Persak Kebumen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Persak Kebumen
Logo Persak Kebumen
Logo Persak Kebumen
Nama lengkapPersatuan Sepak Bola Kebumen
JulukanLaskar Joko Sangkrip
Walet Emas
Berdiri1967
StadionStadion Chandradimuka, Kebumen, Jawa Tengah
(Kapasitas: 10,000)
PemilikPT. Kebumen Beriman Sport
PelatihBendera Indonesia Sartono Anwar
ManajerBendera Indonesia H M. Tursino, SE
LigaLiga 3
2015-2016-
Situs webSitus web resmi klub
Kelompok suporterBUMI Mania,
Kostum Kandang
Kostum Tandang

Persak (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Kebumen) adalah sebuah klub Sepak Bola Indonesia yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Persak saat ini menyandang status sebagai tim peserta untuk Liga Nusantara. Pendukung atau suporter dari Persak Kebumen dikenal dengan nama atau sebutan Bumi Mania (lengkapnya adalah Kebumen Militan Suporter).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pendirian dan tahun awal[sunting | sunting sumber]

Persak Kebumen didirikan pada tahun 1967 atas tuntutan masyarakat Kebumen yang menginginkan adanya sebuah klub sepak bola di daerah Kabupaten Kebumen yang dapat berlaga di kompetisi resmi Liga Indonesia.

Tahun 2008 Persak mulai bermain di Divisi Tiga Liga Indonesia Jawa Tengah. Terakhir kalinya Persak Kebumen bermain di kompetisi Liga Indonesia adalah pada tahun 2011.

Masa vakum[sunting | sunting sumber]

Persak Kebumen telah vakum sejak lama dari tahun 2009 s/d 2013, dikarenakan Ketua Umum dari PSSI Kebumen Mohammad Dahsyat tidak dapat bekerja dengan baik. Begitu pula juga dengan pemerintah dari Kebupaten Kebumen yang kurang mendukung keolahragaan terutama pada cabang sepak bola di Kebumen.

Meskipun telah vakum, suporter dari Persak Kebumen, yaitu Bumi Mania tetap mendukung klubnya meskipun saat Persak Kebumen menghilang dan tenggelam (vakum). Bumi Mania dikenal sangat loyal ketika mendukung klub tercintanya, itu terbukti pada masa-masa vakumnya Persak Kebumen. Dan pemerintah Kebumen telah menyatakan Persak Kebumen dipastikan akan berlaga kembali di Liga Nusantara Jawa Tengah pada tahun 2015 [1].

Era kebangkitan[sunting | sunting sumber]

Kamis, 15 Mei 2014, Persak Kebumen mulai ada tanda-tanda kebangkitan setelah dua tahun tidak satupun mengikuti kompetisi resmi yang ada di Liga Indonesia. Itu bakal terwujudkan setelah CEO dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Patriot Bekasi, yaitu MK Yulianto tokoh asli asal Kebumen tepatnya dari Desa Blengor Wetan, Kecamatan Ambal, yang mencoba membangkitkan Persak Kebumen dengan adanya suntikan dana dari MK Yulianto sendiri. Akan tetapi dengan seiring berjalannya waktu, MK Yulianto menghilang bak ditelan bumi. Padahal Kick Off Liga Nusantara 2014 sudah mendekati waktu dan pemain sudah disiapkan walaupun pemain lokal Kebumen semua. Pengurus Persak yang saat itu ditangani Ahmad Bedari bingung, karena MK Yulianto yang katanya akan mengucurkan dana untuk Persak tidak dapat dihubungi, semua yang dikatakan MK Yulianto hanya janji kosong yang tidak ada realisasinya. Setelah MK Yulianto menghilang, muncul pengusaha muda yang peduli dengan sepak bola yang prihatin melihat keadaan tersebut, dengan dana pribadi dia membiayai Persak di Liga Nusantara tahun 2014 hingga kompetisi rampung[2].

