Halte Transjakarta Taman Sari
| Halte Transjakarta | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Halte Taman Sari pada Januari 2024 | ||||||||||||||||
| Letak | ||||||||||||||||
| Kota | Jakarta Barat | |||||||||||||||
| Desa/kelurahan | Mangga Besar, Taman Sari (sisi timur) Keagungan, Taman Sari (sisi barat) | |||||||||||||||
| Kodepos | 11130 11180 | |||||||||||||||
| Alamat | Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk | |||||||||||||||
| Koordinat | 6°08′57″S 106°49′00″E / 6.1492°S 106.8166°E | |||||||||||||||
| Desain Halte | ||||||||||||||||
| Jenis bangunan | Dua bangunan halte dalam area berbayar yang sama | |||||||||||||||
| Tingkat | 1 tingkat | |||||||||||||||
| Elevasi | Sebidang jalan raya | |||||||||||||||
| Posisi | Median jalan | |||||||||||||||
| Pintu masuk | Jembatan penyeberangan di sudut Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Mangga Besar Raya | |||||||||||||||
| Gerbang tarif | Ya | |||||||||||||||
| Fasilitas Sepeda | Tidak | |||||||||||||||
| Informasi lain | ||||||||||||||||
| Pemilik | PT Transportasi Jakarta | |||||||||||||||
| Nama sebelumnya | Olimo (hingga tahun 2023) | |||||||||||||||
| Status | Beroperasi | |||||||||||||||
| Dibuka | 1 Februari 2004 | |||||||||||||||
| Direnovasi | 14 Maret 2023 | |||||||||||||||
| Layanan | ||||||||||||||||
| ||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | ||||||||||||||||
![]() | ||||||||||||||||
Taman Sari adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat. Halte yang berada di Koridor 1 yang membentang dari utara ke selatan ini, namanya berasal dari nama kecamatan, yang terletak di sudut Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Mangga Besar.
Halte Taman Sari sempat ditutup untuk dilakukan pemeliharaan dan perbaikan mulai 31 Oktober 2022, hingga kemudian dibuka kembali pada 14 Maret 2023.[1]
Penamaan
[sunting | sunting sumber]Halte Taman Sari awalnya bernama Olimo, yang berasal dari sebuah perusahaan pengecer barang-barang impor untuk kebutuhan mobil pada masa penjajahan Belanda, yakni N.V. Olimo. Perusahaan itu menjual aksesoris, suku cadang, pelumas, cat bodi, dan vernis impor. Olimo didirikan pada tahun 1914, dan berkantor di tempat yang kini berada di sisi timur laut dari persimpangan Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Mangga Dua, yang terletak di sebelah selatan halte. Olimo juga pernah memiliki kantor cabang di Bandung, Surabaya, dan Medan. Kantor pusat Olimo dirubuhkan sekitar tahun 1990-an, dan namanya kemudian menjadi nama yang populer untuk menyebut daerah sekitar halte.[2]
Meski Olimo telah lama bangkrut dan menjadi nama untuk penyebutan suatu daerah, Transjakarta menganggap nama tersebut sebagai nama korporat. Hal ini akhirnya membuat halte Olimo diubah namanya menjadi Taman Sari, sebagai rangkaian dari netralisasi nama-nama halte Transjakarta untuk mendapatkan hak penamaan resmi.[3][4]
Tata letak
[sunting | sunting sumber]| Barat | ||
| Peron sisi, pintu peron terbuka di sisi kanan arah perjalanan | ||
| Kali Batang Hari | ||
| Peron sisi, pintu peron terbuka di sisi kanan arah perjalanan | ||
| Timur | ← (Mgg. Besar) | |
Layanan bus kota non-BRT
[sunting | sunting sumber]| Jenis | Trayek | Tujuan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Bus kota Transjakarta | 1A | Pantai Maju—Balai Kota (Reguler) |
Di dalam halte |
Insiden
[sunting | sunting sumber]Pada 26 Januari 2020, seorang penumpang wanita Transjakarta diserang oleh orang tak dikenal saat turun tangga JPO selepas keluar dari Halte Olimo. Akibatnya, korban dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka sayatan yang cukup dalam dan panjang di kepala bagian belakang.[5]
Pada 1 April 2024, Jalan Raya yang berada di sekitar Halte Taman Sari ambles dan memakan lajur hingga tak lebih dari 1 mobil dapat lewat bersamaan. Imbas dari kerusakan ini, layanan Transjakarta dari Halte Harmoni hingga Halte Glodok terhenti dan mengalami pengalihan.[6] MRT Jakarta membantah kerusakan ini diakibatkan oleh proyek pembangunan MRT Fase 2, yang justru karena proyek relokasi utilitas oleh perusahaan lain yang bertanggung jawab.[7]
Galeri
[sunting | sunting sumber]- Suasana pada bagian dalam Halte Taman Sari arah Kota, 2022.
- Akses penghubung antarsisi peron halte, 2022.
- Gerbang untuk akses masuk dan keluar halte, dengan tampilan gerbang yang lama, 2015.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Tobing, Aldi Geri Lumban (2023-03-14). Maulana, Erikyanri (ed.). "Halte Olimo Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini". beritajakarta. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-17. Diakses tanggal 2023-04-12.
- ↑ Selviany, Desy (23 Agustus 2023). "Sejarah Olimo: Dari Perusahaan Otomotif Hindia Belanda Hingga Tempat Hiburan Malam". Warta Kota. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
- ↑ Adryamarthanino, Verelladevanka (2024-01-13). "Perubahan Nama Halte Transjakarta, Ini Daftar Lengkapnya". kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-06-22. Diakses tanggal 2025-10-16.
- ↑ Ahmad Faiz Ibnu Sani (2023-12-22). "Transjakarta akan Netralisasi Nama 109 Halte, Cari Untung dari Hak Penamaan". tempo.co. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-12-25. Diakses tanggal 2025-10-16.
- ↑ Simamora, Mirsan (2020-01-27). Romadoni, Ahmad (ed.). "Penumpang TransJakarta Diserang Pakai Silet di Halte Olimo". WARTAKOTAlive.com. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-12. Diakses tanggal 2023-04-12.
- ↑ Wakang, Aisyah Amira (2024-01-04). Wijaya, Lani Diana (ed.). "Transjakarta Berlakukan Penyesuaian 3 Rute Bus Imbas Jalan Ambles di Kawasan Olimo Jakbar". Tempo. Jakarta. Diakses tanggal 2024-09-15.
- ↑ Wakang, Aisyah Amira (2024-01-04). Dewi, Clara Maria Tjandra (ed.). "MRT Jakarta Klarifikasi Penyebab Jalan Alimo Ambles Bukan karena Proyeknya". Tempo. Jakarta. Diakses tanggal 2024-09-15.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]
