Lompat ke isi

Halte Transjakarta Lebak Bulus

801 Lebak Bulus
Halte Transjakarta
Suasana di dalam peron halte.
Letak
KotaJakarta Selatan
Desa/kelurahanLebak Bulus, Cilandak
Kodepos12440
AlamatJalan Pasar Jumat
Koordinat6°17′22″S 106°46′27″E / 6.2895°S 106.7742°E / -6.2895; 106.7742
Desain Halte
Jenis bangunanSatu bangunan halte untuk penaikan dan penurunan
Tingkat1 tingkat
ElevasiSebidang jalan raya
PosisiTepi jalan
Pintu masukMelalui rampa di depan Entre D Stasiun MRT Lebak Bulus
Gerbang tarifYa
AksesHandicapped/disabled access
ParkirAda (fasilitas park & ride Lebak Bulus)
Fasilitas SepedaAda (Pintu F Stasiun MRT Lebak Bulus)
Informasi lain
PemilikPT Transportasi Jakarta
Nama lainStasiun MRT Lebak Bulus
Nama sebelumnyaTerminal Lebak Bulus
StatusBeroperasi
Dibuka21 Februari 2009
Dibangun kembali2015 (Halte temporer)
2017;
9 tahun lalu
 (2017) (Halte baru)
Layanan
Halte sebelumnya Transjakarta Halte berikutnya
Underpass Lebak Bulus
Perjalanan satu arah
Koridor 8
Terminus
via Tomang
Pondok Pinang
menuju Pasar Baru
Koridor 8
Terminus
via Cideng
Layanan
penghubung
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Terminus Lin Utara–Selatan
NS21
transfer di Lebak Bulus
Fatmawati
Lokasi pada peta
Peta

Lebak Bulus adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Terminal Lebak Bulus, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Halte yang berada di Koridor 8 yang membentang dari utara ke selatan ini merupakan titik awal ke arah Halte Harmoni atau titik akhir dari arah sebaliknya selain itu halte ini adalah halte transit bagi S21 dan S22 arah Ciputat, serta 6H arah Terminal Senen.

Sebelum menjadi seperti sekarang, Halte Lebak Bulus merupakan halte yang berukuran lebar dan luas. Halte Lebak Bulus merupakan halte yang terletak tepat di depan Terminal Bus Angkutan Dalam Kota Lebak Bulus. Halte Lebak Bulus melayani bus Transjakarta di sisi utara dan selatan halte dengan memiliki 6 pintu dermaga di tiap sisinya, serta dengan total 6 dermaga tambahan di sebelah timur halte. Akses ke dalam halte dijangkau melalui pintu di tengah-tengah halte.[1]

Untuk mengakomodasi pembangunan MRT Jakarta fase 1, Halte Lebak Bulus kemudian dibongkar dan dipindahkan ke sisi selatan lokasi eks bangunan terminal pada pertengahan tahun 2015, mengubah halte ini menjadi halte sisi berperon menghadap utara. Halte dibangun dengan ukuran yang relatif jauh lebih sempit sekaligus sedikit lebih pendek dibandingkan halte sebelumnya dengan hanya 6 dermaga. Ukurannya halte yang begitu sempit dan tak sepadan dengan okupansi yang tinggi membuat gerbang tiket (barrier/turnstile) di halte ini tetap dipasang banyak tetapi dibuat menyerong agar dapat memungut tarif penumpang lebih cepat dan efektif.[2]

Seiring dengan mulai dijalaninya pembangunan kompleks Depo MRT, lokasi halte temporer berubah menjadi emplasemen depo dan Halte Lebak Bulus kembali direlokasi dan dibangun kembali tepat di sisi barat calon Stasiun MRT Lebak Bulus, yang beroperasi pada awal tahun 2017 dengan fasad yang sama persis dengan halte temporer sebelumnya. Sebelum jalan di bawah gedung stasiun dapat dilalui, Halte Lebak Bulus melayani penumpang di peron sisi selatan halte yang sebelumnya terdapat jalan akses sementara untuk kendaraan arah Ciputat. Peron pun berpindah di sisi utara usai jalan raya di bawah stasiun dapat kembali diakses.[3][4]

Bangunan dan tata letak

[sunting | sunting sumber]

Halte Lebak Bulus merupakan salah satu halte terminus koridor dengan posisi di sisi jalan, serupa dengan Halte Kali Besar, Halte Pondok Pinang, Halte Pluit, dan Halte Tanjung Priok. Halte ini memiliki 6 pintu dermaga dan terbagi atas dua gugus dermaga yang melayani rute Transjakarta yang berlainan. Akses menuju halte kini ditempuh melalui rampa yang berada tepat di tangga turun Entre D Stasiun MRT Lebak Bulus.

Utara (Pondok Pinang) tujuan Pasar Baru Penurunan
Peron sisi, pintu peron terbuka di sisi kiri arah perjalanan
Selatan

Layanan bus kota non-BRT

[sunting | sunting sumber]
Jenis Trayek Tujuan Catatan
Bus kota Transjakarta 6H Lebak Bulus—Senen
(Reguler)
Di dalam halte
D41 Lebak BulusSawangan
(Reguler)
S21 CiputatKejaksaan Agung (CSW)
(MetroTrans EV*)
Di luar halte
S22 Ciputat—Kampung Rambutan
(MetroTrans)
7A Lebak BulusKampung Rambutan
(MetroTrans EV*)
D21 Lebak BulusUniversitas Indonesia
(MetroTrans EV*)
Mikrotrans JAK 03 Lebak Bulus—Andara
JAK 32 Lebak BulusPetukangan Selatan
JAK 45 Lebak BulusRagunan
JAK 49 Lebak Bulus—Pasar Cipulir
JAK 95 Lebak BulusTerminal Pasar Minggu
JAK 102 Lebak BulusTerminal Blok M

Catatan:

  • Rute S21 terkadang sebagian menggunakan armada MetroTrans EV
  • Rute 7A dan D21 terkadang sebagian menggunakan armada MetroTrans non-EV

Kontroversi

[sunting | sunting sumber]

Surat kabar Kompas edisi 15 Januari 2020 mengkritik kondisi bangunan halte Lebak Bulus yang dinilai sudah sangat sempit, mengingat jumlah penumpang yang dilayani halte ini semakin banyak semenjak dibukanya Stasiun MRT Lebak Bulus pada Maret 2019 silam. Mengingat pembagian gerbang halte yang menyerong akibat sempit dan padatnya halte, disebutkan bahwa revitalisasi dijanjikan untuk memperlebar halte.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Foke Resmikan Bus Transjakarta Koridor VIII". kompas.com. 21 Februari 2009. Diakses tanggal 9 Oktober 2025.
  2. Priyombodo (2025-04-30). "Penanda Zaman yang Berubah di Lebak Bulus". Kompas. Diakses tanggal 2025-10-09.
  3. Nailufar, Nibras Nada (31 Oktober 2017). "Stasiun MRT Lebak Bulus Terintegrasi dengan Transjakarta". kompas.com. Diakses tanggal 9 Oktober 2025.
  4. Rudi, Alsadad (2017-01-31). "Stasiun MRT Lebak Bulus Akan Terhubung ke Halte Transjakarta". kompas.com. Diakses tanggal 2026-01-16.
  5. Nababan, Helena F. (15 Januari 2020). "Transjakarta dan Tantangan Integrasi" (PDF). Kompas. Diakses tanggal 9 Oktober 2025 via Subbagian Humas Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Halte Lebak Bulus, misalnya, dinilai sudah terlalu sempit. Halte ini turut terkena limpahan penumpang MRT.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]