Era saat ini[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2015, Persatuan Sepak Bola Kebumen telah melakukan revolusi. Ketua Umum sudah berganti dari Mohammad Dahsyat ke H. Arif Ainudin, ST dan manajemen serta kepengurusannya juga berganti. Pihak Persak Kebumen mendatangkan pelatih tingkat Nasional sekelas Sartono Anwar, kemudian membuka dan melakukan seleksi secara umum baik dari dalam kota ataupun luar kota yang dibimbing langsung oleh Sartono Anwar[3]. Pembaharuan stadion juga masih terus dilakukan dan sekarang kondisi lapangan sudah layak pakai dan layak untuk ikut Liga Nusantara 2015.

Untuk mempersiapkan perhelatannya di Liga Nusantara tahun 2015, manajemen dari Persak Kebumen telah menyiapkan dana sebesar Rp. 500.000.000,-[4]

Lambang dan warna[sunting | sunting sumber]

Lambang Persak Kebumen tahun 2015
Lambang Persak Kebumen tahun 2014

Lambang klub saat ini, adalah desain lambang hasil dari sayembara yang diadakan oleh manajemen Persak Kebumen pada tahun 2015[5][6][7][8][9]. Tapi hingga sekarang belum ada publikasi siapa saja yang menjadi juara 1, 2 dan 3 dari sayembara lambang tersebut.

Pada tahun pembentukan awal klub ini tidak diketahui bagaimana bentuk lambang dari Persak Kebumen. Namun, saat akan mengikuti Liga Nusantara 2014, manajemen Persak membuat lambang berbentuk perisai dengan ada gambar bola dan burung lawet di tengah perisai tersebut dan juga mahkota di bagian atasnya. Persak identik dengan warna merah emas. Warna merah mewakili keberanian, kekuatan dan semangat perjuangan dan warna emas menggambarkan kemakmuran, kedudukan atau prestis.

Arti logo Persak Kebumen 2015:

  • Burung Walet. Melambangkan fauna identitas Kota Kebumen.
  • Perisai. Melambangkan kekuatan, ketahanan, keamanan dan kepercayaan diri.
  • Padi. Melambangkan sendi kehidupan bangsa Indonesia.
  • Helai Warna Putih. Melambangkan semangat fair play.
  • Warna Emas. Melambangkan kemakmuran, kedudukan atau prestis.
  • Warna Merah. Melambangkan keberanian, kekuatan dan semangat perjuangan.
  • Warna Putih. Melambangkan Kesucian, kebenaran atau fair play.
  • Warna Kuning. Melambangkan sifat optimis.

Stadion[sunting | sunting sumber]

Persak Kebumen melakukan latihan dan pertandingan menggunakan stadion yang sama, yaitu Stadion Chandradimuka. Stadion yang berkapasitas sekitar 10.000, juga digunakan untuk kegiatan masyarakat lokal dan juga untuk konser[10], pengambilan gambar untuk film[11], latihan pemadam kebakaran dan sebagainya.

Pada tahun 2011, stadion ini mengalami kerusakan lapangan berupa rumput yang gundul, serta fasilitas penunjang lainnya seperti pada kursi tribun VIP dan kebocoran atap, serta fasilitas kamar mandi.[12]

Sedangkan pada tahun 2012, Stadion Chandradimuka dijadikan tempat untuk pengungsian sementara para pedangang yang dipindahkan dari Pasar Tumenggungan, karena pasar tersebut akan direnovasi[13]. Dan sekarang, pemerintah Kabupaten Kebumen telah berjanji akan ada normalisasi untuk stadion[1].

Stadion Chandradimuka Kebumen 2014 setelah dilakukan pembersihan oleh Bumi Mania, pasca dijadikan pasar sementara.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Skuat tim utama[sunting | sunting sumber]

