Tanahsareal, Bogor
Tanah Sareal | |||||
|---|---|---|---|---|---|
![]() Peta lokasi Kecamatan Tanah Sareal | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Barat | ||||
| Kota | Bogor | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Adhitya Bhuana Karana | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 227,341[1] jiwa | ||||
| • Kepadatan | 11,037/km2 (28,590/sq mi) | ||||
| Kode Kemendagri | 32.71.06 | ||||
| Kode BPS | 3271060 | ||||
| Luas | 20,60 km² | ||||
| Kepadatan | 11.037 | ||||
| Desa/kelurahan | 11 | ||||
| |||||
Tanah Sareal (bahasa Sunda: ᮒᮔᮂ ᮞᮛᮦᮃᮜ᮪, translit. Tanah Saréal) adalah sebuah kecamatan di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Tanah Sareal adalah satu-satunya kecamatan di Kota Bogor dimana ada beberapa kelurahan yang menggunakan Bahasa Betawi Ora dengan jumlah penutur yang lebih dominan dibandingkan dengan Bahasa Sunda. Tanah Sareal adalah kawasan urban dan banyak pendatang sehingga kondisi linguistiknya ikut berubah.
Beberapa kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal lebih dominan menggunakan Bahasa Betawi diantaranya:
- Kelurahan Cibadak
- Kelurahan Kayumanis
- Kelurahan Kencana
- Kelurahan Mekarwangi
- Kelurahan Sukadamai
- Kelurahan Sukaresmi
Sedangkan penggunaan Bahasa Sunda lebih dominan di beberapa kelurahan berikut:
- Kelurahan Tanah Sareal
- Kelurahan Kebon Pedes
- Kelurahan Kedung Waringin
- Kelurahan Kedung Badak
- Kelurahan Kedung Jaya
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Pembentukan Kecamatan Tanahsareal
[sunting | sunting sumber]Pada awal terbentuk, kecamatan masih di bawah kecamatan Bogor Utara.[2] PP No. 44 tahun 1992 membentuk Kecamatan Tanahsareal dari Kecamatan Bogor Utara. Kelurahan Tanahsareal, Kelurahan Kebonpedes, dan Kelurahan Sempur dimekarkan ke dalam kecamatan baru, Kecamatan Tanahsareal, dengan ibu kota kecamatan di Kelurahan Tanahsareal.[3]
Kemudian, PP No. 5 tahun 1995 mengatur perubahan batas dan perluasan wilayah Kota Bogor dengan memasukan wilayah Kabupaten Bogor. Sementara itu, Kelurahan Sempur masuk ke dalam Kecamatan Bogor Tengah. Adapun desa yang dipisahkan dari Kabupaten Bogor dan masuk ke dalam wilayah Kecamatan Tanahsareal adalah:
Dari Kecamatan Kedunghalang (sekarang dimekarkan menjadi Kecamatan Sukaraja):
- Desa Kedungbadak
- Desa Kedungjaya
- Desa Kedungwaringin
Dari Kecamatan Semplak (sekarang dimekarkan menjadi Kecamatan Kemang):
Selain itu, PP No. 5 tahun 1995 menetapkan ibukota Kecamatan Tanahsareal terdapat di Kelurahan Kebonpedes.[4]
Kelurahan
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Tanah Sareal terbagi atas 11 kelurahan yaitu:
Batas Wilayah
[sunting | sunting sumber]| Utara | Kecamatan Bojonggede |
| Timur laut | Kecamatan Sukaraja |
| Timur | Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Bogor Utara |
| Tenggara | Kecamatan Bogor Utara |
| Selatan | Kecamatan Bogor Tengah |
| Barat daya | Kecamatan Bogor Barat |
| Barat | Kecamatan Bogor Barat |
| Barat laut | Kecamatan Kemang |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Kota Bogor Dalam Angka 2023" (visual). https://bogorkota.bps.go.id/. Diakses tanggal 20 March 2023.
- ↑ Kota Bogor dalam Angka 1991, Perpustakaan BPS
- ↑ "PP No. 44 Tahun 1992 [JDIH BPK RI]". peraturan.bpk.go.id. 1992-08-14. Diakses tanggal 2024-06-10.
- ↑ "PP No. 2 Tahun 1995 [JDIH BPK RI]". peraturan.bpk.go.id. 1995-02-06. Diakses tanggal 2022-11-09.

