Stasiun Samarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Samarang N.I.S.
  • Singkatan: -
  • Nomor: -
Stasiun Samarang NIS.jpeg
Stasiun Samarang NIS ketika masih beroperasi
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KotaSemarang
KecamatanSemarang Timur
KelurahanKemijen
AlamatKampung Spoorlaan
Kode pos50228
Koordinat6°57′20″S 110°25′54″E / 6.9556168°S 110.4317085°E / -6.9556168; 110.4317085Koordinat: 6°57′20″S 110°25′54″E / 6.9556168°S 110.4317085°E / -6.9556168; 110.4317085
Sejarah
Dibuka10 Agustus 1867
Ditutup1 Juni 1914
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Kelas stasiun[1]Besar
Letak[2]km 0+000 lintas NIS SamarangTangoeng
Layanan-
Lokasi pada peta
Stasiun Samarang berlokasi di Jawa
Stasiun Samarang
Stasiun Samarang (Jawa)

Stasiun Samarang NIS—juga disebut sebagai Stasiun Kemijen NIS—adalah stasiun kereta api nonaktif kelas besar yang terletak di Kampung Spoorlaan (Tambaksari), Kemijen, Semarang Timur, Semarang; termasuk dalam Wilayah Aset IV Semarang.

Stasiun ini merupakan salah satu dari empat stasiun kereta api pertama di Indonesia dan dibangun oleh perusahaan kereta api swasta Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij. Tiga lainnya adalah Allas-Toewa (Alastua), Broemboeng (Brumbung), dan Tangoeng (Tanggung). Stasiun ini juga merupakan stasiun yang beroperasi di jalur kereta api pertama di Indonesia, yang menghubungkan stasiun ini dengan Stasiun Tanggung. Dahulu jalur ini memiliki lebar sepur 1.435 mm sebelum akhirnya diubah ke 1.067 mm, bahkan NIS pernah membuat lebar sepur ganda di jalur ini.

Stasiun ini, bersama dengan pembangunan jalur kereta api Samarang–Tangoeng, mulai dibangun pada hari Jumat pada tanggal 17 Juni 1864 di Kemidjen (km 0). Di km ini Stasiun Samarang dibangun. Pembangunan dilanjut hingga ke Tangoeng hingga akhirnya dibuka untuk umum pada tanggal 10 Agustus 1867.[3]

Stasiun ini ditutup pada tahun 1905 akibat terendam air rob. Pada 1914 sebagian besar bangunan stasiun sudah dibongkar untuk membangun jalur rel baru dari Samarang ke Semarang Tawang. Saat ini kondisi stasiun ini telah tenggelam sedalam 2 meter dibawah permukaan tanah dan telah dijadikan perumahan warga. Stasiun Tawang yang baru ini diresmikan pada tanggal 1 Juni 1914.[4]

Perlu diketahui, bahwasanya ada yang menyatakan bahwa Stasiun Kemijen (maupun Stasiun Semarang Gudang) adalah stasiun kereta api pertama di Indonesia (bahkan hingga saat ini). Padahal stasiun Kemijen yang dimaksud yang dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1864 dan selesai pada tahun 1867, bukanlah stasiun tersebut. Stasiun Kemijen yang terletak di belakang Depo Pertamina adalah stasiun kecil warisan perusahaan kereta api SJS (Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij) yang berusia lebih muda dibandingkan NIS. Sementara itu Stasiun Kemijen NIS yang dulu dinamakan Stasiun Samarang dan letaknya tersembunyi di tengah perkampungan.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Schetskaart van de spoorweg Samarang-Vorstenlanden door de Raad van Beheer der Nederlandsch-Indische Spoorweg-Maatschappij aan de Heeren leden van de Staten-Generaal aangeboden. 1869. 
  4. ^ 1895-1963., Liem, Thian Joe, (2004). Riwayat Semarang (edisi ke-Cet. 2). Jakarta: Hasta Wahana. ISBN 9789799695215. OCLC 60326750. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
Terminus Samarang–Tangoeng (NIS)
Jalur lama NIS, sebelum pindah ke Semarang Tawang
menuju Tangoeng