Tim utama pada tahun 2015

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
24 Bendera Indonesia GK Fajar Suryanto
31 Bendera Indonesia GK Bagus Aditya Kartiyanto
46 Bendera Indonesia GK Muhammad Tri Febrianto
2 Bendera Indonesia DF Muhammad Taufiq
27 Bendera Indonesia DF Rohmat Faozin
4 Bendera Indonesia DF Taufiq Salaffudin
12 Bendera Indonesia DF Yogi Destantyo
6 Bendera Indonesia DF Adik Sumarmo Kapten
10 Bendera Indonesia FW Gunaryo
23 Bendera Indonesia DF Rahadian Nurul Fanani
17 Bendera Indonesia MF Muhamad Irfan
No. Pos. Pemain
8 Bendera Indonesia MF Muhammad Arifin
9 Bendera Indonesia FW Ari Widianto
11 Bendera Indonesia MF Fandi Ahmad
99 Bendera Indonesia FW Totok Andik
19 Bendera Indonesia MF Ngasifudin
13 Bendera Indonesia DF Modestus indra setiawan
18 Bendera Indonesia DF Eko purnomo
7 Bendera Indonesia MF Lukman arif
28 Bendera Indonesia MF Ufhy hi. Azis
26 Bendera Indonesia FW Catur setiawan
77 Bendera Indonesia FW Edi susanto
21 Bendera Indonesia Syamsul huda
37 Bendera Indonesia DF Dial Yanu Ramadhan

Partisipasi dan prestasi[sunting | sunting sumber]

Tahun 2012[sunting | sunting sumber]

  • Piala Darori Cup: Juara 1

Tahun 2013[sunting | sunting sumber]

  • Piala Darori Cup: Juara 1
  • Piala Darori Cup sekaresidenan Banyumas dan Kebumen: Ikut berpartisipasi
  • Piala Haryono Cup: Juara 2
  • Piala Petanahan Cup: Juara 1

Tahun 2014[sunting | sunting sumber]

  • Liga Nusantara 2014: Tidak lolos fase grup zona Jawa Tengah

Tahun 2015[sunting | sunting sumber]

  • Piala Bupati Banyumas: JUARA 1
  • Piala Bupati Banjarnegara: JUARA 2
  • Liga Nusantara 2015: Belum ada statistik
  • Tahun 2016
  • Piala Bupati Cilacap: JUARA 2
  • Piala Bupati Purbalingga: JUARA 2

Julukan[sunting | sunting sumber]

  • Laskar Joko Sangkrip
Joko Sangkrip adalah sosok tokoh masyarakat dari Kebumen yang cerdas, bersemangat dan pantang menyerah. Diharpakan dengan diberi julukan Laskar Joko Sangkrip semoga klub Persak bisa menjadi klub sepak bola yang cerdas, bersemangat dan pantang menyerah.
  • Walet Emas
Walet Emas adalah fauna resmi identitasnya Kota Kebumen, burung walet meskipun kecil tetapi lincah, cekatan dan berharga. Diharapkan dengan diberi julukan Walet Emas semoga klub Persak Kebumen bisa menjadi klub sepak bola yang lincah, cekatan dan berharga seperti emas di hati warga Kebumen.

Pemasok kostum dan sponsor[sunting | sunting sumber]

Periode Pemasok kostum Sponsor
2008 - 2009 Vilour
2009 - 2014 Sportama SKN Group
2015 - sekarang Specs SKN Group

Suporter[sunting | sunting sumber]

Persak memiliki basis pendukung yang luar biasa, Bumi Mania (Kebumen Militan Mania). Basis pendukung ini yang selalu setia mendukung Persak dalam kondisi apapun dan menumbuhkan semangat bibit baru dari semua Korwil Bumi Mania Kebumen.

Bumi Mania yang sering dikenal dengan Kebumen Militan Suporter berkembang tidak untuk mencari musuh. Namun, mencari pertemanan antar suporter di seluruh Indonesia dan Bumi Mania dari dahulu dikenal dengan induk suporter yang terbesar di ranah ngapak dan paling disegani.

  • Nama: Bumi Mania (Kebumen Militan Mania)
  • Berdiri: 2012
  • Tim Kebanggaan: Persak Kebumen
  • Warna Kebanggaan: Merah

Rivalitas[sunting | sunting sumber]

Rival Persak Kebumen di zona Jawa Tengah adalah Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap.

Outlet suporter[sunting | sunting sumber]

Untuk memudahkan para pecinta sepak bola di Kab. Kebumen dan sekitarnya untuk mendapatkan atribut (syal, kaos, jersey original Persak dan lain sebagainya), Bumi Mania suporter Persak Kebumen mendirikan outlet resmi bernama "Kebumen Fans Shop" yang berlokasi di Jl. Tentara Pelajar No. 88, Kebumen (Selatan SPBU Kawedusan).

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]