Kurniawan Dwi Yulianto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kurniawan
Informasi pribadi
Nama lengkapKurniawan Dwi Yulianto
Tanggal lahir13 Juli 1976 (umur 43)
Tempat lahirMagelang, Indonesia
Tinggi1,74 m (5 ft 8 12 in)
Posisi bermainPenyerang
Karier junior
1993PSSI Primavera
1994Sampdoria Primavera
Karier senior*
TahunTimTampil(Gol)
1994–1995FC Luzern12(3)
1995–1999Pelita Bakrie36(18)
1999–2001PSM Makassar58(37)
2001–2003PSPS Pekanbaru50(28)
2003–2004Persebaya Surabaya28(14)
2004–2005Persija Jakarta18(10)
2005–2006Sarawak FA31(29)
2006–2007PSS Sleman16(11)
2007–2008Persitara32(14)
2008–2009Persisam Putra Samarinda22(10)
2009–2010Persela Lamongan24(7)
2010–2011Tangerang Wolves F.C.16(6)
2011–2012Pro Duta FC27(9)
2012–2013Persipon Pontianak18(9)
Total406(200)
Tim nasional
1995–2005Indonesia59(33)
Kepelatihan
2018Indonesia (asisten)
2019–Indonesia U-23 (asisten)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.

Kurniawan Dwi Yulianto (lahir di Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, 13 Juli 1976; umur 43 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia yang juga dianggap sebagai salah satu yang terbaik yang dimiliki Indonesia. Terakhir ia bermain untuk Persela Lamongan di Indonesia Super League. Sekarang pada tahun 2010 Kurniawan Dwi Yulianto mencoba peruntungannya bermain untuk klub kebanggaan masyarakat Medan yaitu the killer PSMS Medan di kasta divisi utama.

Biasa bermain sebagai striker, Kurniawan adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang pernah bermain di Eropa. Pada awal kariernya dia sempat bermain di tim remaja Sampdoria sebelum kemudian pindah ke FC Luzern di Swiss akibat masalah dengan PSSI.

Pemain yang akrab dipanggil "Ade" dan juga sering dijuluki "Kurus" karena posturnya yang kecil ini lalu kembali ke Indonesia dan bermain di Liga Indonesia dan bermain dengan beberapa tim: PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, PS Pelita Bakrie, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, Persitara Jakarta Utara, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, PSMS Medan, Tangerang Wolves FC, PPSM Magelang, dan sekarang bermain untuk Persipon Pontianak, salah satu klub di Kota Pontianak. Antara Desember 2005 hingga Mei 2006, Kurniawan memperkuat Sarawak FC di Malaysia, tetapi ia dianggap gagal karena jarang mencetak gol dan diputus kontrak.

Karier Kurniawan pernah melorot akibat mengonsumsi narkoba pada sekitar akhir 1990-an, tetapi dia kemudian bangkit dan kembali memperoleh karier sepak bola yang sukses. Saat ini Kurniawan adalah pencetak gol terbanyak kedua dalam timnas sepak bola Indonesia dengan 31 gol setelah Bambang Pamungkas (34 gol).

Kurniawan memiliki dua anak dari pernikahannya dengan Kartika Dewi.

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  1. SD Negeri Kalinegoro 5 Kabupaten Magelang
  2. SMP Negeri 7 Kota Magelang
  3. SMP Negeri 3 Kota Salatiga
  4. SMA Negeri 2 Kota Salatiga
  5. SMA Negeri Ragunan Kota Jakarta

Pranala luar[sunting | sunting sumber]