Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Gelora | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | DKI Jakarta | ||||
| Kota Administrasi | Jakarta Pusat | ||||
| Kecamatan | Tanah Abang | ||||
| Kodepos | 10270 | ||||
| Kode Kemendagri | 31.71.07.1001 | ||||
| Kode BPS | 3173010001 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa (2013) | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Gelora adalah salah satu kelurahan di kecamatan Tanah Abang, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia.
Kelurahan ini terkenal karena merupakan lokasi kompleks Gelanggang Olahraga Bung Karno. Nama "Gelora" diyakini berasal dari kompleks tersebut. Kawasan kelurahan Gelora sering dirujuk dengan nama Senayan, yang sebenarnya merupakan nama kelurahan yang berbatasan dengan kelurahan Gelora yaitu Kelurahan Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Asal Usul Kelurahan Gelora
[sunting | sunting sumber]Kelurahan Gelora yang menjadi lokasi Stadion Utama Gelora Bung Karno saat ini adalah kampung-kampung pemukiman warga Betawi yang menjadi penduduk utama di wilayah tersebut.
Kampung-kampung tersebut antara lain:[1]
- Kampung Petunduan
- Kampung Bendungan Udik
- Kampung Kebon Kelapa
- Kampung Jepang (Jipang)
- Kampung Senayan bagian barat
Demografi
[sunting | sunting sumber]Berdasarkan data kependudukan per 31 Desember 2024, Kelurahan Gelora di Kecamatan Tanah Abang, Kota Administrasi Jakarta Pusat, memiliki populasi sebanyak 3.503 jiwa yang tersebar dalam 1.251 Kepala Keluarga. Karakteristik demografi kelurahan ini menunjukkan populasi yang relatif seimbang antara laki-laki (1.718 jiwa) dan perempuan (1.785 jiwa). Mayoritas penduduk memeluk agama Islam (2.453 jiwa), dengan sebaran penganut Kristen (433 jiwa), Katolik (424 jiwa), Buddha (184 jiwa), dan agama lainnya. Dalam hal struktur usia, kelurahan ini memiliki populasi yang didominasi oleh kelompok usia produktif, di mana segmen usia 45-49 tahun (313 jiwa) memiliki jumlah tertinggi. Mayoritas penduduk tercatat memiliki tingkat pendidikan SLTA (1.352 jiwa), tetapi jumlah penduduk yang menempuh pendidikan tinggi (S1, S2, dan S3) juga cukup substansial (641 jiwa). Data pekerjaan menunjukkan bahwa mayoritas penduduk berprofesi sebagai pelajar dan mahasiswa (816 jiwa), diikuti oleh mereka yang mengurus rumah tangga (579 jiwa), dan wiraswasta (270 jiwa). Mobilitas penduduk di kelurahan ini tergolong rendah, dengan 17 kasus perpindahan dan 11 kasus meninggal dunia sepanjang tahun.
Geografi
[sunting | sunting sumber]Kelurahan Gelora memiliki luas 2,59 km² atau 28% dari luas wilayah kecamatan Tanah Abang.[2]

Batas wilayah
[sunting | sunting sumber]Batas wilayah kelurahan Gelora adalah sebagai berikut:
| Utara | Kelurahan Palmerah, Kelurahan Petamburan |
| Timur laut | Kelurahan Petamburan |
| Timur | Kelurahan Bendungan Hilir |
| Tenggara | Kelurahan Senayan |
| Selatan | Kelurahan Gunung |
| Barat | Kelurahan Grogol Utara dan Kelurahan Grogol Selatan |
| Barat laut | Kelurahan Palmerah |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Achmad, Syahril. "GELORA DI JAKARTA DAN KAMPUNG YANG SIRNA". Cerita Kampung Djakarta dan Sekitarnya. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-01. Diakses tanggal 2022-11-01.
- ↑ author, BPS Kota Jakarta Pusat (2021-09-27). "Kecamatan Tanah Abang Dalam Angka 2021". jakpuskota.bps.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-01. Diakses tanggal 2022-11-01. ;
