Piala Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Copa Indonesia)
Jump to navigation Jump to search
Piala Indonesia
Piala Indonesia 2018 logo.png
Logo Piala Indonesia 2018
Dibentuk 2005
Wilayah  Indonesia
Jumlah tim 128 (2018)
Juara bertahan Persibo Bojonegoro
Klub tersukses Sriwijaya FC (3)
Slogan Everyone Can Play
Soccerball current event.svg Piala Indonesia 2018

Piala Indonesia merupakan sebuah turnamen sepak bola tahunan garapan PSSI. Pertama kali turnamen ini diadakan pada tahun 2005 dengan nama Copa Indonesia (Copa Dji Sam Soe untuk alasan sponsor).

Turnamen ini mempertemukan seluruh klub sepak bola dari 3 tingkatan kompetisi Liga Indonesia yakni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Pada tahun 2018 klub yang berpartisipasi berjumlah 128 klub dari ketiga tingkatan tersebut[1].

Melalui turnamen Piala Indonesia, klub-klub dari luar Liga 1 memiliki kesempatan untuk menghadapi klub-klub besar yang selalu menghuni Liga 1. Bagi klub-klub divisi terendah, merupakan kebanggaan dapat mengukur kemampuan melawan klub-klub besar bahkan menjadi motivasi tersendiri untuk menjadi pembunuh raksasa jika mampu mengalahkan klub-klub dari divisi di atasnya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Piala Indonesia digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2005 dan disponsori PT. HM Sampoerna Tbk. dan PT Bentoel Prima dengan produk unggulannya yakni Dji Sam Soe, sehingga ajang tersebut dinamakan pula dengan Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005. Turnamen Piala Indonesia 2005 melibatkan 92 tim yang terdiri dari 36 klub Divisi Utama, 40 klub Divisi Satu dan 16 klub Divisi Dua. Sebelumnya di era Galatama Pernah pula digelar semacam Piala Indonesia yang diikuti oleh klub-klub Galatama dengan nama Piala Galatama.

Format Turnamen[sunting | sunting sumber]

Turnamen Piala Indonesia diselenggarakan dengan menggunakan sistem gugur dengan pola Home and Away, atau partai kandang dan tandang, mulai babak penyisihan hingga partai semi final. Sementara babak grand final dilangsungkan dalam satu kali dalam pertandingan pamungkas di satu tempat. Final Piala Indonesia 2005 dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Hadiah dan Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Klub yang mampu menjuarai turnamen ini berhak mendampingi juara Liga Indonesia mewakili Indonesia di ajang Piala AFC. Ada beberapa penghargaan di turnamen Piala Indonesia, selain dari piala bergilir, yaitu:

  • Juara : Rp. 1.000.000.000
  • Peringkat II : Rp. 500.000.000
  • Peringkat III : Rp. 350.000.000
  • Pemain terbaik : Rp. 75.000.000
  • Top Scorer : Rp. 75.000.000
  • Fair Play Team : Rp. 75.000.000
  • Best Supporter : Rp. 75.000.000

Pencetak Gol Terbanyak[sunting | sunting sumber]

Pemain Terbaik[sunting | sunting sumber]

Suporter Tim Terbaik[sunting | sunting sumber]

Juara Piala Indonesia[sunting | sunting sumber]

Musim Juara Hasil Runner-up
2005 Arema Malang
(Divisi Utama)
4-3
(perpanjangan waktu)
Persija Jakarta
(Divisi Utama)
2006 Arema Malang
(Divisi Utama)
2-0 Persipura Jayapura
(Divisi Utama)
2007 Sriwijaya FC
(Divisi Utama)
4-1 (1-1)
(setelah adu penalti)
Persipura Jayapura
(Divisi Utama)
2008–09 Sriwijaya FC
(Liga Super Indonesia)
1-0
(Persipura walk out (wo) pada menit 60)
Persipura Jayapura
(Liga Super Indonesia)
2010 Sriwijaya FC[5]
(Liga Super Indonesia)
2-1 Arema Indonesia
(Liga Super Indonesia)
2012 Persibo Bojonegoro
(Liga Prima Indonesia)
1-0 Semen Padang FC
(Liga Prima Indonesia)

Distribusi Juara[sunting | sunting sumber]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Kontroversi terjadi pada final Copa Dji Sam Soe 2009 di Stadion Jakabaring, Palembang. Akibatnya, pada menit 60, Persipura menyatakan walk out (wo) saat pertandingan masih berjalan dengan skor 1-0 untuk Sriwijaya FC. Hal ini "mencoreng" nama fair play, sehingga sebagai hasil akhir Sriwijaya FC menang 4-0 karena Persipura yang menyatakan wo. Setelah kasus itu, muncul dugaan Persipura akan diturunkan dari Liga Super Indonesia ataupun mengundurkan diri dan mengikuti kompetisi Australia namun Persipura tetap bermain di Liga Super Indonesia pada musim berikutnya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]