 2016 untuk masa jabatan 2016-2020.[2].

Kehidupan[sunting | sunting sumber]

Kartika Wirjoatmodjo merupakan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, pada tahun 1996 dan meraih gelar Master of Business Administration dari Erasmus University, Rotterdam, Belanda, pada tahun 2001.

Kartika Wirjoatmodjo memulai kariernya sebagai konsultan akuntan dan pajak di RSM AAJ (sekarang bernama RSM Indonesia) sejak tahun 1995 hingga tahun 1996. Selanjutnya, ia bekerja sebagai Analis Kredit di Bank Industri Jepang (1996-1998), Konsultan Senior di PwC Financial Advisory Services (1998-1999) dan Boston Consulting Group (2000-2003).

Pada 2003, Kartika Wirjoatmodjo memutuskan bergabung dengan PT Bank Mandiri Tbk sebagai Kepala Departemen Analisis Strategi & Keuangan. Kartika bahkan dipercaya untuk memimpin divisi sebagai Group Head.

Pada tahun 2008, karier Kartika semakin menanjak. Ia ditugaskan oleh Mandiri Sekuritas sebagai Managing Director. Dia pun mengemban tugas khusus untuk melakukan restrukturisasi keuangan dan refocusing bisnis, pasca krisis 2008 di pasar modal.

Pada 2011, dia kemudian ditugaskan oleh Menteri Keuangan untuk mendirikan sebuah lembaga yang baru dibentuk untuk mempromosikan investasi infrastruktur di Indonesia. Kartika pun akhirnya menjabat sebagai CEO di Indonesia Infrastructure Finance (2011-2013) dan Indonesia Deposit Insurance Corporation (2014-2015).[3]

Karier[sunting | sunting sumber]

  • Konsultan Pajak dan Akuntansi RSM AAJ (1995–1996)[4]
  • Analis Kredit Industrial Bank of Japan (1996–1998)
  • Senior Consultant PwC Financial Advisory Services (1998–1999)
  • Boston Consulting Group (2000–2003)
  • Department Head Strategy & Financial Analysis - Strategy and Performance Group (2003)
  • Managing Director PT Mandiri Sekuritas (2008–2011)
  • Chief Executive Officer PT Indonesia Infrastructure Finance (2011–2013)
  • Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (2014–2015)
  • Chief Financial Officer PT Bank Mandiri Tbk (2015–2016)
  • Chief Executive Officer PT Bank Mandiri Tbk (2016–2019)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Mahmuddin Yasin
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara
2019–sekarang
Petahana