Daftar Wali Kota Semarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Berikut adalah Daftar Nama Wali kota Semarang dari masa ke masa.

No Wali Kota Awal menjabat Akhir Menjabat Prd. Wakil Wali kota Ket.
1
Mr. Moch.lchsan
1945
1949
1
2
Mr. Koesoebiyono Tjondrowibowo
1949
1951
2
namanya Koesoebjono Hadinoto
yang menyunting anaknya Santo Koesoebjono
3
RM. Hadisoebeno Sosrowerdoyo
1951
1958
3
4
Mr. Abdulmadjid Djojoadiningrat
1958
1960
4
5
RM Soebagyono Tjondrokoesoemo
1961
1964
5
6
Mr. Wuryanto
1964
1966
6
7
Letkol. Soeparno
1966
1967
7
8
Letkol. R. Warsito Soegiarto
1967
1973
8
9
Kolonel Hadijanto
1973
1980
9
10
Kol. H. Iman Soeparto Tjakrajoeda, SH.
1980
1990
10
11
11
Kol. H. Soetrisno Suharto
1990
2000
12
13
12
H. Sukawi Sutarip SH, SE
2000
2005
14
2005
2010
15
Mahfudz Ali
13
Drs. H. Soemarmo HS. M.Si
19 Juli 2010
21 Mei 2013
16
Hendrar Prihadi
14
Hendrar Prihadi Official.png Hendrar Prihadi SE, MM.
21 Mei 2013
19 Juli 2015
Tavip Supriyanto
19 Juli 2015
17 Februari 2016
(14)
Hendrar Prihadi Official.png Hendrar Prihadi SE, MM.
17 Februari 2016
Petahana
17
Hevearita Gunaryanti Rahayu

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Masa Kerajaan Demak[sunting | sunting sumber]

Masa Kesultanan Pajang dan Kesultanan Mataram[sunting | sunting sumber]

  • Pangeran Kanoman atau Pandan Arang III (1553-1586)
  • Mas R.Tumenggung Tambi (1657-1659)
  • Mas Tumenggung Wongsorejo (1659 - 1666)
  • Mas Tumenggung Prawiroprojo (1666-1670)
  • Mas Tumenggung Alap-alap (1670-1674)
  • Kyai Mertonoyo, Kyai Tumenggung Yudonegoro atau Kyai Adipati Suromenggolo (1674 -1701)

Masa VOC[sunting | sunting sumber]

  • Raden Martoyudo atau Raden Sumoningrat (1743-1751)
  • Marmowijoyo atau Sumowijoyo atau Sumonegoro atau Surohadimenggolo (1751-1773)
  • Surohadimenggolo IV (1773-?)
  • Adipati Surohadimenggolo V atau kanjeng Terboyo (?)

Pemerintahan Hindia Belanda[sunting | sunting sumber]

  • Raden Tumenggung Surohadiningrat (?-1841)
  • Putro Surohadimenggolo (1841-1855)
  • Mas Ngabehi Reksonegoro (1855-1860)
  • RTP Suryokusurno (1860-1887)
  • RTP Reksodirjo (1887-1891)
  • RMTA Purbaningrat (1891-?)

Pemerintahan kemudian dibagi dua, yakni Kota Praja dan Kabupaten. Penguasa pribumi kemudian menjadi Bupati Semarang:

  • Raden Cokrodipuro (?-1927)
  • RM Soebiyono (1897-1927)
  • RM Amin Suyitno (1927-1942)
  • RMAA Sukarman Mertohadinegoro (1942-1945)

Sementara penguasa Belanda menjadi Wali Kota Semarang:

  • D. de Jongh (1916-1927)
  • A. Bagchus (1928-1935)
  • H.E. Boissevain (1936-1942)

Pemerintahan Republik Indonesia[sunting | sunting sumber]

  • R. Soediyono Taruna Kusumo (1945-1945), hanya berlangsung satu bulan
  • M. Soemardjito Priyohadisubroto (tahun 1946)

Pemerintahan Republik Indonesia Serikat[sunting | sunting sumber]

  • RM. Condronegoro hingga tahun 1949

Setelah Pengakuan Kedaulatan[sunting | sunting sumber]

  • M. Soemardjito Priyohadisubroto (1946-1952)
  • R. Oetoyo Koesoemo (1952-1956).

Sejak 1945[sunting | sunting sumber]

Sejak tahun 1945 para wali kota yang memimpin kota besar Semarang yang kemudian menjadi Kota Praja dan akhirnya menjadi Kota Semarang adalah sebagai berikut:

  • Mr. Moch. lchsan (1945-1949)
  • Mr. Koesoedibiyono Tjondrowibowo (1949–1 Juli 1951)
  • RM. Hadisoebeno Sosrowardoyo (1 Juli 1951–1 Januari 1958)
  • Mr. Abdulmadjid Djojoadiningrat (7 Januari 1958–1 Januari 1960)
  • RM Soebagyono Tjondrokoesoemo (1 Januari 1961–26 April 1964)
  • Mr. Wuryanto (25 April 1964–1 September 1966)
  • Letkol. Soeparno (1 September 1966–6 Maret 1967)
  • Letkol. R. Warsito Soegiarto (6 Maret 1967–2 Januari 1973)
  • Kolonel Hadijanto (2 Januari 1973–15 Januari 1980)
  • Kol. H. Iman Soeparto Tjakrajoeda SH (15 Januari 1980–19 Januari 1990)
  • Kol. H. Soetrisno Suharto (19 Januari 1990–19 Januari 2000)
  • H. Sukawi Sutarip SH. (19 Januari 2000–2010)
  • Drs. H. Soemarmo HS, MSi. (2010–2013)
  • Hendrar Prihadi, SE, MM. (2013-2015; 2016-sekarang)
  • Tavip Supriyanto (Pejabat Sementara, 2015-2016)

Untuk bupati selanjutnya lihat Kabupaten Semarang. Kotamadya Semarang secara definitif ditetapkan berdasarkan UU Nomor 13 tahun 1950 tentang pembentukan kabupaten-kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Tengah.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]