Kereta api Gaya Baru Malam Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Gaya Baru Malam Selatan
Papan Nama KA Gayabaru Malam Selatan Khas Daop 8.jpg
KA GBMS WO.jpg
Kereta api Gaya Baru Malam Selatan saat meninggalkan Stasiun Wonokromo
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VIII Surabaya
PendahuluLimited Express (Limex) Gaja Baru
Mulai beroperasi17 Februari 1975
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang2.000 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalSurabaya Gubeng
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh825 km
Frekuensi perjalananSatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi plus
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi plus)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Hanya pada layanan kelas eksekutif
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, penyejuk udara, rem darurat.
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201, CC203
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional50 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal111-112
Peta rute
Lintas KA Jakarta-Jombang-Surabaya
Untuk KA:
Ke Surabaya Kota
Ke SBI
Surabaya Gubeng
Wonokromo
ke Malang/Banyuwangi
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Sepanjang
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Madiun
Magetan
Ngawi
Walikukun
Jawa Timur
Jawa Tengah
Sragen
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Kutoarjo
Butuh
Prembun
Kutowinangun
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Ijo
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Prupuk
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Pegaden Baru
Ke Bandung
Bekasi KRL Icon Blue.svg
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Tanjung Priok
Jakarta Kota KRL Icon Red.svg KRL Icon Blue.svg KRL Icon Pink.svg Roundeltjk1.png Roundeltjk12.png
Keterangan:

2. Stasiun pemberhentian

  • KA GBMS juga berhenti di stasiun yang bertanda bulat penuh berukuran kecil
  • KA Jayakarta juga berhenti di stasiun yang bertanda bolong merah
  • KA Anjasmoro juga berhenti di stasiun bertulis miring dan stasiun bertanda bolong hitam
  • Hanya KA 111 GBMS yang berhenti di Bekasi, Gombong, Kebumen, dan Kroya
  • Hanya KA 112 GBMS dan 128 Anjasmoro yang berhenti di Prembun
  • KA Jayakarta tidak berhenti di Jakarta Pasar Senen
  • Hanya KA 254 Jayakarta yang berhenti di Kebumen dan Wonosari
  • Hanya KA 127 Anjasmoro yang berhenti di Kebumen

Kereta api Gaya Baru Malam Selatan (sering disebut Gaya Baru, dapat disingkat menjadi GBMS) merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi plus yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melayani lintas Surabaya GubengPasar Senen dan sebaliknya. Kereta api yang pertama kali beroperasi pada 17 Februari 1975 ini merupakan penerus dari layanan kereta api Limex Gaja Baru yang pernah beroperasi pada 1960-an.

Pengoperasian kereta api[sunting | sunting sumber]

Kereta api Gaya Baru Malam Selatan saat beroperasi menggunakan rangkaian kereta lama kelas ekonomi – melintas langsung Stasiun Cikampek, 2019

Sejak 1 Januari 2019, kereta api ini merupakan satu dari lima layanan kereta api kelas ekonomi yang mengalami perubahan tarif dari subsidi menjadi komersial (non-PSO).[1] Bersama dengan kereta api Brantas), kereta api ini dilakukan penambahan layanan kelas eksekutif mulai 1 September 2019.[2]

Seiring dengan berlakunya grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2019 mulai 1 Desember 2019, kereta api Gaya Baru Malam Selatan beroperasi menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi setelah dilakukan perombakan tempat kursi—jumlah duduk semula sebanyak 106 kursi menjadi 80 kursi—untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.[3]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan Surabaya GubengPasar Senen pp.
Lokomotif CC201 atau CC203
Rangkaian 6 kereta kelas ekonomi plus (K3 SDT) + 1 kereta makan pembangkit (KMP3/MP3 SDT) + 3 kereta kelas eksekutif (K1 SDT)

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Jumlah tempat duduk 630 tempat duduk

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp165.000,00–Rp310.000,00 untuk kelas ekonomi dan Rp180.000–Rp450.000,00 untuk kelas eksekutif bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, dan hari-hari tertentu seperti akhir pekan maupun libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam rute berikut.

  • SurabayaJombang maupun sebaliknya: Rp40.000,00 untuk eksekutif dan Rp20.000,00 untuk ekonomi plus
  • SurabayaMadiun maupun sebaliknya: Rp100.000,00 untuk eksekutif dan Rp70.000,00 untuk ekonomi plus

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api Gaya Baru Malam Selatan per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

KA 111 Gaya Baru Malam Selatan
(Surabaya Gubeng – Pasar Senen)
KA 112 Gaya Baru Malam Selatan
(Pasar Senen – Surabaya Gubeng)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Gubeng - 11.30 Pasar Senen - 10.15
Wonokromo 11.37 11.40 Pegadenbaru 12.01 12.04
Sepanjang 11.47 11.49 Haurgeulis 12.16 12.18
Mojokerto 12.19 12.22 Jatibarang 12.51 12.54
Jombang 12.44 12.47 Arjawinangun 13.13 13.15
Kertosono 13.04 13.08 Cirebon Prujakan 13.37 13.49
Caruban 13.54 13.56 Ciledug 14.14 14.16
Madiun 14.10 14.21 Ketanggungan 14.30 14.32
Walikukun 14.59 15.01 Prupuk 14.56 14.58
Sragen 15.21 15.23 Bumiayu 15.18 15.20
Purwosari 15.53 15.58 Purwokerto 16.02 16.15
Klaten 16.22 16.24 Kroya 16.44 16.54
Lempuyangan 16.47 16.59 Gombong 17.21 17.28
Wates 17.30 17.33 Sruweng 17.39 17.45
Kutoarjo 18.04 18.07 Kebumen 17.55 17.58
Kebumen 18.32 18.36 Prembun 18.14 18.21
Gombong 18.56 19.11 Kutoarjo 18.34 18.39
Purwokerto 20.02 20.09 Wates 19.09 19.11
Bumiayu 20.51 20.53 Lempuyangan 19.43 20.00
Prupuk 21.12 21.14 Klaten 20.24 20.26
Ketanggungan 21.36 21.38 Purwosari 20.49 20.57
Ciledug 21.52 21.54 Sragen 21.32 21.34
Cirebon Prujakan 22.18 22.29 Walikukun 21.55 21.57
Arjawinangun 22.48 22.50 Madiun 22.34 22.46
Jatibarang 23.09 23.11 Caruban 23.01 23.04
Haurgeulis 23.45 23.47 Kertosono 23.52 23.56
Bekasi 01.18 01.20 Jombang 00.12 00.16
Jatinegara 01.39 01.41 Mojokerto 00.39 00.43
Pasar Senen 01.51 - Sepanjang 01.12 01.15
Wonokromo 01.22 01.25
Surabaya Gubeng 01.32 -

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Pemerintah Cabut Subsidi 5 Kereta Ekonomi pada 2019". Merdeka. 2018-12-31. 
  2. ^ "KA Gaya Baru dan KA Brantas Melayani Kelas Eksekutif dan Ekonomi". Kereta Api Kita. 2019-09-01. 
  3. ^ "KA Gaya Baru Malam Selatan dipercantik, kelas ekonomi rasa eksekutif". ANTARA. Diakses tanggal 2019-12-01. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]