Lompat ke isi

Bojonggede, Bogor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bojonggede
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KotaBogor
Pemerintahan
  CamatTenny Ramdhani, S.STP, MA
Luas
  Total28,34 km2 (10,94 sq mi)
Ketinggian
140 m (460 ft)
Populasi
  Total298,560 jiwa
Kode Kemendagri32.01.13 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3201220 Suntingan nilai di Wikidata
Luas28,34
Desa/kelurahan9
Peta
PetaKoordinat: 6°28′45.16″S 106°48′0.50″E / 6.4792111°S 106.8001389°E / -6.4792111; 106.8001389

Bojonggede (Aksara Sunda: ᮘᮧᮏᮧᮀᮌᮨᮓᮦ) adalah sebuah kecamatan di bagian utara-tengah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pada awalnya Bojonggede adalah bagian dari Kecamatan Depok yang dimekarkan pada tahun 1981. Nama Bojonggede sendiri berasal sebuah batu besar yang menonjol atau mencorok ke dalam di lubang bantaran Kali Ciliwung.[1]

Bojonggede adalah salah satu dari beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor di mana bahasa dominannya justru Bahasa Betawi Ora bukan dominan menggunakan Bahasa Sunda sebagaimana wilayah Kabupaten Bogor lainnya.[2]

Penutur Bahasa Betawi di Bojonggede tersebar di seluruh desa dan kelurahan serta umumnya menggunakan Dialek Betawi Ora yang merupakan percampuran bahasa dengan Bahasa Sunda Bogor dan Bahasa Jawa. Ragam Bahasa Betawi di Bojonggede sangat unik karena lebih banyak menyerap kosakata dari Bahasa Sunda sebagai bukti adanya akulturasi dan asimilasi dengan budaya Sunda.[3]

Sedangkan penutur Bahasa Sunda umumnya menggunakan Dialek Sunda Bogor, penuturnya dominan lanjut usia. Anak muda di Bojonggede banyak yang bisa memahami Bahasa Sunda namun tidak menggunakannya dalam keseharian sehingga dapat diklasifikasikan sebagai penutur pasif. Bahasa Sunda di Kecamatan Bojonggede tersebar di beberapa titik khususnya di Desa/Kelurahan Bojonggede, Waringin Jaya, Cimanggis, Susukan.[4]

Pada masa kepemimpinan Bupati Rahmat Yasin, mulai bergulir tuntutan warga kecamatan Bojonggede bersama warga kecamatan Tajurhalang yang menuntut pemisahan diri dari Kabupaten Bogor dan bergabung kedalam wilayah Kota Depok. Tuntutan ini dipicu oleh warga di kedua kecamatan itu merasa di anak tirikan oleh Kabupaten Bogor serta masih terdapat dualisme otoritas antara Kabupaten Bogor dan Kota Depok di dua kecamatan tersebut.[5]

Batas Wilayah

[sunting | sunting sumber]
UtaraKecamatan Sawangan (Kota Depok) dan Kecamatan Cipayung (Kota Depok)
TimurKecamatan Cibinong
SelatanKecamatan Tanah Sareal (Kota Bogor) dan Kecamatan Sukaraja
BaratKecamatan Tajur Halang dan Kecamatan Kemang

Administrasi

[sunting | sunting sumber]

Desa/kelurahan

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bojonggede terbagi menjadi 1 kelurahan dan 8 desa, diantaranya:[6]

Kelurahan
  1. Pabuaran[7]
Desa
  1. Bojong Baru
  2. Bojonggede
  3. Cimanggis
  4. Kedung Waringin
  5. Ragajaya
  6. Rawa Panjang
  7. Susukan
  8. Waringin Jaya

Transportasi

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/55783/PP%20NO%2013%20TH%201981.pdf
  2. Hasan, Agus; ., Rulhendri (2018-06-01). "EVALUASI KINERJA RUAS JALAN RAYA BOGOR (Studi Kasus: Jalan Raya Bogor)". ASTONJADRO. 7 (1). doi:10.32832/astonjadro.v7i1.2273. ISSN 2302-4240.
  3. Maspupah, Maspupah (2020-07-21). "Pengaruh Disiplin dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia (Survei pada SMP Negeri di Kabupaten Bogor)". Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia. 2 (01): 55. doi:10.30998/diskursus.v2i01.6663. ISSN 2615-4943.
  4. Rustandi, Yuyus (2021-12-31). "APRESIASI SASTRA DALAM WAHANA TEATER DI KALANGAN PELAJAR (STUDI KASUS SEKOLAH DI KABUPATEN BOGOR)". Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia. 3 (2). doi:10.33751/jsalaka.v3i2.4563. ISSN 2684-821X.
  5. Bogor-Kita. "Tajurhalang dan Bojong Gede Juga Ingin Pisah Dari Kabupaten Bogor - Bogor-Kita.com". Diakses tanggal 2021-09-20.
  6. "Kecamatan Bojong Gede".
  7. "PERDA Kab. Bogor No. 3 Tahun 2016 tentang Perubahan Status Desa Pabuaran Kecamatan Bojonggede Menjadi Kelurahan Pabuaran Kecamatan Bojonggede [JDIH BPK RI]".

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]