Kereta api Jayakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Jayakarta
Papan Nama KA Jayakarta Khas Daop 8.jpg
Jayakarta premium at sepanjang.jpg
Kereta api Jayakarta saat berhenti di Stasiun Sepanjang
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi I Jakarta
PendahuluJayabaya Selatan
Ekonomi SGU-PSE pp.
Mulai beroperasi28 September 2017
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.440 penumpang per hari (rata-rata)
Rute
Stasiun awalJakarta Kota
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirSurabaya Gubeng
Jarak tempuh827 km
Waktu tempuh reratarata-rata 14 jam 30 menit
Frekuensi perjalanansatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEkonomi premium
Pengaturan tempat duduk80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 32 kursi ke arah depan dan 32 ke arah belakang
kursi dapat direbahkan
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai gulung dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara, dan P3K
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 m
Kecepatan operasional60 s.d. 105 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Peta rute
Lintas KA Jakarta-Jombang-Surabaya
Untuk KA:
Ke Surabaya Kota
Ke SBI
Surabaya Gubeng
Wonokromo
ke Malang/Banyuwangi
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Sepanjang
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Madiun
Magetan
Ngawi
Walikukun
Jawa Timur
Jawa Tengah
Sragen
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Kutoarjo
Butuh
Prembun
Kutowinangun
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Ijo
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Prupuk
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Pegaden Baru
Ke Bandung
Bekasi KRL Icon Blue.svg
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Tanjung Priok
Jakarta Kota KRL Icon Red.svg KRL Icon Blue.svg KRL Icon Pink.svg Roundeltjk1.png Roundetjk12.png
Keterangan:

2. Stasiun pemberhentian

  • KA GBMS juga berhenti di stasiun yang bertanda bulat penuh berukuran kecil
  • KA Jayakarta juga berhenti di stasiun yang bertanda bolong merah
  • KA Anjasmoro juga berhenti di stasiun bertulis miring dan stasiun bertanda bolong hitam
  • Hanya KA 111 GBMS yang berhenti di Bekasi, Gombong, Kebumen, dan Kroya
  • Hanya KA 112 GBMS dan 128 Anjasmoro yang berhenti di Prembun
  • KA Jayakarta tidak berhenti di Jakarta Pasar Senen
  • Hanya KA 254 Jayakarta yang berhenti di Kebumen dan Wonosari
  • Hanya KA 127 Anjasmoro yang berhenti di Kebumen

Kereta api Jayakarta merupakan kereta api penumpang kelas ekonomi premium yang dioperasikan oleh PT Kereta api Indonesia (Persero) Daerah Operasi I Jakarta yang melayani lintas Jakarta Kota - Surabaya Gubeng melalui Yogyakarta.

Sejarah dan pengoperasian[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1981, lintas tersebut dilayani dengan kereta api Jayabaya Selatan dengan layanan kelas bisnis hingga Stasiun Jakarta Kota. Kereta api tersebut kemudian dihentikan operasionalnya pada tahun 2006 karena pemasukan yang kecil sehingga lintas tersebut hanya dilayani kereta api Gaya Baru Malam Selatan sejak saat itu.[1]

Pada tahun 2016, PT KAI ingin kembali menambah kereta api dalam lintas tersebut mulai libur akhir pekan Idul Adha pada tahun tersebut dengan nama "KLB Ekonomi SGU-PSE pp." menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi plus buatan PT. INKA keluaran tahun 2016 yang merupakan cikal bakal dari kereta api ini.

Mulai pertengahan bulan Juni 2017, PT KAI meluncurkan kereta api dengan lintasan yang sama dengan nama "GBMS Premium" sebagai kereta api tambahan saat musim mudik lebaran 2017 menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi AC premium buatan PT INKA tahun 2017. Karena pemasukan rata-rata penumpang harian yang tinggi selama beberapa waktu setelah musim mudik tersebut usai, akhirnya perjalanan kereta api ini dijalankan secara resmi namanya dan nama kereta api tersebut diubah menjadi "Jayakarta" sejak 28 September 2017.[2]

Mulai tanggal 29 Mei 2019, lintasan kereta api ini diperpanjang hingga Stasiun Jakarta Kota seiring pengaktifan kembali stasiun ini sebagai stasiun kereta api jarak jauh dan perjalanan terminus kereta api ini dipindah ke stasiun tersebut mulai tanggal 20 September 2019.

