Stasiun Jatiroto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Jatiroto
Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun JTR.png
Jatiroto1 st Pj.JPG
Peron Stasiun Jatiroto
LokasiJalan Stasiun Jatiroto
Jatiroto, Jatiroto, Lumajang, Jawa Timur 67355
Indonesia
Koordinat8°07′24″S 113°21′51″E / 8.123302°S 113.364106°E / -8.123302; 113.364106Koordinat: 8°07′24″S 113°21′51″E / 8.123302°S 113.364106°E / -8.123302; 113.364106
Ketinggian+29 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi IX Jember
Letak dari pangkalkm 156+000 lintas Surabaya Kota-Probolinggo-Kalisat-Panarukan[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • JTR
  • 5412
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Logawa dan Tawang Alun
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Toilet 
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis[3]
Diagram lintasan stasiun
ke Sumberbaru
ke Randuagung
Lokasi pada peta
Stasiun Jatiroto (1917) dalam album foto

Stasiun Jatiroto (JTR) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Jatiroto, Jatiroto, Lumajang; termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember pada ketinggian +29 meter. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api paling timur di Kabupaten Lumajang. Stasiun ini terletak di pusat kecamatan, sekitar 200 m ke arah selatan dari jalan raya ProbolinggoJember, dan berdekatan dengan perbatasan Lumajang dan Jember.

Stasiun ini awalnya memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, tetapi jalur 4 sudah dibongkar sejak lama sehingga kini tersisa tiga jalur saja. Di selatan stasiun ini, terdapat jalur cabang menuju ke Pabrik Gula Jatiroto yang ditutup pada 1999.

PT KAI sempat menerapkan kebijakan bahwa semua KA harus melintas langsung di seluruh stasiun di Lumajang untuk mensterilkan stasiun dan KA dari pedagang asongan sejak 17 Agustus 2013 hingga 7 April 2015.[4][5]

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Tanggul, terdapat Perhentian Sumberbaru yang sudah dinonaktifkan karena letaknya yang kurang strategis dan jarak antarstasiun yang berdekatan dengan Stasiun Jatiroto. Sedangkan ke arah barat sebelum Stasiun Randuagung, terdapat Perhentian Kaliboto yang juga sudah dinonaktifkan dengan alasan yang sama.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Persilangan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

KA Tawang Alun tujuan Bangil bersambung Malang (KA 314/315) bersilang dengan KA Probowangi tujuan Banyuwangi (KA 317) yang melintas langsung.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ "Kereta Api Tidak Lagi Berhenti di Stasiun Lumajang - Surya". Surya. 2013-08-17. Diakses tanggal 2018-05-28. 
  5. ^ "Hore, Kereta Api Kini Berhenti di Lumajang - Surya". Surya. 2015-04-09. Diakses tanggal 2018-05-28. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kaliboto
ke arah Bangil
Bangil–Kalisat Sumberbaru
ke arah Kalisat