Ketika rangkaian kereta ini berada di Surabaya pada pagi harinya, rangkaian ini digunakan untuk dinas kereta api Songgoriti yang melayani lintas Surabaya-Malang dan sebaliknya.

Asal-usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama kereta api ini diambil dari seorang penguasa kota pelabuhan Jayakarta pada tahun 1602 hingga tahun 1619 sebagai wakil dari Kesultanan Banten, Pangeran Jayakarta, yang sudah terlebih dahulu diabadikan sebagai nama stasiun kereta api dan Nama Komdar Militer di daerah Jakarta—Stasiun Jayakarta dan Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta.

Rangkaian[sunting | sunting sumber]

Kereta api ini menggunakan rangkaian kereta ekonomi premium keluaran ketiga hingga kelima angkatan 2017 (rangkaian kereta keempat sebagai cadangan) tanpa kereta ekonomi premium yang memiliki kursi untuk penyandang disabilitas.

Mulai 1 Desember 2019, kereta api Jayakarta sempat mengalami perpindahan operasional dari Daerah Operasi I Jakarta menjadi Daerah Operasi VIII Surabaya, beserta rangkaiannya dimutasi ke Dipo Kereta Sidotopo (SDT) sebelum rangkaian kereta tersebut kembali dimutasi ke Dipo Kereta Jakarta Kota (JAKK) Daerah Operasi I Jakarta pada Januari 2020.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintasan perjalanan Jakarta Kota - Surabaya Gubeng melalui Yogyakarta pp.
Lokomotif CC206
Rangkaian lima kereta kelas ekonomi premium (K3 2017 SDT) + satu kereta makan pembangkit (MP3 2017 SDT) + empat kereta kelas ekonomi premium (K3 2017 SDT)
Jumlah tempat duduk 720 tempat duduk

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api Jayakarta per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

KA 253 Jayakarta (Surabaya Gubeng - Jakarta Kota)
Surabaya Gubeng - 14.20
Mojokerto 14.56 15.00
Jombang 15.21 15.24
Kertosono 15.41 15.44
Nganjuk 16.04 16.06
Caruban 16.34 16.36
Madiun 16.50 17.02
Magetan 17.13 17.15
Ngawi 17.29 17.31
Walikukun 17.48 17.50
Sragen 18.11 18.13
Solo Balapan 18.38 18.44
Klaten 19.10 19.12
Yogyakarta 19.37 19.47
Kutoarjo 20.40 20.43
Gombong 21.26 21.28
Kroya 21.54 21.58
Purwokerto 22.23 22.30
Bumiayu 23.11 23.13
Prupuk 23.33 23.35
Cirebon 00.36 00.43
Jatibarang 01.14 11.16
Bekasi 03.12 03.14
Jatinegara 03.33 03.35
Jakarta Kota 03.58 -
KA 254 Jayakarta (Jakarta Kota - Surabaya Gubeng)
Jakarta Kota - 12.00
Bekasi 12.41 12.43
Jatibarang 14.38 14.40
Cirebon 15.13 15.21
Prupuk 16.19 16.21
Bumiayu 16.40 16.42
Purwokerto 17.24 17.32
Kroya 17.58 18.01
Gombong 18.29 18.36
Karanganyar 18.45 18.51
Kebumen 19.02 19.08
Wonosari 19.14 19.22
Kutoarjo 19.45 19.49
Yogyakarta 20.43 20.58
Klaten 21.24 21.27
Solo Balapan 21.53 22.04
Sragen 22.30 22.32
Walikukun 22.52 22.54
Ngawi 23.09 23.11
Magetan 23.25 23.27
Madiun 23.38 23.50
Caruban 00.05 00.08
Nganjuk 00.36 00.39
Kertosono 00.59 01.02
Jombang 01.18 01.21
Mojokerto 01.43 01.47
Surabaya Gubeng 02.23 -

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini adalah Rp110.000,00 s.d. Rp450.000,00; bergantung pada jarak tempuh, subkelas, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun-stasiun yang berada dalam lintas berikut.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "KAI Klaim Kereta Jayabaya Hemat Perjalanan 4 Jam". SINDOnews.com. Diakses tanggal 2019-11-04. 
  2. ^ Apriyanto, Rizky (2017-09-27). "Jadi KA Reguler, GBMS Tambahan Kini Bernama Jayakarta Premium - KAORI Nusantara". KAORI Nusantara (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-14.